• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
10 September 2026
Pengumuman PJJ Kabut Asap di Kuansing Mendadak, Pengelola SPPG Rugi Puluhan Juta
09 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026

  • Home
  • Opini

Jatah 50 Liter, Bocor di Jerigen

Redaksi

Ahad, 05 April 2026 13:58:37 WIB
Cetak

Foto: Tim Reskrim Polres Kuansing belum lama ini mmelakukan penangkapan pelansir minyak di SPBU

 

Oleh: Hendrianto.

BAHLIL Lahadalia bikin gebrakan. Mantan sopir angkot itu resmi jadi Menteri ESDM. Dan per 1 April kemarin, aturan baru berlaku. Pembelian BBM dibatasi.

Logikanya sederhana. Logika sopir. Kalau tangki sudah penuh, ya sudah. Jangan serakah. Maksimal 50 liter untuk mobil pribadi. Cukup? Sangat cukup. Tangki Avanza saja cuma 45 liter.

Tapi itu logika Jakarta. Logika kota besar. Di mana SPBU ada di setiap tikungan. Di mana aspalnya mulus. Bagaimana dengan di daerah? Bagaimana dengan di Kuansing?

Di sana, ceritanya beda lagi. Aturan 50 liter itu bisa jadi macan kertas. Bagus di SK, layu di lapangan. Masalahnya bukan di tangki mobil. Masalahnya ada di jerigen. Dan satu lagi: kreativitas modifikasi yang kebablasan.

Coba main ke SPBU di daerah. Antrean mobil pribadi mungkin sepi. Tapi barisan jerigennya? Bisa mengular sampai ke jalan raya. Isinya untuk apa? Semua orang tahu. Rahasia umum. Untuk memberi makan mesin-mesin PETI. Penambangan emas tanpa izin.

Mesin-mesin itu tidak punya STNK. Tidak punya pelat nomor. Tapi "minumnya" paling kuat. Bahlil bilang harus bijak. Tapi bagi spekulan, bijak itu artinya untung banyak.

Di Kuansing, satu jerigen bisa bernyawa. Bagi SPBU, melayani jerigen lebih praktis. Sekali isi langsung banyak. Urusan aturan 50 liter? Bisa diatur. Tinggal ganti-ganti jerigen, kuota lewat.

Tapi pemain jerigen ini masih kelas teri. Ada yang lebih "pro". Namanya mobil pelansir.

Wujudnya biasanya mobil tua. Minibus atau pikap yang badannya sudah penyok-penyok. Tapi jangan tertipu tampang. Di bawah kolong atau di balik jok, ada "perut" luar biasa. Tangki aslinya sudah dibedah. Diganti tangki rakitan hasil las-lasan bengkel lokal.

Sekali sedot, ratusan liter hilang. Inilah tangki siluman.

Modusnya rapi. Keluar SPBU, parkir di tempat sepi. Sedot minyak dari tangki siluman ke jerigen. Lalu apa? Balik lagi ke antrean. Ganti sopir, ganti pelat nomor, atau cukup kasih kode ke petugas. Beres.

Inilah tantangannya. Aturan BPH Migas itu sudah diteken 30 Maret lalu. Isinya tegas. Pengawasan ketat. Tapi pengawasan di mana? Di pusat kota mungkin iya. Di pelosok, pengawasnya seringkali silau oleh "titipan".

Petugas SPBU juga manusia. Kadang malas berdebat. Kadang juga sudah "sepakat". Akibatnya, aturan 50 liter hanya jadi hiasan dinding.

Kasihan masyarakat kecil. Yang benar-benar punya mobil satu-satunya. Mau isi 20 liter saja harus antre di belakang barisan jerigen besi dan mobil-mobil tua "berperut" naga. Belum lagi kalau petugas bilang: "Maaf, BBM habis." Padahal baru jam 10 pagi.

Maksud pemerintah baik. Menghemat anggaran negara. Agar subsidi tidak jebol. Tapi kalau lubang di daerah tidak ditambal, anggaran itu tetap bocor. Bocor ke lubang tambang ilegal lewat tangki-tangki modifikasi.

Kita tunggu saja. Apakah 50 liter ini benar-benar jadi pembatas. Atau justru jadi peluang baru bagi para pemain "kencing" di jalan.

Pak Bahlil kan mantan sopir. Beliau pasti tahu celah-celah di terminal. Beliau pasti paham cara kerja tangki ganda. Sekarang pertanyaannya: berani tidak beliau menutup celah jerigen dan tangki siluman di pinggiran?

Kalau tidak, aturan ini cuma jadi bumbu obrolan di kedai kopi. Sambil melihat jerigen-jerigen itu tetap diangkut pakai motor ke dalam hutan. Dan mobil-mobil tua tetap bolak-balik SPBU sampai tangki subsidi benar-benar kering.

Nasib.*** (***) 

(Penulis merupakan pekerja pers di Kuansing di media Riauin.com) 
 


Sumber : Riauin.com /  Editor : Hendrianto


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin

Kalau Alam Sudah Menegur

Pacu Jalur, Adat, dan Kesejahteraan: Rekomendasi Konkret untuk Pemkab Kuansing

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin

Kalau Alam Sudah Menegur

Pacu Jalur, Adat, dan Kesejahteraan: Rekomendasi Konkret untuk Pemkab Kuansing

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
  • 2 Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
  • 3 Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
  • 4 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
  • 5 Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
  • 6 Kilang Dumai Dipastikan Aman, Pertamina Sampaikan Maaf Atas Kebisingan Saat Start Up Unit
  • 7 Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9
  • 8 Pemprov Riau Kategorikan BRK Syariah Berkinerja Positif, Jadi Salah Satu Penopang Utama PAD
  • 9 DPR RI Desak Kemendagri Bentuk Ditjen BUMD, Optimalkan Kekayaan Alam Riau
Terkini +INDEKS

Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

10 September 2026
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
10 September 2026
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
10 September 2026
Puluhan Dapur Program MBG di Riau Dibekukan BGN, Rohil Terbanyak
10 September 2026
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
10 September 2026
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat
10 September 2026
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
10 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Bupati Rohil Serahkan Dokumen Dukungan Pembentukan Provinsi Riau Pesisir
10 September 2026
Mendagri Serahkan Penghargaan Lingkungan IMT-GT ke Wakil Walikota Pekanbaru
10 September 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved