PILIHAN
Hasil Tes Kesehatan 2 Paslon Pilpres Diserahkan ke KPU Nanti Malam
Jakarta, Riauin.com - Hasil tes kesehatan kedua paslon capres-cawapres rencananya akan diserahkan tim dokter dari RSPAD Gatot Soebroto ke KPU, nanti malam. Setelah Minggu (12/8) kemarin, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, kini giliran pasangan Prabowo-Sandiaga Uno yang menjalani tes kesehatan.
"Nanti malem. Jadi setelah selesai pemeriksaan secara keseluruhan, tim dokter langsung melakukan rapat pleno nanti malam direncanakan hasilnya sudah bisa disampaikan ke KPU," kata Ketua KPU Arief Budiman di RSPAD, Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018).
Arief melanjutkan, pengumuman tes kesehatan akan dipaparkan bersamaan dengan persyaratan lainnya. Waktunya akan disesuaikan dengan jadwal yang sudah ditetapkan.
"Pengumuman nanti bersamaan dengan pemeriksaan syarat-syarat yang lain, pemeriksaan kesehatan kan salah satu saja diantara sekian banyak syarat," terangnya.
Sebelumnya, Arief mengatakan tes kesehatan ini tidak menentukan lolos tidaknya paslon capres-cawapres. Tes kesehatan akan diakumulatif dengan persyaratan lainnya, kemudian akan ditentukan mana yang memenuhi syarat atau tidak.
"Syarat kesehatan jasmani dan rohani hanya salah satu dari sekian banyak syarat yang harus dilengkapi. Syarat itu kan akumulatif jadi seluruh syarat harus terpenuhi. Diantara salah satu syarat tak terpenuhi, maka bisa dinyatakan tidak memenuhi sarat," tutur Arief.
Kata Arief, jika ada paslon yang tidak memenuhi syarat secara menyeluruh, paslon yang tak memenuhi syarat bisa diganti. "Bisa (Diganti)" singkat Arief.(int/nol)
"Nanti malem. Jadi setelah selesai pemeriksaan secara keseluruhan, tim dokter langsung melakukan rapat pleno nanti malam direncanakan hasilnya sudah bisa disampaikan ke KPU," kata Ketua KPU Arief Budiman di RSPAD, Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018).
Arief melanjutkan, pengumuman tes kesehatan akan dipaparkan bersamaan dengan persyaratan lainnya. Waktunya akan disesuaikan dengan jadwal yang sudah ditetapkan.
"Pengumuman nanti bersamaan dengan pemeriksaan syarat-syarat yang lain, pemeriksaan kesehatan kan salah satu saja diantara sekian banyak syarat," terangnya.
Sebelumnya, Arief mengatakan tes kesehatan ini tidak menentukan lolos tidaknya paslon capres-cawapres. Tes kesehatan akan diakumulatif dengan persyaratan lainnya, kemudian akan ditentukan mana yang memenuhi syarat atau tidak.
"Syarat kesehatan jasmani dan rohani hanya salah satu dari sekian banyak syarat yang harus dilengkapi. Syarat itu kan akumulatif jadi seluruh syarat harus terpenuhi. Diantara salah satu syarat tak terpenuhi, maka bisa dinyatakan tidak memenuhi sarat," tutur Arief.
Kata Arief, jika ada paslon yang tidak memenuhi syarat secara menyeluruh, paslon yang tak memenuhi syarat bisa diganti. "Bisa (Diganti)" singkat Arief.(int/nol)
Berita Lainnya
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing