PILIHAN
BAPPEDA Bengkalis Ikut Seleksi Penghargaan Pembangunan Daerah
BENGKALIS, berazamcom - BAPPEDA Kab Bengkalis mengikuti forum Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2019 tingkat kabupaten/kota yang dilaksanakan di Novotel Hotel Tangerang Provinsi Banten.
Hadir dalam acara tersebut Plt. Kepala BAPPEDA Yuhelmi yang didampingi Kabid Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi (PPE) M Firdaus, Kasubbid Perencanaan Pembangunan, Andi Ista Tutih.
Dalam pengarahannya Deputi Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan BAPPENAS Taufik Hanafi mengatakan, bahwa acara ini dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan kualitas perencanaan serta mendorong pemerintah daerah kabupaten/kota untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih baik, konsisten, konprehensif dan terukur sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
Penghargaan PPD ini akan diikuti oleh Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
Sementara itu Plt. Kepala BAPPEDA Yuhelmi melalui Kabid PPE M Firdaus mengatakan bahwa dalam mengikuti kompetensi penghargaan bergengsi bagi dunia perencanaan, BAPPEDA Bengkalis sudah menyiapkan beberapa dokumen untuk dinilai oleh Tim yang ditunjuk, antara lain dokumen RKPD dari tahun 2017-2019, RPJMD, APBD dari tahun 2017-2019 dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tahun 2017.
Menurutnya lagi penilaian dilakukan bukan hanya menyangkut kualitas dokumen tetapi juga menyangkaut dengan pencapaian target sebagaimana yang sudah direncanakan. Satu lagi dokumen yang harus disiapkan adalah dokumen inovasi daerah.
"Insya Allah dalam waktu dekat ini kita bisa penuhi semuanya", kata Firdaus.
Ketika ditanya peluang Kabupaten Bengkalis mendapat penghargaan tersebut, Firdaus mengatakan bahwa selama ini memang Kabupaten Bengkalis belum pernah mendapat penghargaan tersebut.
"Kita akan berusaha semaksimal mungkin menyiapkan dokumen yang dipersyaratkan karena semuanya punya bobot nilai masing-masing. Kalaupun tidak masuk nominasi, ini akan menjadi bahan evalusi bagaimana membangun perencanaan yang lebih baik kedepannya", jelas Firdaus seraya berharap agar semua pihak dapat bekerjasama untuk mewujudkannya.(int/nol)
Hadir dalam acara tersebut Plt. Kepala BAPPEDA Yuhelmi yang didampingi Kabid Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi (PPE) M Firdaus, Kasubbid Perencanaan Pembangunan, Andi Ista Tutih.
Dalam pengarahannya Deputi Pemantauan, Evaluasi dan Pengendalian Pembangunan BAPPENAS Taufik Hanafi mengatakan, bahwa acara ini dilakukan dalam upaya untuk meningkatkan kualitas perencanaan serta mendorong pemerintah daerah kabupaten/kota untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih baik, konsisten, konprehensif dan terukur sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
Penghargaan PPD ini akan diikuti oleh Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.
Sementara itu Plt. Kepala BAPPEDA Yuhelmi melalui Kabid PPE M Firdaus mengatakan bahwa dalam mengikuti kompetensi penghargaan bergengsi bagi dunia perencanaan, BAPPEDA Bengkalis sudah menyiapkan beberapa dokumen untuk dinilai oleh Tim yang ditunjuk, antara lain dokumen RKPD dari tahun 2017-2019, RPJMD, APBD dari tahun 2017-2019 dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tahun 2017.
Menurutnya lagi penilaian dilakukan bukan hanya menyangkut kualitas dokumen tetapi juga menyangkaut dengan pencapaian target sebagaimana yang sudah direncanakan. Satu lagi dokumen yang harus disiapkan adalah dokumen inovasi daerah.
"Insya Allah dalam waktu dekat ini kita bisa penuhi semuanya", kata Firdaus.
Ketika ditanya peluang Kabupaten Bengkalis mendapat penghargaan tersebut, Firdaus mengatakan bahwa selama ini memang Kabupaten Bengkalis belum pernah mendapat penghargaan tersebut.
"Kita akan berusaha semaksimal mungkin menyiapkan dokumen yang dipersyaratkan karena semuanya punya bobot nilai masing-masing. Kalaupun tidak masuk nominasi, ini akan menjadi bahan evalusi bagaimana membangun perencanaan yang lebih baik kedepannya", jelas Firdaus seraya berharap agar semua pihak dapat bekerjasama untuk mewujudkannya.(int/nol)
Berita Lainnya
Integrasi DTSEN, Kunci Akurasi Sensus Ekonomi Bengkalis 2026
Tepian Batang Mandau: Transformasi Saksi Bisu Sejarah Migas, Jadi Magnet Wisata dan Hidupkan Ekonomi Warga
Potensi Konflik Agraria di Siak Kecil Benbkalis Menguat, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Pastikan Integritas Aparatur, Polsek Rupat Sidak Urine Puluhan Pegawai Kecamatan
Dua Pekerja di Bengkalis Tertangkap Tangan Gelapkan Muatan Sawit
Mitigasi Pasca Karhutla di Bengkalis Diperkuat dengan Pembuatan Embung
Integrasi DTSEN, Kunci Akurasi Sensus Ekonomi Bengkalis 2026
Tepian Batang Mandau: Transformasi Saksi Bisu Sejarah Migas, Jadi Magnet Wisata dan Hidupkan Ekonomi Warga
Potensi Konflik Agraria di Siak Kecil Benbkalis Menguat, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Pastikan Integritas Aparatur, Polsek Rupat Sidak Urine Puluhan Pegawai Kecamatan
Dua Pekerja di Bengkalis Tertangkap Tangan Gelapkan Muatan Sawit
Mitigasi Pasca Karhutla di Bengkalis Diperkuat dengan Pembuatan Embung