PILIHAN
Senangnya Warga Pasar Pengalihan Enok Inhil Berjumpa Syamsuar Calon Gubernur Riau Nomor 1
TEMBILAHAN, Riauin.com - Spontan saja kalimat Alhamdulillah meluncur dari mulut Ibu Erni, pedagang sayur-sayuran ketika bersalaman dengan Calon Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi, yang melakukan blusukan di Pasar Pengalihan, Kecamatan Enok, Indragiri Hilir (Inhil), Minggu (1/4/2018).
Alhamdulillah, senang saya bisa bersalaman dengan Pak Syamsuar. Semoga bapak nantinya menjadi Gubernur Riau, kata Ibu Eni dan dijawab Syamsuar, aaminn.
Usai bertatap muka dengan satu pedagang ke pedagang lainnya, sampailah tatap muka dengan pedagang ikan, Raja Mahyudin.
Ini Pak Syamsuar, ye. Bupati Siak tu kan, kata Raja Mahyudin ketika dihampiri Syamsuar.
Begitu Syamsuar menanyakan apa keluhan, Raja Mahyudin langsung saja menyampaikan keluhannya, bahwa saat ini daya beli masyarakat jauh berkurang.
Aduh emak, Pak. Kalau Pak Syamsuar jadi Gubernur Riau tolonglah kami, Pak. Pembeli sepi betul, jauh berkurang, keluhRaja Mahyudin.
Jam segini, kata Raja Mahyudin (saat itu jarum jam menunjukan pukul 10.35 WIB), ikan masih banyak. Penjualan Raja Mahyudin tak seberapa.
Jam segini baru Rp200 ribu jual beli, Pak. Biasenye jam-jam segini pasar ini penuh, ikan pun tinggal siket. Tapi sekarang tak kesah, Pak, kata Raja Mahyudin dengan logat Melayu yang kental sambil mengeluarkan uang jualannya dari kantong plastik asoi.
Ape pasal daya beli berkurang?, tanya Syamsuar.
Harga pertanian bekurang, Pak. Harga kalapa, kopra, pinang, dan kelapa sawit anjlok. Sementare masyarakat di sini mata pencariannye petani, Pak, jawabRaja Mahyudin.
Insya Allah, jika sayo diamanahkan menjadi Gubernur Riau nantinya, masalah ini menjadi perhatian sayo, same-same kito mencari solusi yang terbaik, ucap Syamsuar.
Diketahui, secara umum dalam tiga bulan belakangan ini harga kelapa per kilogramnya hanya Rp 1.300 padahal sebelumnya Rp 2.500. Buah pinang sekarang harganya Rp 7.000 sebelumnya Rp 14.000. Sementara harga sawit kini hanya Rp 900 sebelumnya Rp 1.300. (Rls)
Alhamdulillah, senang saya bisa bersalaman dengan Pak Syamsuar. Semoga bapak nantinya menjadi Gubernur Riau, kata Ibu Eni dan dijawab Syamsuar, aaminn.
Usai bertatap muka dengan satu pedagang ke pedagang lainnya, sampailah tatap muka dengan pedagang ikan, Raja Mahyudin.
Ini Pak Syamsuar, ye. Bupati Siak tu kan, kata Raja Mahyudin ketika dihampiri Syamsuar.
Begitu Syamsuar menanyakan apa keluhan, Raja Mahyudin langsung saja menyampaikan keluhannya, bahwa saat ini daya beli masyarakat jauh berkurang.
Aduh emak, Pak. Kalau Pak Syamsuar jadi Gubernur Riau tolonglah kami, Pak. Pembeli sepi betul, jauh berkurang, keluhRaja Mahyudin.
Jam segini, kata Raja Mahyudin (saat itu jarum jam menunjukan pukul 10.35 WIB), ikan masih banyak. Penjualan Raja Mahyudin tak seberapa.
Jam segini baru Rp200 ribu jual beli, Pak. Biasenye jam-jam segini pasar ini penuh, ikan pun tinggal siket. Tapi sekarang tak kesah, Pak, kata Raja Mahyudin dengan logat Melayu yang kental sambil mengeluarkan uang jualannya dari kantong plastik asoi.
Ape pasal daya beli berkurang?, tanya Syamsuar.
Harga pertanian bekurang, Pak. Harga kalapa, kopra, pinang, dan kelapa sawit anjlok. Sementare masyarakat di sini mata pencariannye petani, Pak, jawabRaja Mahyudin.
Insya Allah, jika sayo diamanahkan menjadi Gubernur Riau nantinya, masalah ini menjadi perhatian sayo, same-same kito mencari solusi yang terbaik, ucap Syamsuar.
Diketahui, secara umum dalam tiga bulan belakangan ini harga kelapa per kilogramnya hanya Rp 1.300 padahal sebelumnya Rp 2.500. Buah pinang sekarang harganya Rp 7.000 sebelumnya Rp 14.000. Sementara harga sawit kini hanya Rp 900 sebelumnya Rp 1.300. (Rls)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V