PILIHAN
Peduli Korban Bencana Alam di Palu dan Donggala, Kodim 0314/Inhil Galang Dana
TEMBILAHAN, Riauin.com - Bencana Alam Gempa Bumi dan Tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengakibatkan ribuan orang meninggal dan luka-luka. Hal itu menyisakan duka yang mendalam bagi Bangsa Indonesia dan menarik empati dari berbagai pihak, termasuk Komando Distrik Militer (Kodim) 0314/Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Sebagai wujud rasa simpati, Kodim 0314/Inhil menggelar doa bersama dan penggalangan dana untuk korban gempa bumi Palu, Sigi dan Donggala, Sulteng. Bagi yang beragama Islam dilaksanakan di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan dan yang beragama Nasrani di Gereja GBIS Kelurahan Sungai Beringin. Sedangkan yang beragama Budha dilaksanakan di Vihara Budi Bhakti Kelurahan Tembilahan Hulu, Rabu (10/10/2018).
Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Andrian Siregar menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada hadirin yang berkenan hadir dalam acara doa bersama ini untuk berzikir dan berdoa, memohon kepada Allah SWT untuk saudara yang tertimpa musibah bencana gempa bumi dan tsunami, agar di erikan kesabaran dan ketabahan dalam musibah bencana.
"Kejadian gempa bumi dan tsunami merupakan kejadian yang tidak bisa kita prediksi, itu merupakan takdir dari Allah SWT. Semua kejadian tersebut terjadi di luar kehendak kita semua. Untuk itu mari kita berdoa bersama semoga arwah para korban diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SW. Begitu juga hendaknya bagi korban yang mengalami luka-luka dan masih berada di rumah sakit semoga diberikan kesembuhan," ungkapnya.
Dandim 0314/Inhil juga menambahkan doa bersama ini juga bertujuan untuk mendoakan agar Bangsa Indonesia terhindar dari berbagai marabahaya dan bencana dan krisis. Baik bencana alam gempa bumi, tsunami, gunung meletus, krisis ekonomi dan krisis moral. Serta bencana lainnya yang dialami bangsa Indonesia saat ini.
Penggalangan dana tersebut dikumpulkan dari peserta yang hadir di Masjid Agung Al-Huda, Gereja GBIS dan Vihara Budi Bhakti. Jumlah donasi yang terkumpul adalah Rp20.130.000.
Dana yang terkumpul ini akan langsung dikirim kepada para korban yang membutuhkan.
"Berapa pun jumlahnya bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan untuk meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah di Palu, Sigi dan Donggala," lanjutnya.
Doa bersama tersebut dipimpin oleh KH Rusli Kurnain dan dihadiri Bupati Inhil yang diwakili oleh Kepala Kesbangpol Inhil Drs H Aslimudin, Forkopimda Inhil, Kepala Kantor Departemen Agama Inhil Drs Azhari, jajaran TNI dan Polri. Hadir juga tokoh agama dan tokoh masyarakat serta komponen masyarakat Inhil.(int/nol)
Sebagai wujud rasa simpati, Kodim 0314/Inhil menggelar doa bersama dan penggalangan dana untuk korban gempa bumi Palu, Sigi dan Donggala, Sulteng. Bagi yang beragama Islam dilaksanakan di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan dan yang beragama Nasrani di Gereja GBIS Kelurahan Sungai Beringin. Sedangkan yang beragama Budha dilaksanakan di Vihara Budi Bhakti Kelurahan Tembilahan Hulu, Rabu (10/10/2018).
Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Andrian Siregar menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada hadirin yang berkenan hadir dalam acara doa bersama ini untuk berzikir dan berdoa, memohon kepada Allah SWT untuk saudara yang tertimpa musibah bencana gempa bumi dan tsunami, agar di erikan kesabaran dan ketabahan dalam musibah bencana.
"Kejadian gempa bumi dan tsunami merupakan kejadian yang tidak bisa kita prediksi, itu merupakan takdir dari Allah SWT. Semua kejadian tersebut terjadi di luar kehendak kita semua. Untuk itu mari kita berdoa bersama semoga arwah para korban diterima amal ibadahnya dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SW. Begitu juga hendaknya bagi korban yang mengalami luka-luka dan masih berada di rumah sakit semoga diberikan kesembuhan," ungkapnya.
Dandim 0314/Inhil juga menambahkan doa bersama ini juga bertujuan untuk mendoakan agar Bangsa Indonesia terhindar dari berbagai marabahaya dan bencana dan krisis. Baik bencana alam gempa bumi, tsunami, gunung meletus, krisis ekonomi dan krisis moral. Serta bencana lainnya yang dialami bangsa Indonesia saat ini.
Penggalangan dana tersebut dikumpulkan dari peserta yang hadir di Masjid Agung Al-Huda, Gereja GBIS dan Vihara Budi Bhakti. Jumlah donasi yang terkumpul adalah Rp20.130.000.
Dana yang terkumpul ini akan langsung dikirim kepada para korban yang membutuhkan.
"Berapa pun jumlahnya bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan untuk meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah di Palu, Sigi dan Donggala," lanjutnya.
Doa bersama tersebut dipimpin oleh KH Rusli Kurnain dan dihadiri Bupati Inhil yang diwakili oleh Kepala Kesbangpol Inhil Drs H Aslimudin, Forkopimda Inhil, Kepala Kantor Departemen Agama Inhil Drs Azhari, jajaran TNI dan Polri. Hadir juga tokoh agama dan tokoh masyarakat serta komponen masyarakat Inhil.(int/nol)
Berita Lainnya
Buaya Muara Serang Warga Inhil, Polisi Imbau Warga Jauhi Sungai
Bencana Longsor Beruntun Intai Pesisir Inhil, Puluhan Keluarga Terancam
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu
Warga Desa Limau Inhil Digegerkan dengan Kemunculan Buaya di Lingkungan Perumahan
Seorang Nenek di Inhil Diterkam Buaya Saat Mencuci di Sungai, Beruntung Berhasil Diselamatkan Suami
Buaya Muara Serang Warga Inhil, Polisi Imbau Warga Jauhi Sungai
Bencana Longsor Beruntun Intai Pesisir Inhil, Puluhan Keluarga Terancam
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu
Warga Desa Limau Inhil Digegerkan dengan Kemunculan Buaya di Lingkungan Perumahan
Seorang Nenek di Inhil Diterkam Buaya Saat Mencuci di Sungai, Beruntung Berhasil Diselamatkan Suami