PILIHAN
Penerapan PSBB Menyeluruh di Riau, Besok Gubri Bahas Bersama Walikota/Bupati
Gubernur Riau H Syamsuar (kanan). (F: Ost)
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau H Syamsuar pada Senin (13/4/2020) besok akan menggelar rapat terbatas bersama sejumlah bupati dan walikota se-Riau terkait persiapan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Rapat tersebut, merupakan rapat lanjutan setelah pada Sabtu, (11/4/2020) kemarin, Gubernur Riau Syamsuar lebih dulu mengadakan rapat bersama Walikota Pekanbaru terkait rencana penerapan PSBB di Kota Madani.
"Nanti hari Senin kami akan melakukan rapat terbatas. Karena bagaimanapun, kalau Pekanbaru sudah menerapkan PSBB selama 14 hari atau nanti diperpanjang, kita khawatir dengan pergerakan masyarakat yang memungkinkan untuk mengganggu jalannya PSBB. Sehingga kabupaten dan kota yang bertetangga dengan Pekanbaru berkenan menetapkan PSBB," tutur Gubri di Gedung Daerah, Pekanbaru.
Terang Gubri, saat ini pihaknya masih menunggu persetujuan dari Menteri Kesehatan RI terkait pelaksanaan rencana PSBB yang akan lebih dulu diberlakukan di Kota Pekanbaru.
Dia katakan, sejauh ini Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau bersama Pemerintah Kota Pekanbaru telah membahas secara matang terkait persiapan langkah-langkah yang nantinya akan diterapkan saat PSBB mulai diberlakukan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.
"Jadi tadi kami sudah banyak ikut membahas tentang rencana yang berkaitan dengan PSBB di Pekanbaru, ada banyak hal yang kami bahas secara detail. Sampai nanti lahirnya Perwako, termasuk keputusan Walikota terkait pembatasan apa saja yang akan diberlakukan di kota Pekanbaru," terang Gubri.(*/nol)
Rapat tersebut, merupakan rapat lanjutan setelah pada Sabtu, (11/4/2020) kemarin, Gubernur Riau Syamsuar lebih dulu mengadakan rapat bersama Walikota Pekanbaru terkait rencana penerapan PSBB di Kota Madani.
"Nanti hari Senin kami akan melakukan rapat terbatas. Karena bagaimanapun, kalau Pekanbaru sudah menerapkan PSBB selama 14 hari atau nanti diperpanjang, kita khawatir dengan pergerakan masyarakat yang memungkinkan untuk mengganggu jalannya PSBB. Sehingga kabupaten dan kota yang bertetangga dengan Pekanbaru berkenan menetapkan PSBB," tutur Gubri di Gedung Daerah, Pekanbaru.
Terang Gubri, saat ini pihaknya masih menunggu persetujuan dari Menteri Kesehatan RI terkait pelaksanaan rencana PSBB yang akan lebih dulu diberlakukan di Kota Pekanbaru.
Dia katakan, sejauh ini Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau bersama Pemerintah Kota Pekanbaru telah membahas secara matang terkait persiapan langkah-langkah yang nantinya akan diterapkan saat PSBB mulai diberlakukan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.
"Jadi tadi kami sudah banyak ikut membahas tentang rencana yang berkaitan dengan PSBB di Pekanbaru, ada banyak hal yang kami bahas secara detail. Sampai nanti lahirnya Perwako, termasuk keputusan Walikota terkait pembatasan apa saja yang akan diberlakukan di kota Pekanbaru," terang Gubri.(*/nol)
Berita Lainnya
Ratusan Koperasi Pasif di Pekanbaru Terancam Dibubarkan
Intervensi Harga Sembako di Pekanbaru, Mobil Pak Aman Jangkau Warga hingga Akhir Juli
Pemko Pekanbaru Agendakan Pembekalan Serentak bagi Ketua RT dan RW Terpilih
Tak Lagi Sekadar Penertiban, Pemko Pekanbaru Rancang Penanganan Terpadu Pengemis
Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Pedagang Kaki Lima di Ruas Jalan Utama
Pemko Pekanbaru Matangkan Persiapan Pengukuhan Pengurus RT dan RW
Ratusan Koperasi Pasif di Pekanbaru Terancam Dibubarkan
Intervensi Harga Sembako di Pekanbaru, Mobil Pak Aman Jangkau Warga hingga Akhir Juli
Pemko Pekanbaru Agendakan Pembekalan Serentak bagi Ketua RT dan RW Terpilih
Tak Lagi Sekadar Penertiban, Pemko Pekanbaru Rancang Penanganan Terpadu Pengemis
Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Pedagang Kaki Lima di Ruas Jalan Utama
Pemko Pekanbaru Matangkan Persiapan Pengukuhan Pengurus RT dan RW