• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Tiga Kali Razia Dua Minggu: PETI di Cerenti Tetap Menjamur, Hukum Dinilai Ompong
09 Juni 2026
Baru Diperbaiki Kurang dari Setahun, Irigasi Bendungan Pauh Pangean Kuansing Jebol Lagi
09 Juni 2026
Cerenti 'Menyala' Lagi: Baru Dua Hari Razia, Ratusan Rakit PETI Kembali Beroperasi
08 Juni 2026
Sebut Bakar Rakit Hanya Sandiwara, Warga Kuansing Tantang Polisi Tangkap Pengepul Emas
08 Juni 2026
Usai Minta Maaf dan Bikin Pernyataan, Polisi Lepaskan Dua 'Pocong' Jadi-jadian di Taluk Kuansing
07 Juni 2026

  • Home
  • Kuantan Singingi

Tiga Kali Razia Dua Minggu: PETI di Cerenti Tetap Menjamur, Hukum Dinilai Ompong

Redaksi

Selasa, 09 Juni 2026 16:49:11 WIB
Cetak

Pembakaran Rakit PETI

 

Laporan: Hendrianto.

RIAUIN.COM— Penegakan hukum terhadap Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Polsek Cerenti dipertanyakan. Dalam dua minggu terakhir, aparat sudah tiga kali menggelar razia.

Namun, aktivitas ilegal ini bukannya berhenti, malah kian menjamur. Pantauan di sepanjang Sungai Kuantan dia hari lalu memperlihatkan pemandangan kontras.Rakit-rakit dompeng ilegal masih bebas berjejer.

Deru mesin penambang terdengar nyaring, seolah menantang hukum yang baru saja ditegakkan.

Kondisi ini memicu pertanyaan besar dari masyarakat. Rakit yang berjejer terbuka menjadi bukti kasat mata. Hukum di wilayah itu dinilai sedang tidak berdaya.

Polisi sebagai garda terdepan tidak boleh membiarkan pelanggaran di depan mata. Hal ini dinilai melukai rasa keadilan publik. Aparat seharusnya malu kepada warga yang setiap hari menonton pembiaran tersebut.

Menurur Akademisi Riau, Zulwisman SH MG, dampak PETI ini tidak hanya merusak wibawa hukum. Bencana ekologis kini mengintai warga. Jika sungai terus dikeruk, akibatnya bisa fatal.

"Pengerukan tanpa kendali ini membuat tebing sungai rawan runtuh. Jika tebing ambrol, rumah warga di pinggir sungai terancam ambles dan hanyut, " ucapnya.

Celakanya, perbaikan kerusakan ini tidak mudah. Biaya pembangunan turap penahan tebing sangat mahal. Di sisi lain, pemerintah belum tentu bisa cepat mengalokasikan anggaran untuk pembangunannya. Warga pun terpaksa hidup dalam ancaman bencana.

Informasi di lapangan menyebutkan, pola penertiban selama ini tidak efektif. Petugas memang turun membakar rakit. Namun, tindakan itu hanya menjadi solusi sementara.

Selang beberapa hari, pelaku kembali membangun rakit baru. Publik menilai polisi hanya menyasar pekerja kecil. Sementara itu, pemodal dan aktor intelektualnya tetap aman tak tersentuh.

Pendekatan hukum setengah hati ini bikin pelaku tak pernah jera. Akibatnya, kepercayaan masyarakat terhadap Polri terus tergerus. Spanduk larangan kini dinilai hanya jadi pajangan tanpa taring.

Melihat kondisi yang berlarut-larut, desakan agar Kapolda Riau turun tangan makin menguat. Kapolda diminta tidak menutup mata terhadap kinerja jajarannya di tingkat bawah.

Publik secara tegas meminta Kapolda mengevaluasi total kinerja para Kapolsek. Terutama mereka yang di wilayah hukumnya marak ditemukan aktivitas PETI, seperti di Cerenti dan wilayah lainya.

"Jika terbukti tidak mampu atau terkesan melakukan pembiaran, pencopotan jabatan dinilai menjadi langkah yang tepat, " kata Ketua LSM Suluh Kuansing Nerdi Wantomes SH.

Menurut Nerdi, langkah tegas dari pimpinan tertinggi Polda Riau ini mutlak diperlukan. Evaluasi ini penting demi mengembalikan marwah institusi, sekaligus membuktikan bahwa kepolisian adalah penegak hukum yang disegani, bukan yang diabaikan. (***)
 


Sumber : Riauin.com /  Editor : Hendrianto


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Sukseskan MTQ Riau 2026, Pemkab Kuansing dan Telkomsel Matangkan Infrastruktur Digital

Tata Cahaya Kota Teluk Kuantan Dibenahi demi Kenyamanan Tamu MTQ Riau

Dinas Kesehatan Kuansing Siagakan ICU Mini Sepanjang Rute MTQ Riau

Cerenti 'Menyala' Lagi: Baru Dua Hari Razia, Ratusan Rakit PETI Kembali Beroperasi

Sebut Bakar Rakit Hanya Sandiwara, Warga Kuansing Tantang Polisi Tangkap Pengepul Emas

Usai Minta Maaf dan Bikin Pernyataan, Polisi Lepaskan Dua 'Pocong' Jadi-jadian di Taluk Kuansing

Sukseskan MTQ Riau 2026, Pemkab Kuansing dan Telkomsel Matangkan Infrastruktur Digital

Tata Cahaya Kota Teluk Kuantan Dibenahi demi Kenyamanan Tamu MTQ Riau

Dinas Kesehatan Kuansing Siagakan ICU Mini Sepanjang Rute MTQ Riau

Cerenti 'Menyala' Lagi: Baru Dua Hari Razia, Ratusan Rakit PETI Kembali Beroperasi

Sebut Bakar Rakit Hanya Sandiwara, Warga Kuansing Tantang Polisi Tangkap Pengepul Emas

Usai Minta Maaf dan Bikin Pernyataan, Polisi Lepaskan Dua 'Pocong' Jadi-jadian di Taluk Kuansing

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Cerenti 'Menyala' Lagi: Baru Dua Hari Razia, Ratusan Rakit PETI Kembali Beroperasi
  • 2 Sebut Bakar Rakit Hanya Sandiwara, Warga Kuansing Tantang Polisi Tangkap Pengepul Emas
  • 3 Usai Minta Maaf dan Bikin Pernyataan, Polisi Lepaskan Dua 'Pocong' Jadi-jadian di Taluk Kuansing
  • 4 Dua Remaja Berbaju Pocong Keliling Pakai Motor, Diamankan Polres Kuansing
  • 5 Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
  • 6 Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
  • 7 Capaian Rendah, Pekanbaru Berada di Peringkat 9 Program Cek Kesehatan Gratis di Riau
  • 8 Kebijakan Pemindahan Pohon di Pekanbaru Dinilai Tabrak Semangat Ranperda Penghijauan
  • 9 Harga TBS Swadaya Riau Turun Akibat Merosotnya Nilai Jual CPO KPBN
Terkini +INDEKS

Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan

09 Juni 2026
Jelang Kunjungan Mendagri, Pemprov Riau Rampungkan Laporan Tiga Program Prioritas Pusat
09 Juni 2026
Sukseskan MTQ Riau 2026, Pemkab Kuansing dan Telkomsel Matangkan Infrastruktur Digital
09 Juni 2026
Penyelundupan Narkoba di Pesisir Riau Digagalkan, Kurir Dikendalikan Jaringan Internasional
09 Juni 2026
Tata Cahaya Kota Teluk Kuantan Dibenahi demi Kenyamanan Tamu MTQ Riau
09 Juni 2026
Tiga Kali Razia Dua Minggu: PETI di Cerenti Tetap Menjamur, Hukum Dinilai Ompong
09 Juni 2026
CPO Melonjak, Harga Sawit Swadaya Riau Tembus Rp 3.674/Kilogram
09 Juni 2026
Dongkrak Indeks Akademis, Pekanbaru Raih Nilai Kompetensi Siswa Tertinggi di Sumatera
09 Juni 2026
Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pekanbaru Robohkan Puluhan Lapak di Atas Trotoar Jalan HR Soebrantas
09 Juni 2026
BRK Syariah Perkokoh Fundamental Bisnis, RUPS Setujui Laporan Tahunan dan Penguatan Permodalan
09 Juni 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved