• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
02 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Pupuk ke Kelompok Tani
02 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026
Jabatan Tak Boleh Berkurban
28 Mei 2026
Kawal Ketahanan Pangan, Polsek Singingi Hilir Antar 2 Ton Jagung Petani ke Bulog
26 Mei 2026

  • Home
  • Opini

Kuansing Porak-Poranda: Di Mana Dubalang Saat PETI Merobek Tanah Rakyat?

Redaksi

Senin, 05 Januari 2026 15:02:59 WIB
Cetak

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Forkopimda saat acara orientasi Dubalang Kuansinh

Oleh: Hendrianto.

KABUPATEN Kuantan Singingi (Kuansing) hari ini tampak seperti seorang ibu yang sedang meratapi anak-anaknya. Negeri yang kental dengan semboyan adat ini kembali berduka.

Bukan karena takdir alam, melainkan karena "bencana" buatan tangan manusia yang dibiarkan merajalela tanpa rem. Kabar mengenai aset kebun milik Pemerintah Daerah yang kini porak-poranda akibat Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menjadi tamparan keras di tengah wajah kita semua.

Aset negara saja bisa dijarah dan dirobek tanahnya, lantas bagaimana dengan nasib hutan lindung dan sungai-sungai kecil di pelosok desa? Yang lebih menyayat hati bukanlah deru mesin ekskavator itu sendiri, melainkan heningnya suara para tokoh yang biasanya lantang bicara soal marwah negeri.

Kita tentu belum lupa pada momen sakral 20 November 2025 lalu. Di bawah langit Kuansing, ratusan Dubalang Batang Kuantan dikukuhkan oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan. Harapan besar membuncah saat itu. Dubalang, sosok tradisional yang secara historis adalah penjaga nagari, dipersiapkan sebagai garda terdepan dalam menjaga ekologi.

Kapolda bahkan menyematkan filosofi Green Policing, sebuah paradigma baru di mana polisi dan masyarakat adat bersinergi melawan kejahatan lingkungan. Dubalang disebut sebagai "Samurai" versi Riau—penjaga nilai yang harus berani membela sesuatu yang tidak bisa bersuara: alam.

Namun, hari ini kita dipaksa bertanya: ke mana taji para ksatria itu? Sejak dikukuhkan, kehadiran mereka seolah baru terasa sebagai simbol di atas kertas dan seragam dalam seremoni. Belum ada gebrakan nyata yang mampu membendung laju alat berat yang kian rakus merobek isi bumi Kuansing.

Jika penjaga yang diberi amanah saja memilih diam, kepada siapa lagi hutan dan sungai ini harus mengadu? Kita tidak boleh abai bahwa kerusakan ekosistem di hulu sungai adalah tiket VIP menuju bencana ekologis. Fenomena banjir bandang yang melanda Sumatera Barat beberapa waktu lalu seharusnya menjadi pelajaran yang sangat mahal.

Irjen Herry Heryawan dalam sambutannya pernah memperingatkan: "Ketika ekosistem rapuh, bencana tidak lagi menjadi cerita lain. Ia menjadi tamu yang semakin sering datang ke rumah kita sendiri."

Kerusakan yang kita buat hari ini mungkin tidak akan langsung menenggelamkan kita malam ini, tapi alam memiliki memori yang panjang. Ia akan "menagih hutang" atas setiap jengkal tanah yang dirusak dan setiap aliran sungai yang dikeruhkan oleh merkuri.

Kuansing tidak butuh sekadar gelar adat yang mentereng jika tidak dibarengi aksi di lapangan. Kita butuh Dubalang yang benar-benar menjadi "pagar nagari", yang berani berdiri di depan alat berat demi menyelamatkan nadi ekologi kita, Sungai Batang Kuantan. 

Jangan sampai sejarah mencatat bahwa di era kita, para penjaga ada namun hanya menjadi penonton saat rumahnya sendiri dihancurkan.

Kepada para Dubalang, Bupati, dan aparat penegak hukum, masyarakat menanti bukti dari janji Green Policing. Keamanan bukan hanya soal menangkap pencuri di jalanan, tapi menghentikan pencuri masa depan anak cucu kita.

Jangan biarkan generasi mendatang hanya mewarisi lubang-lubang maut dan sungai yang keruh, sementara kita hari ini memilih bungkam demi kepentingan sesaat.

Saatnya Dubalang menunjukkan tajinya. Sebab, keberanian yang paling luhur adalah keberanian menjaga apa yang tidak bisa membela dirinya sendiri. Sebelum alam benar-benar bicara dengan caranya sendiri yang mematikan. (***)

 


Sumber : Riauin.com /  Editor : Hendrianto


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi

Newsfluencer Menggantikan Wartawan? Menimbang Sertifikasi dan Kode Etik

Jabatan Tak Boleh Berkurban

Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!

Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat

Generasi Muda dan Tantangan Dunia Kerja Berbasis AI

Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi

Newsfluencer Menggantikan Wartawan? Menimbang Sertifikasi dan Kode Etik

Jabatan Tak Boleh Berkurban

Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!

Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat

Generasi Muda dan Tantangan Dunia Kerja Berbasis AI

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
  • 2 Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!
  • 3 Riau Hari Ini, Potensi Hujan Ringan Lokal Tanpa Peringatan Cuaca Ekstrem
  • 4 PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan, Sejumlah Wilayah di Sumbagut Terdampak Padam
  • 5 Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat
  • 6 ASN Kuansing Nyambi Bertani, Cuan Rp 31 Juta Modal Dua Jam Sehari
  • 7 Pusat Tolak Cabut Izin PT Wanasari, Humas: Jangan Cari-Cari Kesalahan
  • 8 Dishub Pekanbaru Kerahkan Tiga Regu Patroli Amankan U-Turn
  • 9 Pospera Riau Apresiasi Langkah Polda Riau Pidanakan PT MM
Terkini +INDEKS

Ruang Fiskal Tertekan Aturan PMK, Sejumlah Program Pembangunan di Siak Tertunda

03 Juni 2026
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
03 Juni 2026
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
03 Juni 2026
Usulan Integrasi Lahan Kuantan Singingi ke Program TORA Mulai Dipelajari
03 Juni 2026
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
03 Juni 2026
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
03 Juni 2026
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
03 Juni 2026
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
03 Juni 2026
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto
03 Juni 2026
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
03 Juni 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved