PILIHAN
Pilkada Serentak 2018
Akom: Calon Kepala Daerah Yang Telah Diusung PG Bisa Dibatalkan
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman tunjukkan SK penunjukan dirinya sebagai calon Golkar untuk Pilgub Riau tahun 2018.
Jakarta, Riauin.Com - Calon kepala daerah yang telah diusung Partai Golkar (PG) untuk Pilkada Serentak 2018 bisa dibatalkan dan dipilih calon yang baru seiring adanya pergantian Ketua Umum Partai Golkar.
Hal itu disampaikan Ketua Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Ade Komarudin di bilangan Cipinang Cempedak, Cawang, Jakarta Timur, Minggu (10/12/17).
"Yang harus teken itu kan ketua umum, berarti memang ada pengulangan rekomendasi, kan ketua umum definitif ya, nah itu yang harus didiskusikan. Saya dengar teman-teman bahwa seharusnya ketua umum yang baru (yang meneken rekomendasi)," kata Ade Komarudin.
Karena itulah, menurut mantan Ketua DPR itu, ada kemungkinan calon-calon yang sebelumnya sudah diusung Partai Golkar dengan kepemimpinan Setya Novanto, akan ditinjau kembali. Namun peninjauan ini tentu melihat waktu penutupan pendaftaran Pilkada 2018.
"Peluang untuk ditinjau itu bisa saja kalau keburu waktunya, waktunya mepet loh. Tanggal 8 sampai 10 (Januari 2018)," ujar pria yang akrab disapa Akom ini.
Seperti diketahui, calon-calon yang telah diusung PG pada Pilkada 2018 mendatang, di antaranya Ridwan Kamil sebagai cagub untuk Pilgub Jawa Barat, dan Khofifah Indar Parawansa untuk Pilgub Jawa Timur, Arsyadjuliandi Rachman untuk Pilgub Riau dan sejumlah nama lainnya. (amy)
sumber: republika.co.id
Hal itu disampaikan Ketua Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Ade Komarudin di bilangan Cipinang Cempedak, Cawang, Jakarta Timur, Minggu (10/12/17).
"Yang harus teken itu kan ketua umum, berarti memang ada pengulangan rekomendasi, kan ketua umum definitif ya, nah itu yang harus didiskusikan. Saya dengar teman-teman bahwa seharusnya ketua umum yang baru (yang meneken rekomendasi)," kata Ade Komarudin.
Karena itulah, menurut mantan Ketua DPR itu, ada kemungkinan calon-calon yang sebelumnya sudah diusung Partai Golkar dengan kepemimpinan Setya Novanto, akan ditinjau kembali. Namun peninjauan ini tentu melihat waktu penutupan pendaftaran Pilkada 2018.
"Peluang untuk ditinjau itu bisa saja kalau keburu waktunya, waktunya mepet loh. Tanggal 8 sampai 10 (Januari 2018)," ujar pria yang akrab disapa Akom ini.
Seperti diketahui, calon-calon yang telah diusung PG pada Pilkada 2018 mendatang, di antaranya Ridwan Kamil sebagai cagub untuk Pilgub Jawa Barat, dan Khofifah Indar Parawansa untuk Pilgub Jawa Timur, Arsyadjuliandi Rachman untuk Pilgub Riau dan sejumlah nama lainnya. (amy)
sumber: republika.co.id
Berita Lainnya
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional