PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Senangnya Warga Pasar Pengalihan Enok Inhil Berjumpa Syamsuar Calon Gubernur Riau Nomor 1
TEMBILAHAN, Riauin.com - Spontan saja kalimat Alhamdulillah meluncur dari mulut Ibu Erni, pedagang sayur-sayuran ketika bersalaman dengan Calon Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi, yang melakukan blusukan di Pasar Pengalihan, Kecamatan Enok, Indragiri Hilir (Inhil), Minggu (1/4/2018).
Alhamdulillah, senang saya bisa bersalaman dengan Pak Syamsuar. Semoga bapak nantinya menjadi Gubernur Riau, kata Ibu Eni dan dijawab Syamsuar, aaminn.
Usai bertatap muka dengan satu pedagang ke pedagang lainnya, sampailah tatap muka dengan pedagang ikan, Raja Mahyudin.
Ini Pak Syamsuar, ye. Bupati Siak tu kan, kata Raja Mahyudin ketika dihampiri Syamsuar.
Begitu Syamsuar menanyakan apa keluhan, Raja Mahyudin langsung saja menyampaikan keluhannya, bahwa saat ini daya beli masyarakat jauh berkurang.
Aduh emak, Pak. Kalau Pak Syamsuar jadi Gubernur Riau tolonglah kami, Pak. Pembeli sepi betul, jauh berkurang, keluhRaja Mahyudin.
Jam segini, kata Raja Mahyudin (saat itu jarum jam menunjukan pukul 10.35 WIB), ikan masih banyak. Penjualan Raja Mahyudin tak seberapa.
Jam segini baru Rp200 ribu jual beli, Pak. Biasenye jam-jam segini pasar ini penuh, ikan pun tinggal siket. Tapi sekarang tak kesah, Pak, kata Raja Mahyudin dengan logat Melayu yang kental sambil mengeluarkan uang jualannya dari kantong plastik asoi.
Ape pasal daya beli berkurang?, tanya Syamsuar.
Harga pertanian bekurang, Pak. Harga kalapa, kopra, pinang, dan kelapa sawit anjlok. Sementare masyarakat di sini mata pencariannye petani, Pak, jawabRaja Mahyudin.
Insya Allah, jika sayo diamanahkan menjadi Gubernur Riau nantinya, masalah ini menjadi perhatian sayo, same-same kito mencari solusi yang terbaik, ucap Syamsuar.
Diketahui, secara umum dalam tiga bulan belakangan ini harga kelapa per kilogramnya hanya Rp 1.300 padahal sebelumnya Rp 2.500. Buah pinang sekarang harganya Rp 7.000 sebelumnya Rp 14.000. Sementara harga sawit kini hanya Rp 900 sebelumnya Rp 1.300. (Rls)
Alhamdulillah, senang saya bisa bersalaman dengan Pak Syamsuar. Semoga bapak nantinya menjadi Gubernur Riau, kata Ibu Eni dan dijawab Syamsuar, aaminn.
Usai bertatap muka dengan satu pedagang ke pedagang lainnya, sampailah tatap muka dengan pedagang ikan, Raja Mahyudin.
Ini Pak Syamsuar, ye. Bupati Siak tu kan, kata Raja Mahyudin ketika dihampiri Syamsuar.
Begitu Syamsuar menanyakan apa keluhan, Raja Mahyudin langsung saja menyampaikan keluhannya, bahwa saat ini daya beli masyarakat jauh berkurang.
Aduh emak, Pak. Kalau Pak Syamsuar jadi Gubernur Riau tolonglah kami, Pak. Pembeli sepi betul, jauh berkurang, keluhRaja Mahyudin.
Jam segini, kata Raja Mahyudin (saat itu jarum jam menunjukan pukul 10.35 WIB), ikan masih banyak. Penjualan Raja Mahyudin tak seberapa.
Jam segini baru Rp200 ribu jual beli, Pak. Biasenye jam-jam segini pasar ini penuh, ikan pun tinggal siket. Tapi sekarang tak kesah, Pak, kata Raja Mahyudin dengan logat Melayu yang kental sambil mengeluarkan uang jualannya dari kantong plastik asoi.
Ape pasal daya beli berkurang?, tanya Syamsuar.
Harga pertanian bekurang, Pak. Harga kalapa, kopra, pinang, dan kelapa sawit anjlok. Sementare masyarakat di sini mata pencariannye petani, Pak, jawabRaja Mahyudin.
Insya Allah, jika sayo diamanahkan menjadi Gubernur Riau nantinya, masalah ini menjadi perhatian sayo, same-same kito mencari solusi yang terbaik, ucap Syamsuar.
Diketahui, secara umum dalam tiga bulan belakangan ini harga kelapa per kilogramnya hanya Rp 1.300 padahal sebelumnya Rp 2.500. Buah pinang sekarang harganya Rp 7.000 sebelumnya Rp 14.000. Sementara harga sawit kini hanya Rp 900 sebelumnya Rp 1.300. (Rls)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK