• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
02 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Pupuk ke Kelompok Tani
02 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026
Jabatan Tak Boleh Berkurban
28 Mei 2026
Kawal Ketahanan Pangan, Polsek Singingi Hilir Antar 2 Ton Jagung Petani ke Bulog
26 Mei 2026

  • Home
  • Pekanbaru

Tanda-tanda Krisis Ekonomi di Riau

Redaksi
Selasa, 02 Mei 2017 07:02:46 WIB
Cetak

Pekanbaru, Riauin.com - Pelemahan ekonomi global turut dirasakan daerah meski saat ini era otonomi, bahkan tanda-tanda krisis disebut sudah mulai terasa di Provinsi Riau.

Berikut adalah tanda-tanda krisis ekonomi di Riau:

1. Rasionalisasi APBD

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi sebelumnya menyatakan, rasionalisasi anggaran yang dilakukan pemda setempat di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang nilainya mencapai lebih Rp700 miliar.

Menurut Hijazi, rasionalisasi dilakukan karena anggaran yang over estimate. Karena itu tidak ada pilihan lain selain pemangkasan, agar penggunaan anggaran bisa dimanfaatkan yang lain.

Rasionalisasi terjadi setelah Pemerintah Pusat memangkas Dana Bagi Hasil (DBH) migas karena hasil migas yang sudah meurun drastis, ditambah merosotnya harga minyak dunia.

Rasionalisasi anggaran tersebut memberi dampak yang cukup luas hingga membuat pembangunan di daerah ini menjadi turut melambat.

2. Kontraktor Mengeluh

Sejumlah pengusaha kontraktor di Riau turut terkena imbas dari pemangkasan APBD Riau tahun 2017.

Banyak dari kontraktor tersebut mengeluhkan minimnya proyek fisik dan macetnya pembayaran atas proyek yang telah selesai dikerjakan tahun lalu.

Bahkan beberapa pemerintah daerah kabupaten/kota di Riau masih memiliki utang ke kontraktor dengan jumlah ratusan miliar rupiah untuk dibayarkan tahun ini.

"Kondisinya sudah sangat mencekik," kata Asrizal, seorang kontraktor sekaligus konsultan pembangunan di Pekanbaru, Minggu (30/4/2017).

3. Penghapusan Subsidi

Kebijakan pemerintah untuk mencabut subsidi listrik bagi pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) daya 900 Volt Ampere (VA) cukup dirasakan bagi banyak warga kurang mampu di Riau.

Meski Badan Pusat Statistik (BPS) Riau merilis tingkat kemiskinan Riau pada September 2016 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun 2015.

Dipresiksi tahun ini, jumlah penduduk miskin di Riau yang tadinya berjumlah 501,5 ribu jiwa atau 7,67 persen dari total jumlah penduduk Riau, akan terus bertambah.

Kondisi itu seiring banyaknya kebijakan-kebijakan pemerintah dalam penghapusan subsidi listrik, dan juga pembatasan konsumsi premium sebagai bahan bakar kendaraan termurah.

4. BPD Terbelit Kasus Miliaran

Bank Pembagunan Daerah (BPD) merupakan kas daerah yang selama ini menjadi tolok ukur pembagunan di Provinsi Riau, mengingat pemutaran uang pemda berada di perusahaan perbankan ini.

Namun sejak beberapa tahun terakhir, BPD Riau mengalami persoalan yang sangat serius hasil dari buruknya managemen hingga terbelit kasus yang terindikasi mendatangkan kerugian mencapai ratusan miliar rupiah.

Untuk diketahui, bahwa BPD Riau mayoritas sahamnya dimiliki Pemprov Riau dan pemkab/kota, namun pengawasan terhadap perbankan ini sangat longgar.

BPD Riau memiliki banyak peranan, di antaranya mempunyai tugas sebagai penghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk giro, tabungan dan deposito.

Selain itu, BPD Riau juga sebagai pengguna dana bagi masyarakat yang berbentuk kredit yang diberikan dalam rangka menunjang perkembangan perekonomian Provinsi Riau maupun Provinsi Kepri.

Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, BPD Riau telah terbelit sejumlah kasus, mulai dari kredit fiktif hingga kredit macet yang nilainya mencapai lebih Rp300 miliar dan juga kasus penerbitan obligasi senilai triliunan rupiah.

Berbagai persoalan hukum BPD Riau itu membelenggu berbagai hal, hingga membuat perbankan ini menjadi sulit untuk berkembang dan hanya mengandalkan pemutaran uang sebagai kas daerah.

Terlebih, kondisi pelemahan ekonomi yang luar biasa saat ini, membuat potensi risiko kredit macet menjadi lebih tinggi.

Pengamat perbankan, Goei Siauw Hong, mengatakan, bahwa ketika berbankan mendapatkan berbagai persoalan, terlebih dalam tingginya persoalan hukum dan utang, maka itu menjadi kondisi yang wajib diwaspadai karena menjadi tanda kebangkrutan.

Ia katakan, risiko utama yang menjadi ancaman kelangsungan suatu bank terdiri dari 4 macam, yakni risiko kredit, risiko pasar, risiko operasional dan risiko likuiditas.

Apa itu risiko kredit? Ia jelaskan, bahwa risiko ini terjadi akibat kegagalan bayar dari para debitur atau para peminjam dana di bank. Beberapa hal yang menyebabkan munculnya risiko ini di antaranya kredit macet, transaksi forward atau derivatif (treasury), investasi dan pembiayaan perdagangan.

Kemudian jenis risiko ke dua sebagai penyebab bank mengalami kebangkrutan adalah risiko pasar yang timbul akibat adanya perubahan suku bunga dan nilai tukar. Misalnya, bank merugi karena adanya kenaikan suku bunga yang mengakibatkan harga obligasi turun.

Risiko yang juga menjadi ancaman adalah risiko operasional yang umumnya menyangkut masalah faktor sistem baik itu terkait teknologi yang digunakan maupun karena faktor manusia. Contoh kasusnya adalah jaringan yang diretas atau sistem offline pada ATM.

Risiko terakhir adalah risiko likuiditas yang lebih umum disebabkan oleh ketidakmampuan bank dalam memenuhi kewajiban-kewajibannya yang telah jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas atau pun yang berasal dari aset likuid berkualitas tinggi yang dapat diagunkan.

Selain keempat risiko utama tersebut, bank juga berhadapan dengan beragam risiko lainnya, misalnya risiko reputasi, risiko strategik, risiko hukum, dan risiko kepatuhan.

Dalam upaya menghindari kegagalan bank, lanjutnya, maka pihak regulator atau pembuat kebijakan harus menyusun aturan yang mengatur kecukupan modal dan juga likuiditas. Hal inilah yang menjadi kunci utama agar kesehatan perbankan dapat tetap terjaga dan terhindar dari risiko sistemik. (mcr)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi

Warga Pekanbaru Bebas Denda 11 Sektor Pajak hingga Agustus

Baru 15 yang Sediakan, Disbudpar Pekanbaru Desak Puluhan Hotel Segera Buka Pojok Ekonomi Kreatif

Pemko Pekanbaru Sisir Jaringan Listrik Rusak di Permukiman Padat Penduduk

Target Atasi Banjir, Kecamatan di Pekanbaru Wajib Bersihkan 200 Meter Drainase Tiap Hari

Razia Truk Bertonase Besar di Perbatasan Pekanbaru Bakal Diperketat

Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi

Warga Pekanbaru Bebas Denda 11 Sektor Pajak hingga Agustus

Baru 15 yang Sediakan, Disbudpar Pekanbaru Desak Puluhan Hotel Segera Buka Pojok Ekonomi Kreatif

Pemko Pekanbaru Sisir Jaringan Listrik Rusak di Permukiman Padat Penduduk

Target Atasi Banjir, Kecamatan di Pekanbaru Wajib Bersihkan 200 Meter Drainase Tiap Hari

Razia Truk Bertonase Besar di Perbatasan Pekanbaru Bakal Diperketat

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
  • 2 Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!
  • 3 Riau Hari Ini, Potensi Hujan Ringan Lokal Tanpa Peringatan Cuaca Ekstrem
  • 4 PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan, Sejumlah Wilayah di Sumbagut Terdampak Padam
  • 5 Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat
  • 6 ASN Kuansing Nyambi Bertani, Cuan Rp 31 Juta Modal Dua Jam Sehari
  • 7 Pusat Tolak Cabut Izin PT Wanasari, Humas: Jangan Cari-Cari Kesalahan
  • 8 Dishub Pekanbaru Kerahkan Tiga Regu Patroli Amankan U-Turn
  • 9 Pospera Riau Apresiasi Langkah Polda Riau Pidanakan PT MM
Terkini +INDEKS

Pantau Langsung Laporan ASN di RW, Walikota Pekanbaru Pangkas Alur Birokrasi

04 Juni 2026
Lonjakan 67 Titik Panas Mengepung Riau, Warga Diminta Waspada Kebakaran Lahan
04 Juni 2026
Ruang Fiskal Tertekan Aturan PMK, Sejumlah Program Pembangunan di Siak Tertunda
03 Juni 2026
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
03 Juni 2026
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
03 Juni 2026
Usulan Integrasi Lahan Kuantan Singingi ke Program TORA Mulai Dipelajari
03 Juni 2026
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
03 Juni 2026
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
03 Juni 2026
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
03 Juni 2026
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
03 Juni 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved