PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Penerapan PSBB Menyeluruh di Riau, Besok Gubri Bahas Bersama Walikota/Bupati
Gubernur Riau H Syamsuar (kanan). (F: Ost)
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau H Syamsuar pada Senin (13/4/2020) besok akan menggelar rapat terbatas bersama sejumlah bupati dan walikota se-Riau terkait persiapan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Rapat tersebut, merupakan rapat lanjutan setelah pada Sabtu, (11/4/2020) kemarin, Gubernur Riau Syamsuar lebih dulu mengadakan rapat bersama Walikota Pekanbaru terkait rencana penerapan PSBB di Kota Madani.
"Nanti hari Senin kami akan melakukan rapat terbatas. Karena bagaimanapun, kalau Pekanbaru sudah menerapkan PSBB selama 14 hari atau nanti diperpanjang, kita khawatir dengan pergerakan masyarakat yang memungkinkan untuk mengganggu jalannya PSBB. Sehingga kabupaten dan kota yang bertetangga dengan Pekanbaru berkenan menetapkan PSBB," tutur Gubri di Gedung Daerah, Pekanbaru.
Terang Gubri, saat ini pihaknya masih menunggu persetujuan dari Menteri Kesehatan RI terkait pelaksanaan rencana PSBB yang akan lebih dulu diberlakukan di Kota Pekanbaru.
Dia katakan, sejauh ini Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau bersama Pemerintah Kota Pekanbaru telah membahas secara matang terkait persiapan langkah-langkah yang nantinya akan diterapkan saat PSBB mulai diberlakukan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.
"Jadi tadi kami sudah banyak ikut membahas tentang rencana yang berkaitan dengan PSBB di Pekanbaru, ada banyak hal yang kami bahas secara detail. Sampai nanti lahirnya Perwako, termasuk keputusan Walikota terkait pembatasan apa saja yang akan diberlakukan di kota Pekanbaru," terang Gubri.(*/nol)
Rapat tersebut, merupakan rapat lanjutan setelah pada Sabtu, (11/4/2020) kemarin, Gubernur Riau Syamsuar lebih dulu mengadakan rapat bersama Walikota Pekanbaru terkait rencana penerapan PSBB di Kota Madani.
"Nanti hari Senin kami akan melakukan rapat terbatas. Karena bagaimanapun, kalau Pekanbaru sudah menerapkan PSBB selama 14 hari atau nanti diperpanjang, kita khawatir dengan pergerakan masyarakat yang memungkinkan untuk mengganggu jalannya PSBB. Sehingga kabupaten dan kota yang bertetangga dengan Pekanbaru berkenan menetapkan PSBB," tutur Gubri di Gedung Daerah, Pekanbaru.
Terang Gubri, saat ini pihaknya masih menunggu persetujuan dari Menteri Kesehatan RI terkait pelaksanaan rencana PSBB yang akan lebih dulu diberlakukan di Kota Pekanbaru.
Dia katakan, sejauh ini Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau bersama Pemerintah Kota Pekanbaru telah membahas secara matang terkait persiapan langkah-langkah yang nantinya akan diterapkan saat PSBB mulai diberlakukan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.
"Jadi tadi kami sudah banyak ikut membahas tentang rencana yang berkaitan dengan PSBB di Pekanbaru, ada banyak hal yang kami bahas secara detail. Sampai nanti lahirnya Perwako, termasuk keputusan Walikota terkait pembatasan apa saja yang akan diberlakukan di kota Pekanbaru," terang Gubri.(*/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga