Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
Riau Terdeteksi 207 Titik Panas, BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sejumlah Wilayah
RIAUIN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi sebanyak 207 titik panas (hotspot) tersebar di wilayah Provinsi Riau hingga Kamis malam. Meski demikian, potensi hujan berintensitas ringan masih membasahi sejumlah daerah pada Jumat (28/8/2026).
Titik panas terbanyak di Riau berada di Kabupaten Pelalawan dengan 91 titik, disusul Indragiri Hilir 58 titik, Siak 19 titik, Kuantan Singingi 18 titik, dan Indragiri Hulu 17 titik. Selain itu, titik panas juga terpantau di Kabupaten Bengkalis sebanyak 2 titik, Kota Dumai 1 titik, dan Kota Pekanbaru 1 titik. Secara keseluruhan di Pulau Sumatera, tercatat ada 2.051 titik panas yang mendominasi wilayah Sumatera Selatan dengan 1.280 titik.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, menyampaikan bahwa kondisi cuaca Riau secara umum berada pada kondisi udara kabur hingga berawan sejak pagi hari. Potensi hujan ringan diprakirakan mulai turun di beberapa tempat pada siang hingga sore hari.
"Siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Bengkalis, Pelalawan, Kampar, dan Kota Dumai," kata Bella.
Ia menambahkan, kondisi udara kabur hingga berawan masih bertahan hingga malam dan dini hari. Hujan berintensitas ringan pada kurun waktu tersebut hanya tersisa di area terbatas.
"Untuk malam hingga dini hari, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir," ujarnya.
BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celcius dengan kelembapan udara 50 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 sampai 30 kilometer per jam. Hingga saat ini, belum ada peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan untuk wilayah Riau.
Sementara itu, kondisi gelombang laut di wilayah perairan Riau berada di kisaran 0,5 hingga 1,25 meter. BMKG memastikan tinggi gelombang tersebut masih masuk dalam kategori rendah dan aman untuk aktivitas pelayaran lokal. (Bil)
Berita Lainnya
Polda Riau Jadi Pusat Konsolidasi Sinergi Penanganan Karhutla
Tekan Risiko Karhutla, Pemprov Riau Wajibkan Korporasi Siagakan Regu Pemadam Sesuai Luas Lahan
Pekanbaru dan Pelalawan Tetapkan Tanggap Darurat Karhutla, Sekolah Diliburkan
DPRD Riau Minta Bapenda Maksimalkan Sektor Pajak dan Aset demi Target APBD 2027
Inhil Dominasi Lokasi Sebaran, Hujan Hasil Modifikasi Cuaca Tekan Jumlah Titik Panas di Riau
Kabut Asap Meluas ke 10 Daerah, Kasus Gangguan Kesehatan di Riau Capai 1.960 Orang
Polda Riau Jadi Pusat Konsolidasi Sinergi Penanganan Karhutla
Tekan Risiko Karhutla, Pemprov Riau Wajibkan Korporasi Siagakan Regu Pemadam Sesuai Luas Lahan
Pekanbaru dan Pelalawan Tetapkan Tanggap Darurat Karhutla, Sekolah Diliburkan
DPRD Riau Minta Bapenda Maksimalkan Sektor Pajak dan Aset demi Target APBD 2027
Inhil Dominasi Lokasi Sebaran, Hujan Hasil Modifikasi Cuaca Tekan Jumlah Titik Panas di Riau
Kabut Asap Meluas ke 10 Daerah, Kasus Gangguan Kesehatan di Riau Capai 1.960 Orang