PILIHAN
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026
Jabatan Tak Boleh Berkurban
28 Mei 2026
Bank Riau Kepri Mulai Melayani Penukaran Uang Baru untuk Idul Fitri
PASIR PANGARAIAN, Riauin.com -‎ Gebrakan pelayanan prima dilakukan ‎Bank Riau Kepri Kantor Cabang (Kanca) Pasir Pangaraian‎, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus dilakukan, dalam memanjakan nasabah dan masyarakat.
Pelayan rutin yang dilakukan di bulan suci Ramadan‎, merupakan pelayanan penukaran uang baru, untuk keperluan Hari Raya Idul Fitri bagi nasabah dan masyarakat, mulai pecahan Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, sampai Rp50 ribu.
Disebutkan Pimpinan Cabang Bank Riau Kepri Pasir Pangaraian Yudi Asdam SE, didampingi Kasi Operasional Bank Riau Kepri Muhammad Fajri S.Sos, selain penukaran uang baru di kasir, pihaknya juga aktifkan sebuah oto banking di tempat-tempat‎ keramaian.
Pada Selasa dan Rabu pekan lalu, kata Yudi, Bank Riau Kepri Kanca Pasirpangaraian sudah membuka penukaran uang baru atau uang receh menggunakan oto banking, seperti di pasar pekan Okak dan pasar DU Desa Rambah Utama Kecamatan Rambah Samo.
Jelas Yudi lagi, oto banking Bank Riau Kepri Kanca Pasir Pangaraian siap melayani‎ penukaran uang baru secara keliling bila banyak permintaan.
"Bila banyak permintaan baru kita kerahkan oto banking kita," ungkap Yudi Asdam, Senin (20/5/2019).
Sedangkan diakui Kasi Operasional Bank Riau Kepri Pasir Pangaraian Muhammad Fajri , pada bulan suci Ramadhan 2018 lalu, oto banking Bank Riau Kepri juga turun di beberapa tempat keramaian.
Kemudian, Selain pasar harian atau pasar pekan, sambung Fajri, oto banking Bank Riau Kepri Kanca Pasirpangaraian juga melayani penukaran uang baru atau uang receh di beberapa lokasi
Petugas Bank Riau Kepri, beri pelayanan kepada nasabah dan masyarakat (int/nol)
Pelayan rutin yang dilakukan di bulan suci Ramadan‎, merupakan pelayanan penukaran uang baru, untuk keperluan Hari Raya Idul Fitri bagi nasabah dan masyarakat, mulai pecahan Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, sampai Rp50 ribu.
Disebutkan Pimpinan Cabang Bank Riau Kepri Pasir Pangaraian Yudi Asdam SE, didampingi Kasi Operasional Bank Riau Kepri Muhammad Fajri S.Sos, selain penukaran uang baru di kasir, pihaknya juga aktifkan sebuah oto banking di tempat-tempat‎ keramaian.
Pada Selasa dan Rabu pekan lalu, kata Yudi, Bank Riau Kepri Kanca Pasirpangaraian sudah membuka penukaran uang baru atau uang receh menggunakan oto banking, seperti di pasar pekan Okak dan pasar DU Desa Rambah Utama Kecamatan Rambah Samo.
Jelas Yudi lagi, oto banking Bank Riau Kepri Kanca Pasir Pangaraian siap melayani‎ penukaran uang baru secara keliling bila banyak permintaan.
"Bila banyak permintaan baru kita kerahkan oto banking kita," ungkap Yudi Asdam, Senin (20/5/2019).
Sedangkan diakui Kasi Operasional Bank Riau Kepri Pasir Pangaraian Muhammad Fajri , pada bulan suci Ramadhan 2018 lalu, oto banking Bank Riau Kepri juga turun di beberapa tempat keramaian.
Kemudian, Selain pasar harian atau pasar pekan, sambung Fajri, oto banking Bank Riau Kepri Kanca Pasirpangaraian juga melayani penukaran uang baru atau uang receh di beberapa lokasi
Petugas Bank Riau Kepri, beri pelayanan kepada nasabah dan masyarakat (int/nol)
Berita Lainnya
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh