• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
08 Juli 2026
Bupati Kuansing Pernah Ingatkan Stafsusnya: Kalau Ndak Kaya, Masuk Penjara
08 Juli 2026
Siasat Sembunyikan Mobil Suap Gagal, KPK Sita Land Cruiser Bupati Kuansing di Pematangsiantar
08 Juli 2026
Pasca-OTT KPK, Faksi Pejabat Eselon II Pemkab Kuansing Dilaporkan Pecah Tiga
07 Juli 2026
Respons Unik OTT Bupati Kuansing: Warga Bersyukur dan Minta KPK Jangan Pulang ke Jakarta
07 Juli 2026

  • Home
  • Opini

Politik Isi Kantong

Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 14:43:23 WIB
Cetak

Ilustrasi

 

Oleh: Hendrianto

SIAPKAN kopi pahit. Duduk tenang. Mari bicara jujur soal masa depan Kuansing.

Lupakan sejenak soal gelar akademik. Simpan dulu soal visi misi yang muluk-muluk itu. 

Di atas kertas, anak muda kita luar biasa. Pintar? Banyak. Hebat? Melimpah. Tapi ada satu pertanyaan yang lebih tajam dari silet: Punya uang tidak?

Politik kita hari ini bukan soal siapa yang paling cerdas. Bukan juga soal siapa yang paling patut. Ini soal isi dompet. Atau, soal siapa yang berdiri di belakangnya dengan tumpukan uang.

Coba hitung. Mau maju saja, pintu pertama sudah sangat mahal. Namanya rekomendasi partai. Itu bukan gratisan. Angkanya sudah miliaran. Itu baru tiket masuk. Baru mau "nyewa" perahu. Belum lagi urusan bensinnya.

Setelah dapat perahu, mesin harus jalan. Tim sukses perlu makan. Baliho perlu dicetak. Konsolidasi ke desa-desa butuh biaya. Dari hulu ke hilir, isinya cuma satu: transaksi.

Lalu ada hantu yang paling nyata: serangan fajar. Ini rahasia umum yang semua orang tahu tapi pura-pura tidak tahu. 

Bayangkan kalau main curang pakai cara ini. Satu suara dihargai sekian, kalikan dengan jumlah pemilih. Angkanya bikin kepala pening. Tak terbayangkan.

Namun, mari kita berandai-andai sedikit. Bagaimana kalau polanya diubah? Bagaimana kalau pemilihan tidak lagi langsung oleh rakyat, melainkan lewat tangan Dewan (DPRD)? Apakah biayanya jadi murah?

Jangan mimpi. Kalkulasinya cuma pindah alamat. Jika dalam pemilihan langsung kandidat harus "menebar jala" ke ratusan ribu pemilih, dalam pemilihan lewat Dewan, harganya hanya pindah ke "meja-meja terhormat".

Secara jumlah, orang yang harus "diyakinkan" memang lebih sedikit. Tapi jangan salah, harga per kepalanya melonjak berkali-kali lipat. Ini bukan lagi soal uang receh yang menyebar ke desa, ini soal uang ketok" yang angkanya bisa bikin sesak napas.

Penyandang dana atau cukong justru lebih suka skema ini. Lebih efisien, katanya. Daripada membiayai kampanye terbuka yang melelahkan dan penuh risiko, lebih baik fokus "mengamankan" suara di parlemen. Transaksinya lebih sunyi, di ruang-ruang gelap, jauh dari mata publik, tapi daya rusaknya tetap sama.

Maka, kalau kita meneropong siapa pemimpin Kuansing ke depan, jawabannya tetap klise. Mau dia tokoh tua yang sudah mapan, atau anak muda yang enerjik, pertanyaannya tetap sama: Siapa yang punya modal?

Kasihan anak muda kita. Banyak yang punya kredibilitas. Banyak yang punya kualitas. Mereka punya ide segar untuk membangun negeri ini. Tapi begitu bicara operasional politik—baik lewat jalur rakyat maupun jalur Dewan—mereka langsung "tiarap".

Logikanya jadi rusak. Kalau mau menang harus punya uang banyak. Kalau tidak punya uang pribadi, ya cari penyandang dana. Di sinilah bahayanya. 

Kalau sudah pakai uang orang, nanti kalau duduk juga harus "balas budi". Rakyat cuma dapat janji, penyandang dana dapat proyek. Lingkaran setan ini terus berputar.

Jadi, jangan heran kalau nanti yang muncul adalah wajah-wajah itu saja. Atau orang baru yang isi kantongnya tebal. Politik berbiaya tinggi ini sudah merusak akal sehat. Kita bukan lagi mencari pemimpin yang bisa mengurus rakyat. Kita sedang mencari siapa yang paling kuat bertahan dalam "perang" modal.

Kuansing butuh orang pintar. Kuansing butuh orang hebat. Tapi yang lebih penting: Kuansing butuh sistem yang tidak mengharuskan orang jadi "miskin" dulu baru bisa jadi pemimpin.

Kalau tidak, ya sudah. Siapkan saja dompetmu sebelum siapkan visimu. Kredibilitas memang penting. Tapi di kotak suara—maupun di kursi Dewan—uang seringkali bicara lebih keras.

Begitulah. (***)

(Penulis merupakan jurnalis di riauin.com dan pemerhati politik lokal)  


Sumber : Riauin.com /  Editor : Hendrianto


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Benteng Roboh, Injury Time Juprizal

Buy Now, Pay Later: Anugerah atau Perangkap Tersembunyi?

Gaya Elit, Ekonomi Sulit

'Jangan Bunuh Angsa Bertelur Emas'

Sentuhan Kak Ida, Radar Suhardiman, dan Mimpi Batik Kuansing Menyapa Dunia

Etika dalam Genggaman: Mengapa Warga Biasa Perlu Belajar Jurnalisme Dasar

Benteng Roboh, Injury Time Juprizal

Buy Now, Pay Later: Anugerah atau Perangkap Tersembunyi?

Gaya Elit, Ekonomi Sulit

'Jangan Bunuh Angsa Bertelur Emas'

Sentuhan Kak Ida, Radar Suhardiman, dan Mimpi Batik Kuansing Menyapa Dunia

Etika dalam Genggaman: Mengapa Warga Biasa Perlu Belajar Jurnalisme Dasar

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
  • 2 Bupati Kuansing Pernah Ingatkan Stafsusnya: Kalau Ndak Kaya, Masuk Penjara
  • 3 Pasca-OTT KPK, Faksi Pejabat Eselon II Pemkab Kuansing Dilaporkan Pecah Tiga
  • 4 Respons Unik OTT Bupati Kuansing: Warga Bersyukur dan Minta KPK Jangan Pulang ke Jakarta
  • 5 Kasus Suhardiman Amby, KPK Geledah Rumah Kades di Kuansing
  • 6 KPK Diminta Usut Dugaan Kejanggalan Kelulusan Istri Ketiga Bupati Nonaktif Suhardiman Amby
  • 7 KPK Geledah Rumah Kadisbun Kuansing Hingga Larut Malam, Penyidik Bawa Koper Hitam Dikawal Polisi Bersenjata
  • 8 Breaking News: KPK Geledah Rumah Kadis Perkebunan Kuansing Malam Ini, Dijaga Polisi Bersenjata Laras Panjang
  • 9 Sehari Sebelum Ditangkap KPK, Bupati Kuansing Sempat Umumkan Festival Perjodohan 4.700 Janda
Terkini +INDEKS

Gandeng Sektor Swasta, Pekanbaru Targetkan Bebas Gizi Buruk pada Balita

08 Juli 2026
Nasib Fasilitas Publik Riau Tersandera Status Hutan, DPRD Desak Pemutihan 2,2 Juta Hektare
08 Juli 2026
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
08 Juli 2026
Polda Riau Tuntaskan Pembangunan 110 Jembatan, Akses Antar Desa di Pelosok Terhubung
08 Juli 2026
Bupati Kuansing Pernah Ingatkan Stafsusnya: Kalau Ndak Kaya, Masuk Penjara
08 Juli 2026
Siasat Sembunyikan Mobil Suap Gagal, KPK Sita Land Cruiser Bupati Kuansing di Pematangsiantar
08 Juli 2026
Dinas PUPR Pekanbaru Perbaiki Drainase Ambles di Rumbai untuk Cegah Banjir
08 Juli 2026
Pasca Serangan Buaya di Rohil, Polisi Minta Warga Hentikan Aktivitas Mandiri di Sungai
08 Juli 2026
Catut Nama Kepala Basarnas Pekanbaru, Penipu Gasak Rp 10 Juta dari Perusahaan Pelayaran
08 Juli 2026
BRK Syariah Perkuat Kiprah di Kancah Nasional, Tegaskan Komitmen Kepatuhan Syariah dan Pengelolaan Zakat Berdampak
08 Juli 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved