PILIHAN
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026
Jabatan Tak Boleh Berkurban
28 Mei 2026
Utang Rp 35 Juta Berujung Rekayasa Nining Mati Tenggelam
Sukabumi, Riauin.com - Nining Sunarsih bikin geger setelah mengaku 1,5 tahun hilang akibat tenggelam di Palabuhanratu Sukabumi lalu tiba-tiba ditemukan selamat. Kejadian tersebut membetot perhatian publik yang menyangka perempuan berusia 52 tahun tersebut lolos dari maut. Cerita mistik menyeruak. Polisi turun tangan dan memastikan kisah Nining itu hanya bualan belaka.
Polisi mengungkap bahwa Nining merekayasa kematiannya gara-gara memiliki utang ke BRI Cisaat Sukabumi. Polisi memeriksa sejumlah saksi dari bank milik pemerintah tersebut.
Hasilnya, pihak Nining pernah mendatangi pihak bank dengan membawa surat kematian Nining. Lantaran percaya saja kabar musibah tersebut, bank menyatakan utang Rp 35 juta lunas.
Sore 8 Januari 2017, setelah kabar hilang tenggelam, Nining pernah menuju kediaman kerabatnya di Cianjur. "Di sana, Nining bercerita seolah mengaku tenggelam dan berdiskusi kecil, dia minta dicarikan pekerjaan di Jakarta," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo, Selasa (10/7/2018).
Di Cianjur, Nining menginap selama satu malam dan keesokan harinya atau pada 9 Januari 2017 dijemput untuk bekerja di Jakarta.
Polisi menjelaskan utang Rp 35 juta itu dipinjam Nining pada pertengahan 2016 dan dicicil sebanyak tujuh kali dengan nilai Rp 1,8 juta per bulan selama 2 tahun. Pada cicilan ke delapan, Nining mulai kebingungan lalu bersiasat merekayasa kematiannya.
"Karena tidak sanggup membayar cicilan, dibuatlah rekayasa tersebut (Nining tenggelam). Tanggal 31 Januari 2017 pihak bank menyatakan utang Bu Nining lunas, ada kerabat Nining yang mengantarkan surat keterangan kematian Nining ke BRI," tutur Susatyo.
"Selain utang dianggap lunas, pihak bank juga menyerahkan kembali sertifikat rumah yang dijadikan jaminan kepada pihak keluarga," kata Susatyo menambahkan.
Pihak BRI belum menyampaikan keterangan. Petugas BRI Cisaat meminta wartawan untuk meminta keterangan dari pihak Cabang BRI Sukabumi. Hingga kini belum ada respons dari BRI.(int/nol)
Polisi mengungkap bahwa Nining merekayasa kematiannya gara-gara memiliki utang ke BRI Cisaat Sukabumi. Polisi memeriksa sejumlah saksi dari bank milik pemerintah tersebut.
Hasilnya, pihak Nining pernah mendatangi pihak bank dengan membawa surat kematian Nining. Lantaran percaya saja kabar musibah tersebut, bank menyatakan utang Rp 35 juta lunas.
Sore 8 Januari 2017, setelah kabar hilang tenggelam, Nining pernah menuju kediaman kerabatnya di Cianjur. "Di sana, Nining bercerita seolah mengaku tenggelam dan berdiskusi kecil, dia minta dicarikan pekerjaan di Jakarta," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo, Selasa (10/7/2018).
Di Cianjur, Nining menginap selama satu malam dan keesokan harinya atau pada 9 Januari 2017 dijemput untuk bekerja di Jakarta.
Polisi menjelaskan utang Rp 35 juta itu dipinjam Nining pada pertengahan 2016 dan dicicil sebanyak tujuh kali dengan nilai Rp 1,8 juta per bulan selama 2 tahun. Pada cicilan ke delapan, Nining mulai kebingungan lalu bersiasat merekayasa kematiannya.
"Karena tidak sanggup membayar cicilan, dibuatlah rekayasa tersebut (Nining tenggelam). Tanggal 31 Januari 2017 pihak bank menyatakan utang Bu Nining lunas, ada kerabat Nining yang mengantarkan surat keterangan kematian Nining ke BRI," tutur Susatyo.
"Selain utang dianggap lunas, pihak bank juga menyerahkan kembali sertifikat rumah yang dijadikan jaminan kepada pihak keluarga," kata Susatyo menambahkan.
Pihak BRI belum menyampaikan keterangan. Petugas BRI Cisaat meminta wartawan untuk meminta keterangan dari pihak Cabang BRI Sukabumi. Hingga kini belum ada respons dari BRI.(int/nol)
Berita Lainnya
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Verifikasi Cap Pos Pendaftar KPID Riau Ditargetkan Rampung Jumat Ini
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
Petugas Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Siak dan Pelalawan, Titik Api Baru Muncul di Rupat
Verifikasi Cap Pos Pendaftar KPID Riau Ditargetkan Rampung Jumat Ini