PILIHAN
Kaget Masuk Bursa Pilkada Medan, Dahnil Minta Masukan Prabowo
Medan, , Riauin.com -- Eks Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengaku kaget namanya masuk dalam pencalonan di Pilkada Kota Medan 2020. Dirinya masih menimbang itu dengan matang dan akan meminta masukan dari Prabowo.
Menurut dia, kabar kemunculan namanya dalam bursa di Medan telah sampai ke telinga Prabowo dan Sandiaga.
"Saya terkejut mendengar ini. Akhir-akhir mencuat cukup kencang sampai ke Jakarta. Kemarin, gara-gara berita di sini, Pak Prabowo dan Bang Sandi nge-bully saya dalam tanda petik. 'Lu wali kota, Nil. Banyak duit nggak'?" ucap Dahnil saat berkunjung ke Medan, Kamis (4/7).
Namun begitu, Dahnil belum mau menjawab soal kepastiannya untuk bertarung dalam kontestasi perebutan kursi nomor satu di Medan. Pasca-pembubaran Koalisi Adil Makmur, Dahnil kini menjadi juru bicara pribadi Prabowo-Sandi.
"Saya masih menimbang, apakah akan maju sebagai calon atau tidak sama sekali. Kalau apakah saya akan maju saya akan istikharah," ucapnya.
Tentunya, jika maju dalam bursa pemilihan calon wali kota Medan, Dahnil mengaku akan meminta pertimbangan Prabowo atas rencana tersebut. Sebab, pertimbangan dan masukan dari Prabowo sangat penting, termasuk masukan dari Sandiaga.
"Tentunya akan minta masukan dari Pak Prabowo. Saya juga akan minta petunjuk orangtua. Karena ini bukan perkara mudah. Jadi saya tak mau terburu-buru untuk menyatakan diri maju sebagai calon wali kota," aku dia.
Selain itu, Dahnil mengaku akan melihat terlebih dahulu kondisi kepemimpinan Dzulmi Eldin, Wali Kota Medan saat ini, ataupun kandidat-kandidat lainnya.
"Jadi saya lihat kondisinya, kalau Bang Eldin sudah cukup baik atau yang lainnya, saya tidak akan maju dalam Pilkada Medan," tutupnya.(int/nol)
Menurut dia, kabar kemunculan namanya dalam bursa di Medan telah sampai ke telinga Prabowo dan Sandiaga.
"Saya terkejut mendengar ini. Akhir-akhir mencuat cukup kencang sampai ke Jakarta. Kemarin, gara-gara berita di sini, Pak Prabowo dan Bang Sandi nge-bully saya dalam tanda petik. 'Lu wali kota, Nil. Banyak duit nggak'?" ucap Dahnil saat berkunjung ke Medan, Kamis (4/7).
Namun begitu, Dahnil belum mau menjawab soal kepastiannya untuk bertarung dalam kontestasi perebutan kursi nomor satu di Medan. Pasca-pembubaran Koalisi Adil Makmur, Dahnil kini menjadi juru bicara pribadi Prabowo-Sandi.
"Saya masih menimbang, apakah akan maju sebagai calon atau tidak sama sekali. Kalau apakah saya akan maju saya akan istikharah," ucapnya.
Tentunya, jika maju dalam bursa pemilihan calon wali kota Medan, Dahnil mengaku akan meminta pertimbangan Prabowo atas rencana tersebut. Sebab, pertimbangan dan masukan dari Prabowo sangat penting, termasuk masukan dari Sandiaga.
"Tentunya akan minta masukan dari Pak Prabowo. Saya juga akan minta petunjuk orangtua. Karena ini bukan perkara mudah. Jadi saya tak mau terburu-buru untuk menyatakan diri maju sebagai calon wali kota," aku dia.
Selain itu, Dahnil mengaku akan melihat terlebih dahulu kondisi kepemimpinan Dzulmi Eldin, Wali Kota Medan saat ini, ataupun kandidat-kandidat lainnya.
"Jadi saya lihat kondisinya, kalau Bang Eldin sudah cukup baik atau yang lainnya, saya tidak akan maju dalam Pilkada Medan," tutupnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V