Panitia Targetkan Astaka Utama MTQ Riau di Tepian Narosa Rampung Juni Ini
RIAUIN.COM - Provinsi Riau tengah mematangkan persiapan akhir menjelang pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an atau MTQ ke-44 tingkat provinsi yang tahun ini dipusatkan di Kabupaten Kuantan Singingi. Fokus utama panitia kini tertuju pada perampungan astaka utama di Tepian Narosa yang dirancang memadukan arsitektur khas Melayu dan panorama alam Sungai Kuantan. Fasilitas tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya sebelum pembukaan resmi pada akhir Juni ini.
Aparatur Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi bersama panitia pelaksana telah melakukan inspeksi mendadak ke lokasi proyek untuk memastikan pengerjaan fisik berjalan sesuai jadwal. Langkah ini diambil guna menjamin kenyamanan belasan kafilah dari 12 kabupaten dan kota se-Riau yang akan berkompetisi selama delapan hari penuh. Pihak penyelenggara optimistis infrastruktur arena utama dapat selesai tepat waktu demi kelancaran syiar keagamaan tersebut.
Asisten III Sekretariat Daerah Kuantan Singingi Azhar Ali menyatakan bahwa realisasi pembangunan di lapangan menunjukkan tren positif. Berdasarkan peninjauan bersama Ketua Pelaksana MTQ Indra Sukri dan Ketua Gelanggang Herlianto, seluruh tahapan konstruksi astaka dinilai masih berada dalam jalur yang direncanakan dan siap digunakan sebelum hari peluncuran acara.
Berdasarkan agenda resmi, pergelaran keagamaan terbesar di Bumi Lancang Kuning ini akan berlangsung mulai 26 Juni hingga 3 Juli 2026. Selain pematangan arena utama, panitia daerah juga sedang merampungkan kesiapan sektor akomodasi bagi para tamu serta koordinasi intensif bersama dewan hakim yang akan bertugas.
Untuk menambah daya tarik bagi pengunjung dari berbagai daerah di Riau, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi turut mengintegrasikan agenda budaya tahunan ke dalam rangkaian acara. Tradisi Pacu Jalur Rayon II dipastikan siap digelar sempena pelaksanaan MTQ guna mendongkrak sektor pariwisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
Pihak panitia kebudayaan juga telah membuka loket pendaftaran bagi para peserta lomba dayung tradisional tersebut. Indra Sukri selaku perwakilan penyelenggara mengimbau seluruh pemilik perahu andalan, baik yang berasal dari wilayah Kuantan Singingi maupun Kabupaten Indragiri Hulu, untuk segera meregistrasikan tim mereka di sekretariat resmi agar kemeriahan pesta rakyat ini dapat berjalan maksimal.
Pemerintah daerah berharap kolaborasi antara syiar religius dan festival budaya ini tidak hanya sukses dari segi penyelenggaraan, tetapi juga mampu meninggalkan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal. Keberadaan astaka baru di Tepian Narosa ini bahkan digadang-gadang bakal menjadi ikon arsitektur baru bagi wilayah tersebut di masa depan. (Adv)
Berita Lainnya
Kuansing Percantik Kawasan Tepian Narosa Jelang MTQ Riau 2026
Jelang MTQ ke-44 Riau, ASN Pemkab Kuansing Mobilisasi Pembersihan Kota Teluk Kuantan
Tepian Narosa Jadi Arena Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Durasi Pacu Jalur Rayon II Diperpanjang
Lebih dari 4.000 Orang Bakal Ramaikan Pawai Taaruf MTQ Riau di Kuansing
Sekda Kuansing Instruksikan Integrasi Lintas Sektoral demi Sukses MTQ Riau
Tinjau Venue MTQ Riau, Bupati Kuansing Minta Seluruh Persiapan Tuntas Sebelum Pembukaan
Kuansing Percantik Kawasan Tepian Narosa Jelang MTQ Riau 2026
Jelang MTQ ke-44 Riau, ASN Pemkab Kuansing Mobilisasi Pembersihan Kota Teluk Kuantan
Tepian Narosa Jadi Arena Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Durasi Pacu Jalur Rayon II Diperpanjang
Lebih dari 4.000 Orang Bakal Ramaikan Pawai Taaruf MTQ Riau di Kuansing
Sekda Kuansing Instruksikan Integrasi Lintas Sektoral demi Sukses MTQ Riau
Tinjau Venue MTQ Riau, Bupati Kuansing Minta Seluruh Persiapan Tuntas Sebelum Pembukaan