PILIHAN
Bappeda Bengkalis Pantau Kesiapan Kecamatan Gelar Musrenbang
BENGKALIS, Riauin.com - Bappeda Kabupaten Bengkalis mengunjungi sejumlah kecamatan untuk memantau kesiapan Musyawarah Pembangunan (Musrenbang).
Sesuai agenda, rencananya Musrembang tingkat Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis ini akan dilaksanakan pada minggu pertama dan kedua Bulan Februari mendatang.
Dalam kunjungannya, Bappeda Bengkalis melalui Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi (PPE) M Firdaus bersama sejumlah pejabat Bappeda lainnya melakukan pengecekan langsung ke beberapa kecamatan untuk mengetahui progres penginputan data hasil Musrenbang desa ke dalam sistem E-Planning tahun 2020.
Firdaus mengatakan bahwa semua hal yang menjadi kendala pada proses penginputan data akan menjadi bahan evaluasi untuk kedepannya akan diperbaiki dan dipermudah.
"Karena penginputan data ini akan menjadi bahan pembahasan pada Musrenbang Tingkat Kecamatan. Selain itu juga kami ingin mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi pihak kecamatan dan pemerintah desa pada sistem e-Planning ini," ujarnya kepada wartawan, Rabu (30/1/2019).
Firdaus optimis penginputan data menggunakan sistem e-Planning selesai sebelum dilaksanakannya Musrenbang karena terlihat kemajuan yang signifikan pada pelaksanaanya.
"Kendala yang dihadapi antara lain ketersediaan jaringan internet, kegiatan yang tidak sesuai dengan kamus usulan dan penempatan kegiatan yang tidak sesuai dengan kewenangan OPD. Tapi kami beryakinan sebelum pelaksanaan Musrenbang semua penginputan sudah selesai, untuk itu kami mohon dukungan dari pihak terkait baik dari pemerintah desa maupun kecamatan," ujarnya. (int/nol)
Sesuai agenda, rencananya Musrembang tingkat Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis ini akan dilaksanakan pada minggu pertama dan kedua Bulan Februari mendatang.
Dalam kunjungannya, Bappeda Bengkalis melalui Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi (PPE) M Firdaus bersama sejumlah pejabat Bappeda lainnya melakukan pengecekan langsung ke beberapa kecamatan untuk mengetahui progres penginputan data hasil Musrenbang desa ke dalam sistem E-Planning tahun 2020.
Firdaus mengatakan bahwa semua hal yang menjadi kendala pada proses penginputan data akan menjadi bahan evaluasi untuk kedepannya akan diperbaiki dan dipermudah.
"Karena penginputan data ini akan menjadi bahan pembahasan pada Musrenbang Tingkat Kecamatan. Selain itu juga kami ingin mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi pihak kecamatan dan pemerintah desa pada sistem e-Planning ini," ujarnya kepada wartawan, Rabu (30/1/2019).
Firdaus optimis penginputan data menggunakan sistem e-Planning selesai sebelum dilaksanakannya Musrenbang karena terlihat kemajuan yang signifikan pada pelaksanaanya.
"Kendala yang dihadapi antara lain ketersediaan jaringan internet, kegiatan yang tidak sesuai dengan kamus usulan dan penempatan kegiatan yang tidak sesuai dengan kewenangan OPD. Tapi kami beryakinan sebelum pelaksanaan Musrenbang semua penginputan sudah selesai, untuk itu kami mohon dukungan dari pihak terkait baik dari pemerintah desa maupun kecamatan," ujarnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Integrasi DTSEN, Kunci Akurasi Sensus Ekonomi Bengkalis 2026
Tepian Batang Mandau: Transformasi Saksi Bisu Sejarah Migas, Jadi Magnet Wisata dan Hidupkan Ekonomi Warga
Potensi Konflik Agraria di Siak Kecil Benbkalis Menguat, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Pastikan Integritas Aparatur, Polsek Rupat Sidak Urine Puluhan Pegawai Kecamatan
Dua Pekerja di Bengkalis Tertangkap Tangan Gelapkan Muatan Sawit
Mitigasi Pasca Karhutla di Bengkalis Diperkuat dengan Pembuatan Embung
Integrasi DTSEN, Kunci Akurasi Sensus Ekonomi Bengkalis 2026
Tepian Batang Mandau: Transformasi Saksi Bisu Sejarah Migas, Jadi Magnet Wisata dan Hidupkan Ekonomi Warga
Potensi Konflik Agraria di Siak Kecil Benbkalis Menguat, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Pastikan Integritas Aparatur, Polsek Rupat Sidak Urine Puluhan Pegawai Kecamatan
Dua Pekerja di Bengkalis Tertangkap Tangan Gelapkan Muatan Sawit
Mitigasi Pasca Karhutla di Bengkalis Diperkuat dengan Pembuatan Embung