PILIHAN
Kejurda se-Riau, Bengkalis Raih 2 Medali Emas
PEKANBARU, Riauin.com – Atlit Kabupaten Bengkalis berhasil meraih 2 medali emas pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) se-provinsi Riau yang di laksanakan di GOR Pekanbaru.
Pelaksanaan kejurda sepaktakraw yang dilaksanakan ini dimulai sejak tanggal 8 hingga 10 Maret 2019 diikuti oleh Kabupaten/Kota se-Riau.
Pada partai final regu putra Bengkalis A berhadapan dengan tim tangguh dari Kuansing dan tim putra Bengkalis berhasil menang telak dengan skor 2-0 pada regu putri Bengkalis berhadapan dengan Kabupaten Siak yg merupakan lawan tangguh putri, Sebelumnya tim sepaktakraw putri berhasil menumbangkan tim dari Pekanbaru.
Untuk diketahui, tim sepaktakraw Bengkalis menerjunkan, Afrizal Idris, Hafis, Khairul, Putra, Muharman, Adi Yong, Hendra dan Ogik sedangkan yang putri, Sutini, Asmira, Ayu Syakira, Mala Endah Sari, dan Nur Hidayah.
Pada kesempatan lain Pelatih putra Irwansyah Idris mengatakan Alhamdulillah atlit kita bermain dengan sangat disiplin dan sangat percaya diri
Irwansyah menambahkan kuansing adalah lawan yang tangguh sehingga dapat menjalankan teknik-teknik yang mampu menjatuhkan lawan
Sementara itu pelatih putri Nur yang merupakan sebagai guru di kecamatan Bantan mengaku sangat optimis bahwa regu putri pasti berhasil meraih medali emas Karna atlit-atlit putri yang diturunkan merupakan pemain nasional yg pernah memperkuat Indonesia.
Hadir mendampingi tim sepak takraw Bengkalis antara lain Sekretaris Dani Satria, Ketua Harian PSTI Abdul Rahim, kemudian Adi Cahyadi, Majid, Rani, Faisal, Hendra Idris dan Noven.
Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Zulpan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bengkalis yang telah memberikan support, motivasi dan pembinaan juga tidak lupa atas dukungan Ketua Koni Kabupaten Bengkalis karena telah memberikan hasil yang terbaik dan kedepan semoga mampu membawa nama Kabupaten Bengkalis lebih dikenal secara luas.
“Tidak ada pelatih yg hebat tanpa atlit yang hebat dan sebaliknya tidak ada atlit yg hebat tanpa pelatih yang hebat, dan tidak ada yang mudah tetapi tidak ada yang tidak mungkinâ€, pesan Zulpan. (int/nol)
Pelaksanaan kejurda sepaktakraw yang dilaksanakan ini dimulai sejak tanggal 8 hingga 10 Maret 2019 diikuti oleh Kabupaten/Kota se-Riau.
Pada partai final regu putra Bengkalis A berhadapan dengan tim tangguh dari Kuansing dan tim putra Bengkalis berhasil menang telak dengan skor 2-0 pada regu putri Bengkalis berhadapan dengan Kabupaten Siak yg merupakan lawan tangguh putri, Sebelumnya tim sepaktakraw putri berhasil menumbangkan tim dari Pekanbaru.
Untuk diketahui, tim sepaktakraw Bengkalis menerjunkan, Afrizal Idris, Hafis, Khairul, Putra, Muharman, Adi Yong, Hendra dan Ogik sedangkan yang putri, Sutini, Asmira, Ayu Syakira, Mala Endah Sari, dan Nur Hidayah.
Pada kesempatan lain Pelatih putra Irwansyah Idris mengatakan Alhamdulillah atlit kita bermain dengan sangat disiplin dan sangat percaya diri
Irwansyah menambahkan kuansing adalah lawan yang tangguh sehingga dapat menjalankan teknik-teknik yang mampu menjatuhkan lawan
Sementara itu pelatih putri Nur yang merupakan sebagai guru di kecamatan Bantan mengaku sangat optimis bahwa regu putri pasti berhasil meraih medali emas Karna atlit-atlit putri yang diturunkan merupakan pemain nasional yg pernah memperkuat Indonesia.
Hadir mendampingi tim sepak takraw Bengkalis antara lain Sekretaris Dani Satria, Ketua Harian PSTI Abdul Rahim, kemudian Adi Cahyadi, Majid, Rani, Faisal, Hendra Idris dan Noven.
Ketua Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Zulpan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bengkalis yang telah memberikan support, motivasi dan pembinaan juga tidak lupa atas dukungan Ketua Koni Kabupaten Bengkalis karena telah memberikan hasil yang terbaik dan kedepan semoga mampu membawa nama Kabupaten Bengkalis lebih dikenal secara luas.
“Tidak ada pelatih yg hebat tanpa atlit yang hebat dan sebaliknya tidak ada atlit yg hebat tanpa pelatih yang hebat, dan tidak ada yang mudah tetapi tidak ada yang tidak mungkinâ€, pesan Zulpan. (int/nol)
Berita Lainnya
Tepian Batang Mandau: Transformasi Saksi Bisu Sejarah Migas, Jadi Magnet Wisata dan Hidupkan Ekonomi Warga
Potensi Konflik Agraria di Siak Kecil Benbkalis Menguat, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Pastikan Integritas Aparatur, Polsek Rupat Sidak Urine Puluhan Pegawai Kecamatan
Dua Pekerja di Bengkalis Tertangkap Tangan Gelapkan Muatan Sawit
Mitigasi Pasca Karhutla di Bengkalis Diperkuat dengan Pembuatan Embung
Manggala Agni Kerahkan Tiga Regu Padamkan Sisa Karhutla di Kelemantan Barat
Tepian Batang Mandau: Transformasi Saksi Bisu Sejarah Migas, Jadi Magnet Wisata dan Hidupkan Ekonomi Warga
Potensi Konflik Agraria di Siak Kecil Benbkalis Menguat, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Pastikan Integritas Aparatur, Polsek Rupat Sidak Urine Puluhan Pegawai Kecamatan
Dua Pekerja di Bengkalis Tertangkap Tangan Gelapkan Muatan Sawit
Mitigasi Pasca Karhutla di Bengkalis Diperkuat dengan Pembuatan Embung
Manggala Agni Kerahkan Tiga Regu Padamkan Sisa Karhutla di Kelemantan Barat