PILIHAN
Debat Capres Kedua, Jokowi Dapat Bantuan Tim Pakar
Jakarta, Riauin.com -- Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Usman Kansong menyatakan terdapat beberapa tokoh yang bergabung sebagai tim pakar untuk membantu Jokowi di debat kedua Pilpres 2019.
Pada debat yang berlangsung 17 Februari mendatang itu, tema yang diangkat berkaitan dengan energi, pangan, lingkungan hidup, dan infrastruktur.
Tim pakar yang membantu Jokowi itu di antaranya diisi oleh Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara Emmy Hafild, Roosdinal Emil Salim (Anak Ekonom Emil Salim), dan Aktivis lingkungan Agus Sari.
"Ada beberapa ahli internal aja, misalnya ahli lingkungan hidup, kita punya Emmy Hafild, ada Pak Agus Sari dan Pak Dinal Salim," ujar Usman saat ditemui di Hotel Gran Melia, Jakarta, Kamis (25/1).
Usman menyatakan ketiga tokoh itu dianggap mumpuni dan merupakan pakar di bidang lingkungan hidup. Mereka nantinya akan bertugas untuk memberikan masukan materi debat kepada Jokowi.
Di sisi lain, Usman menambahkan Jokowi juga akan dibantu oleh dua pakar di bidang infrastruktur dan energi, seperti anggota DPR Misbakhun dan Inas Zubir.
"Kemudian kalau infrastruktur dan energi, kita punya pak Misbhakun dan punya Pak Inas [Zubir]," kata dia.
TKN, kata dia, juga sudah berdiskusi dengan para pakar dimaksud terkait materi yang bakal keluar sesuai dengan tema debat.
Lebih jauh Usman menjelaskan, pada debat kedua nanti Jokowi sudah memiliki strategi. Jokowi akan tampil lebih menyerang ketimbang bertahan.
Terlebih lagi, kata dia, tema debat putaran kedua itu salah satunya mengenai infrastruktur yang menjadi keunggulan dan prestasi Jokowi dalam memerintah Indonesia empat tahun belakangan ini.
"Saya kira kita cukup banyak punya amunisi, amunisi untuk menjawab pertanyaan tapi juga amunisi untuk melontarkan gagasan besar. Ini kan yang lebih penting visi ke depan itu mau seperti apa," ujarnya.(int/nol)
Pada debat yang berlangsung 17 Februari mendatang itu, tema yang diangkat berkaitan dengan energi, pangan, lingkungan hidup, dan infrastruktur.
Tim pakar yang membantu Jokowi itu di antaranya diisi oleh Direktur Eksekutif Greenpeace Asia Tenggara Emmy Hafild, Roosdinal Emil Salim (Anak Ekonom Emil Salim), dan Aktivis lingkungan Agus Sari.
"Ada beberapa ahli internal aja, misalnya ahli lingkungan hidup, kita punya Emmy Hafild, ada Pak Agus Sari dan Pak Dinal Salim," ujar Usman saat ditemui di Hotel Gran Melia, Jakarta, Kamis (25/1).
Usman menyatakan ketiga tokoh itu dianggap mumpuni dan merupakan pakar di bidang lingkungan hidup. Mereka nantinya akan bertugas untuk memberikan masukan materi debat kepada Jokowi.
Di sisi lain, Usman menambahkan Jokowi juga akan dibantu oleh dua pakar di bidang infrastruktur dan energi, seperti anggota DPR Misbakhun dan Inas Zubir.
"Kemudian kalau infrastruktur dan energi, kita punya pak Misbhakun dan punya Pak Inas [Zubir]," kata dia.
TKN, kata dia, juga sudah berdiskusi dengan para pakar dimaksud terkait materi yang bakal keluar sesuai dengan tema debat.
Lebih jauh Usman menjelaskan, pada debat kedua nanti Jokowi sudah memiliki strategi. Jokowi akan tampil lebih menyerang ketimbang bertahan.
Terlebih lagi, kata dia, tema debat putaran kedua itu salah satunya mengenai infrastruktur yang menjadi keunggulan dan prestasi Jokowi dalam memerintah Indonesia empat tahun belakangan ini.
"Saya kira kita cukup banyak punya amunisi, amunisi untuk menjawab pertanyaan tapi juga amunisi untuk melontarkan gagasan besar. Ini kan yang lebih penting visi ke depan itu mau seperti apa," ujarnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V