Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
Usai Curi Tas Milik Tetangga, Botak Ditangkap di Hotel Bintang 5 Pekanbaru
RIAUIN.COM - Setelah mencuri tas jinjing berisi uang tunai jutaan rupiah, dua buah cincin emas dan tiga unit handphone, milik Ibu Rumah Tangga (IRT), Tim Opsnal Polsek Pekanbaru Kota meringkus tersangka di salah satu Hotel Bintang 5 di Jalan Teuku Umar, Kota Pekanbaru, Ahad (22/11/2020).
Tersangka berinisial AP alias Botak (24), pemuda warga Jalan Tangkuban Perahu atau Jalan Zainal Abidin Kelurahan Kota Tinggi, Kecamatan Pekanbaru Kota.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya melalui Wakapolsek Pekanbaru Kota AKP Yahyaluddin didampingi Kanit Reskrim
membenarkan tersangka pencurian tas tersebut telah diamankan, guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.
"Tersangka AP alias Botak (24), mencuri tas milik tetangganya, dan sudah diamankan," kata Yahyaluddin, saat jumpa pers, Senin (23/11/2020).
Wakapolsek menceritakan, Ahad (22/11/2020) dini hari, tersangka diduga masuk ke rumah korban SF alias Siti (51), seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Jalan Tangkuban Perahu, yang tidak lain tetangga tersangka sendiri.
"Saat korban tertidur, tersangka masuk ke rumah korban dan mengambil sebuah tas jinjing berisi uang tunai Rp2 juta dan perhiasan cicin emas beserta tiga unit handphone merek Readmi dan Xiomi," ungkap Wakapolsek.
Kejadian pencurian tersebut, lanjut Wakapolsek, diketahui korban setelah terjaga dari tidur yang mendengar ada bunyi yang mencurigakan di ruang tamu rumah korban.
Merasa curiga, korban keluar dari kamarnya dan bergegas melihat tas jinjing berisi uang tunai Rp2 juta beserta dua cincin emas yang disimpannya di sebuah lemari kecil sudah tidak ada lagi.
Tidak sampai disitu korban juga memeriksa barang-barang lainnya seperti 2 unit handphone merek Readmi miliknya juga turut hilang yang diletak di atas TV di ruang tamu rumahnya.
Korban pun sempat mempertanyakan barang-barang tersebut kepada suaminya yang saat itu tertidur di ruang tamu, namun handphone milik suaminya tersebut juga ikut raib yang diletakkan disamping tempat tidurnya.
Merasa jadi korban pencurian, korban pun melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Pekanbaru Kota, guna dilakukan pengusutan lebih lanjut, karena korban mengalami kerugian sekitar Rp6.000.000.
Menindaklanjuti aduan masyarakat, Kapolsek AKP Stevie AR, memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Kota melakukan proses penyelidikan, sehingga pada Ahad (22/11/2020) sore, diketahui tersangka sedang berada di sebuah hotel di Jalan Teuku Umar Pekanbaru.
Info tersebut diketahui setelah salah satu handphone milik korban yang hilang dengan nomor 082268726692 saat dihubungi dalam keadaan aktif.
Tidak ingin buruannya kabur, Tim Opsnal Polsek Pekanbaru Kota langsung meluncur ke hotel bintang lima tersebut dan mendapati tersangka AP alias Botak.
Ketika ditanyakan dari mana handphone tersebut didapatnya, tersangka mengaku bahwa handphone tersebut milik korban yang ia telah curi dari rumah korban yang tidak lain tetangganya sendiri.
"Kemudian, kita amankan tersangka beserta barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka melanggar Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun.," pungkas Wakapolsek.--willy.
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026