Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
BMKG Deteksi 113 Titik Panas di Sumatera, Riau Sumbang Delapan Spot
RIAUIN.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru memantau kemunculan 113 titik panas yang tersebar di wilayah Pulau Sumatera. Berdasarkan pemutakhiran data hingga menjelang tengah malam, Provinsi Riau menyumbang delapan titik panas yang terdeteksi di empat wilayah kabupaten.
Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru Putri S menyampaikan bahwa delapan titik panas di Riau tersebut tersebar merata di Kabupaten Pelalawan, Bengkalis, Rokan Hulu, dan Rokan Hilir, di mana masing-masing wilayah memiliki dua titik. Secara cakupan yang lebih luas, Sumatera Utara menjadi wilayah dengan konsentrasi hotspot tertinggi mencapai 40 titik, diikuti Aceh dengan 31 titik, Sumatera Selatan 15 titik, Sumatera Barat 12 titik, serta Jambi 7 titik.
Meski terpantau ada indikasi peningkatan suhu lewat titik panas, BMKG memastikan tidak ada indikasi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Riau. Karakteristik cuaca pada siang hari diprediksi tetap didominasi oleh kondisi cerah hingga cerah berawan, dengan kelembapan udara berada pada rentang 55 hingga 98 persen dan suhu udara maksimal menyentuh 34 derajat Celcius.
Kendati demikian, potensi fluktuasi cuaca berupa hujan dengan intensitas ringan tetap membayangi sejumlah kawasan daratan pada sore hingga malam hari. Area yang diprediksi mengalami hujan lokal tersebut meliputi Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi, dan sebagian Rokan Hilir. Pergerakan angin secara umum bertiup dari arah selatan menuju barat laut dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 30 kilometer per jam.
Memasuki waktu dini hari, fenomena udara kabur diperkirakan bakal menyelimuti sebagian besar atmosfer Riau. Bersamaan dengan itu, hujan dengan skala ringan hingga sedang berpeluang mengguyur zona pesisir, seperti Kabupaten Bengkalis, Siak, Pelalawan, Rokan Hilir, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, serta Kota Dumai.
Sementara itu, untuk sektor keselamatan transportasi laut, BMKG merilis kondisi gelombang di perairan Provinsi Riau masih berada dalam batas aman. Ketinggian gelombang laut diperkirakan hanya berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter, yang masuk dalam kategori rendah. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan pada malam hingga dini hari tetap diminta untuk mengantisipasi perubahan kondisi cuaca setempat. (Bil)
Berita Lainnya
Tim Gabungan Fokus Basmi Bara Gambut Karhutla Kerumutan
Riau Terdeteksi 207 Titik Panas, BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sejumlah Wilayah
Polda Riau Jadi Pusat Konsolidasi Sinergi Penanganan Karhutla
Tekan Risiko Karhutla, Pemprov Riau Wajibkan Korporasi Siagakan Regu Pemadam Sesuai Luas Lahan
Pekanbaru dan Pelalawan Tetapkan Tanggap Darurat Karhutla, Sekolah Diliburkan
DPRD Riau Minta Bapenda Maksimalkan Sektor Pajak dan Aset demi Target APBD 2027
Tim Gabungan Fokus Basmi Bara Gambut Karhutla Kerumutan
Riau Terdeteksi 207 Titik Panas, BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sejumlah Wilayah
Polda Riau Jadi Pusat Konsolidasi Sinergi Penanganan Karhutla
Tekan Risiko Karhutla, Pemprov Riau Wajibkan Korporasi Siagakan Regu Pemadam Sesuai Luas Lahan
Pekanbaru dan Pelalawan Tetapkan Tanggap Darurat Karhutla, Sekolah Diliburkan
DPRD Riau Minta Bapenda Maksimalkan Sektor Pajak dan Aset demi Target APBD 2027