• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
24 Agustus 2026
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
24 Agustus 2026
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
23 Agustus 2026
Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
23 Agustus 2026

  • Home
  • Opini

Politik Isi Kantong

Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 14:43:23 WIB
Cetak

Ilustrasi

 

Oleh: Hendrianto

SIAPKAN kopi pahit. Duduk tenang. Mari bicara jujur soal masa depan Kuansing.

Lupakan sejenak soal gelar akademik. Simpan dulu soal visi misi yang muluk-muluk itu. 

Di atas kertas, anak muda kita luar biasa. Pintar? Banyak. Hebat? Melimpah. Tapi ada satu pertanyaan yang lebih tajam dari silet: Punya uang tidak?

Politik kita hari ini bukan soal siapa yang paling cerdas. Bukan juga soal siapa yang paling patut. Ini soal isi dompet. Atau, soal siapa yang berdiri di belakangnya dengan tumpukan uang.

Coba hitung. Mau maju saja, pintu pertama sudah sangat mahal. Namanya rekomendasi partai. Itu bukan gratisan. Angkanya sudah miliaran. Itu baru tiket masuk. Baru mau "nyewa" perahu. Belum lagi urusan bensinnya.

Setelah dapat perahu, mesin harus jalan. Tim sukses perlu makan. Baliho perlu dicetak. Konsolidasi ke desa-desa butuh biaya. Dari hulu ke hilir, isinya cuma satu: transaksi.

Lalu ada hantu yang paling nyata: serangan fajar. Ini rahasia umum yang semua orang tahu tapi pura-pura tidak tahu. 

Bayangkan kalau main curang pakai cara ini. Satu suara dihargai sekian, kalikan dengan jumlah pemilih. Angkanya bikin kepala pening. Tak terbayangkan.

Namun, mari kita berandai-andai sedikit. Bagaimana kalau polanya diubah? Bagaimana kalau pemilihan tidak lagi langsung oleh rakyat, melainkan lewat tangan Dewan (DPRD)? Apakah biayanya jadi murah?

Jangan mimpi. Kalkulasinya cuma pindah alamat. Jika dalam pemilihan langsung kandidat harus "menebar jala" ke ratusan ribu pemilih, dalam pemilihan lewat Dewan, harganya hanya pindah ke "meja-meja terhormat".

Secara jumlah, orang yang harus "diyakinkan" memang lebih sedikit. Tapi jangan salah, harga per kepalanya melonjak berkali-kali lipat. Ini bukan lagi soal uang receh yang menyebar ke desa, ini soal uang ketok" yang angkanya bisa bikin sesak napas.

Penyandang dana atau cukong justru lebih suka skema ini. Lebih efisien, katanya. Daripada membiayai kampanye terbuka yang melelahkan dan penuh risiko, lebih baik fokus "mengamankan" suara di parlemen. Transaksinya lebih sunyi, di ruang-ruang gelap, jauh dari mata publik, tapi daya rusaknya tetap sama.

Maka, kalau kita meneropong siapa pemimpin Kuansing ke depan, jawabannya tetap klise. Mau dia tokoh tua yang sudah mapan, atau anak muda yang enerjik, pertanyaannya tetap sama: Siapa yang punya modal?

Kasihan anak muda kita. Banyak yang punya kredibilitas. Banyak yang punya kualitas. Mereka punya ide segar untuk membangun negeri ini. Tapi begitu bicara operasional politik—baik lewat jalur rakyat maupun jalur Dewan—mereka langsung "tiarap".

Logikanya jadi rusak. Kalau mau menang harus punya uang banyak. Kalau tidak punya uang pribadi, ya cari penyandang dana. Di sinilah bahayanya. 

Kalau sudah pakai uang orang, nanti kalau duduk juga harus "balas budi". Rakyat cuma dapat janji, penyandang dana dapat proyek. Lingkaran setan ini terus berputar.

Jadi, jangan heran kalau nanti yang muncul adalah wajah-wajah itu saja. Atau orang baru yang isi kantongnya tebal. Politik berbiaya tinggi ini sudah merusak akal sehat. Kita bukan lagi mencari pemimpin yang bisa mengurus rakyat. Kita sedang mencari siapa yang paling kuat bertahan dalam "perang" modal.

Kuansing butuh orang pintar. Kuansing butuh orang hebat. Tapi yang lebih penting: Kuansing butuh sistem yang tidak mengharuskan orang jadi "miskin" dulu baru bisa jadi pemimpin.

Kalau tidak, ya sudah. Siapkan saja dompetmu sebelum siapkan visimu. Kredibilitas memang penting. Tapi di kotak suara—maupun di kursi Dewan—uang seringkali bicara lebih keras.

Begitulah. (***)

(Penulis merupakan jurnalis di riauin.com dan pemerhati politik lokal)  


Sumber : Riauin.com /  Editor : Hendrianto


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

Mobil Mogok

Surat Bermaterai Desi

Kesehatan Mental dan Neurodivergen: Tantangan Sebenarnya Bukan Sekadar Stigma

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

Mobil Mogok

Surat Bermaterai Desi

Kesehatan Mental dan Neurodivergen: Tantangan Sebenarnya Bukan Sekadar Stigma

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pemko Pekanbaru Bebaskan Lahan Kantor Camat Bukit Raya untuk Atasi Macet Kaharuddin Nasution
  • 2 Hadirkan BTS Baru di Jorong Lariang, Telkomsel Buka Akses Konektivitas dan Peluang Digital bagi Masyarakat
  • 3 Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
  • 4 Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
  • 5 Alam Cahyo Tuah Nagoghi Rebut Tahta Tepian Narosa, Tumbangkan Juara Bertahan Bintang Emas Cahaya Intan
  • 6 Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
  • 7 Penentuan Jawara Sejati Tepian Narosa: Bintang Emas Cahaya Intan vs Alam Cahayo Tuah Nagoghi
  • 8 Pacu Jalur 2026: 7 Jalur Amankan Tiket Perempat Final, Bintang Emas Cahaya Intan Melaju via Bye
  • 9 Panitia Pacu Jalur 2026 Kantongi Catatan Pelanggaran, Sanksi Adat dan Perbup Menanti
Terkini +INDEKS

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

27 Agustus 2026
PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT Menuju Swasembada Energi
26 Agustus 2026
RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?
26 Agustus 2026
Polres Pelalawan Bagikan 1.000 Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla di Pangkalan Kerinci
26 Agustus 2026
Maknai Kemerdekaan di Jalan Raya, Capella Honda Riau Bagikan Tips #Cari_Aman Berkendara
26 Agustus 2026
Polresta Pekanbaru Bongkar Lapak Narkoba di Kawasan Rawan, Dua Orang Ditangkap
26 Agustus 2026
Polda Riau Tambah 2 Tersangka Karhutla, Korporasi Masih Nihil
26 Agustus 2026
Syarat Beasiswa Pekanbaru 2027 Diperketat, Pemko Tambah Indikator Akreditasi Kampus
26 Agustus 2026
KI Riau Kejar Peningkatan Indeks Keterbukaan Informasi, SDM PPID Bakal Dibenahi
26 Agustus 2026
Tembus 33 Ton Garam, Satgas Riau Kembali Gempur Asap Karhutla Lewat Udara
26 Agustus 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved