PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Debat Capres Kedua, Jokowi Dapat Bantuan Tim Pakar
Jakarta, Riauin.com -- Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Usman Kansong menyatakan terdapat beberapa tokoh yang bergabung sebagai tim pakar untuk membantu Jokowi di debat kedua Pilpres 2019.
Pada debat yang berlangsung 17 Februari mendatang itu, tema yang diangkat berkaitan dengan energi, pangan, lingkungan hidup, dan infrastruktur.
Tim pakar yang membantu Jokowi itu di antaranya diisi oleh Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara Emmy Hafild, Roosdinal Emil Salim (Anak Ekonom Emil Salim), dan Aktivis lingkungan Agus Sari.
"Ada beberapa ahli internal aja, misalnya ahli lingkungan hidup, kita punya Emmy Hafild, ada Pak Agus Sari dan Pak Dinal Salim," ujar Usman saat ditemui di Hotel Gran Melia, Jakarta, Kamis (25/1).
Usman menyatakan ketiga tokoh itu dianggap mumpuni dan merupakan pakar di bidang lingkungan hidup. Mereka nantinya akan bertugas untuk memberikan masukan materi debat kepada Jokowi.
Di sisi lain, Usman menambahkan Jokowi juga akan dibantu oleh dua pakar di bidang infrastruktur dan energi, seperti anggota DPR Misbakhun dan Inas Zubir.
"Kemudian kalau infrastruktur dan energi, kita punya pak Misbhakun dan punya Pak Inas [Zubir]," kata dia.
TKN, kata dia, juga sudah berdiskusi dengan para pakar dimaksud terkait materi yang bakal keluar sesuai dengan tema debat.
Lebih jauh Usman menjelaskan, pada debat kedua nanti Jokowi sudah memiliki strategi. Jokowi akan tampil lebih menyerang ketimbang bertahan.
Terlebih lagi, kata dia, tema debat putaran kedua itu salah satunya mengenai infrastruktur yang menjadi keunggulan dan prestasi Jokowi dalam memerintah Indonesia empat tahun belakangan ini.
"Saya kira kita cukup banyak punya amunisi, amunisi untuk menjawab pertanyaan tapi juga amunisi untuk melontarkan gagasan besar. Ini kan yang lebih penting visi ke depan itu mau seperti apa," ujarnya.(int/nol)
Pada debat yang berlangsung 17 Februari mendatang itu, tema yang diangkat berkaitan dengan energi, pangan, lingkungan hidup, dan infrastruktur.
Tim pakar yang membantu Jokowi itu di antaranya diisi oleh Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara Emmy Hafild, Roosdinal Emil Salim (Anak Ekonom Emil Salim), dan Aktivis lingkungan Agus Sari.
"Ada beberapa ahli internal aja, misalnya ahli lingkungan hidup, kita punya Emmy Hafild, ada Pak Agus Sari dan Pak Dinal Salim," ujar Usman saat ditemui di Hotel Gran Melia, Jakarta, Kamis (25/1).
Usman menyatakan ketiga tokoh itu dianggap mumpuni dan merupakan pakar di bidang lingkungan hidup. Mereka nantinya akan bertugas untuk memberikan masukan materi debat kepada Jokowi.
Di sisi lain, Usman menambahkan Jokowi juga akan dibantu oleh dua pakar di bidang infrastruktur dan energi, seperti anggota DPR Misbakhun dan Inas Zubir.
"Kemudian kalau infrastruktur dan energi, kita punya pak Misbhakun dan punya Pak Inas [Zubir]," kata dia.
TKN, kata dia, juga sudah berdiskusi dengan para pakar dimaksud terkait materi yang bakal keluar sesuai dengan tema debat.
Lebih jauh Usman menjelaskan, pada debat kedua nanti Jokowi sudah memiliki strategi. Jokowi akan tampil lebih menyerang ketimbang bertahan.
Terlebih lagi, kata dia, tema debat putaran kedua itu salah satunya mengenai infrastruktur yang menjadi keunggulan dan prestasi Jokowi dalam memerintah Indonesia empat tahun belakangan ini.
"Saya kira kita cukup banyak punya amunisi, amunisi untuk menjawab pertanyaan tapi juga amunisi untuk melontarkan gagasan besar. Ini kan yang lebih penting visi ke depan itu mau seperti apa," ujarnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK