PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Kaget Masuk Bursa Pilkada Medan, Dahnil Minta Masukan Prabowo
Medan, , Riauin.com -- Eks Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengaku kaget namanya masuk dalam pencalonan di Pilkada Kota Medan 2020. Dirinya masih menimbang itu dengan matang dan akan meminta masukan dari Prabowo.
Menurut dia, kabar kemunculan namanya dalam bursa di Medan telah sampai ke telinga Prabowo dan Sandiaga.
"Saya terkejut mendengar ini. Akhir-akhir mencuat cukup kencang sampai ke Jakarta. Kemarin, gara-gara berita di sini, Pak Prabowo dan Bang Sandi nge-bully saya dalam tanda petik. 'Lu wali kota, Nil. Banyak duit nggak'?" ucap Dahnil saat berkunjung ke Medan, Kamis (4/7).
Namun begitu, Dahnil belum mau menjawab soal kepastiannya untuk bertarung dalam kontestasi perebutan kursi nomor satu di Medan. Pasca-pembubaran Koalisi Adil Makmur, Dahnil kini menjadi juru bicara pribadi Prabowo-Sandi.
"Saya masih menimbang, apakah akan maju sebagai calon atau tidak sama sekali. Kalau apakah saya akan maju saya akan istikharah," ucapnya.
Tentunya, jika maju dalam bursa pemilihan calon wali kota Medan, Dahnil mengaku akan meminta pertimbangan Prabowo atas rencana tersebut. Sebab, pertimbangan dan masukan dari Prabowo sangat penting, termasuk masukan dari Sandiaga.
"Tentunya akan minta masukan dari Pak Prabowo. Saya juga akan minta petunjuk orangtua. Karena ini bukan perkara mudah. Jadi saya tak mau terburu-buru untuk menyatakan diri maju sebagai calon wali kota," aku dia.
Selain itu, Dahnil mengaku akan melihat terlebih dahulu kondisi kepemimpinan Dzulmi Eldin, Wali Kota Medan saat ini, ataupun kandidat-kandidat lainnya.
"Jadi saya lihat kondisinya, kalau Bang Eldin sudah cukup baik atau yang lainnya, saya tidak akan maju dalam Pilkada Medan," tutupnya.(int/nol)
Menurut dia, kabar kemunculan namanya dalam bursa di Medan telah sampai ke telinga Prabowo dan Sandiaga.
"Saya terkejut mendengar ini. Akhir-akhir mencuat cukup kencang sampai ke Jakarta. Kemarin, gara-gara berita di sini, Pak Prabowo dan Bang Sandi nge-bully saya dalam tanda petik. 'Lu wali kota, Nil. Banyak duit nggak'?" ucap Dahnil saat berkunjung ke Medan, Kamis (4/7).
Namun begitu, Dahnil belum mau menjawab soal kepastiannya untuk bertarung dalam kontestasi perebutan kursi nomor satu di Medan. Pasca-pembubaran Koalisi Adil Makmur, Dahnil kini menjadi juru bicara pribadi Prabowo-Sandi.
"Saya masih menimbang, apakah akan maju sebagai calon atau tidak sama sekali. Kalau apakah saya akan maju saya akan istikharah," ucapnya.
Tentunya, jika maju dalam bursa pemilihan calon wali kota Medan, Dahnil mengaku akan meminta pertimbangan Prabowo atas rencana tersebut. Sebab, pertimbangan dan masukan dari Prabowo sangat penting, termasuk masukan dari Sandiaga.
"Tentunya akan minta masukan dari Pak Prabowo. Saya juga akan minta petunjuk orangtua. Karena ini bukan perkara mudah. Jadi saya tak mau terburu-buru untuk menyatakan diri maju sebagai calon wali kota," aku dia.
Selain itu, Dahnil mengaku akan melihat terlebih dahulu kondisi kepemimpinan Dzulmi Eldin, Wali Kota Medan saat ini, ataupun kandidat-kandidat lainnya.
"Jadi saya lihat kondisinya, kalau Bang Eldin sudah cukup baik atau yang lainnya, saya tidak akan maju dalam Pilkada Medan," tutupnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK