PILIHAN
14 Orang Tewas Karena Banjir Bandang di Sentani Kabupaten Jayapura
Jakarta, Riauin.com - Hingga pagi ini Tim SAR menemukan 14 orang meninggal akibat banjir bandang yang melanda Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu malam.
"Hingga pagi ini tercatat 14 orang meninggal dunia," ujar Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Papua, Kombes Pol dr Ramon Amiman, Minggu (17/3/2019).
14 Korban meninggal yang berhasil dievakuasi ke Puskesmas Sentani selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diidentiflkasi.
"Empat belas korban ini kami bahwa untuk identifikasi DVI, setelah itu baru diserahkan kepada keluarga,"ujarnya.
Ramon mengaku bahwa korban kemungkinan akan bertambah karena beberapa lokasi belum dijangkau oleh tim SAR gabungan. "Korban mungkin akan bertambah karena pencarian belum dilakukan disemua wilayah yang berdampak banjir," ujarnya.
Sementara itu Kepala Kantor SAR Jayapura, Putu Arga Sujawardi mengatakan hingga Minggu pagi pihaknya masih melakukan evakuasi korban, dimana pihaknya telah menurunkan 50 personil di 4 titik lokasi, masing-masing di Sosial, Kemiri, Gajah Mada dan Sere
"Kita akan standby 24 jam di lapangan, alhamdulillah cuaca sudah agak reda dan jalur evakuasi sudah agak terbuka," tandasnya.
Sementara untuk korban lainnya, menurut Putu, pihaknya masih melakukan pendataan untuk korban yang mengalami luka-luka.
"Korban lainnya kami masih data, para korban nanti akan kita bawa ke RS, kemungkinan di Bhayangkara," katanya. (int/nol)
"Hingga pagi ini tercatat 14 orang meninggal dunia," ujar Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Papua, Kombes Pol dr Ramon Amiman, Minggu (17/3/2019).
14 Korban meninggal yang berhasil dievakuasi ke Puskesmas Sentani selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diidentiflkasi.
"Empat belas korban ini kami bahwa untuk identifikasi DVI, setelah itu baru diserahkan kepada keluarga,"ujarnya.
Ramon mengaku bahwa korban kemungkinan akan bertambah karena beberapa lokasi belum dijangkau oleh tim SAR gabungan. "Korban mungkin akan bertambah karena pencarian belum dilakukan disemua wilayah yang berdampak banjir," ujarnya.
Sementara itu Kepala Kantor SAR Jayapura, Putu Arga Sujawardi mengatakan hingga Minggu pagi pihaknya masih melakukan evakuasi korban, dimana pihaknya telah menurunkan 50 personil di 4 titik lokasi, masing-masing di Sosial, Kemiri, Gajah Mada dan Sere
"Kita akan standby 24 jam di lapangan, alhamdulillah cuaca sudah agak reda dan jalur evakuasi sudah agak terbuka," tandasnya.
Sementara untuk korban lainnya, menurut Putu, pihaknya masih melakukan pendataan untuk korban yang mengalami luka-luka.
"Korban lainnya kami masih data, para korban nanti akan kita bawa ke RS, kemungkinan di Bhayangkara," katanya. (int/nol)
Berita Lainnya
KPK Buru Aktor Pengumpul Duit Koperasi dalam Kasus Suap Bupati Kuansing
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan Masyarakat
Sebut Kasus Amplop Bupati Kuansing Masuk Gratifikasi, LSM: Seharusnya Lapor KPK, Bukan Dikembalikan
KPK Selidiki Pertemuan Bupati Kuansing dan Menteri Kehutanan Terkait Alih Fungsi 3.800 Hektare Lahan
Balai Riau Matangkan Usulan Tepian Narosa Jadi Proyek Strategis Nasional
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen
KPK Buru Aktor Pengumpul Duit Koperasi dalam Kasus Suap Bupati Kuansing
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan Masyarakat
Sebut Kasus Amplop Bupati Kuansing Masuk Gratifikasi, LSM: Seharusnya Lapor KPK, Bukan Dikembalikan
KPK Selidiki Pertemuan Bupati Kuansing dan Menteri Kehutanan Terkait Alih Fungsi 3.800 Hektare Lahan
Balai Riau Matangkan Usulan Tepian Narosa Jadi Proyek Strategis Nasional
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen