• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Diserang Isu Dugaan Pungli PPPK, Pj Sekda Kuansing: Punya Bukti, Laporkan!
01 September 2026
'Nyanyian' Suhardiman Amby: Siapa Sasaran Tembak Skandal Pungli PPPK Kuansing?
01 September 2026
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
31 Agustus 2026
Selesai Bertugas di Pemkab Kuansing, Trian Zulhadi Kembali Mengajar di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
29 Agustus 2026
Pacu Jalur, Adat, dan Kesejahteraan: Rekomendasi Konkret untuk Pemkab Kuansing
28 Agustus 2026

  • Home
  • Politik

Sudah 26 Tahun Kuansing Berdiri, Ini Tiga Persoalan Utama yang Harus Dibenahi

Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025 19:58:14 WIB
Cetak

Foto: Kuansing dari udara

Laporan: Hendrianto

RIAUIN.COM- Tanggal 12 Oktober mendatang tepat 26 tahun usia Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sebagai daerah otonom, sebuah capaian waktu yang sejatinya bukan rentang waktu yang singkat. 

Menggunakan metafora usia manusia, 26 tahun ini menandakan Kuansing telah mencapai usia dewasa. Secara historis, Kuansing telah berdiri tegak sebagai daerah otonom selama seperempat abad lebih.

Pada momentum ini, penting bagi warga Kuansing untuk berhenti sejenak, menoleh ke belakang, dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Tentu, banyak hal positif yang sudah ditorehkan oleh para Bupati dan jajaran pemerintahan sebelumnya. 

Warisan ini harus dijaga, baik itu berupa infrastruktur fisik seperti gedung perkantoran dan jembatan, maupun program-program yang beresensi pada kesejahteraan masyarakat.

Menjaga warisan adalah kewajiban, namun memastikan laju pembangunan terus bergerak maju adalah keniscayaan.

Menurut Ahli Hukum Tata Negara Riau, Zul Wismana SH MH, jika fondasi pembangunan fisik sudah diletakkan, maka yang mendesak untuk dibenahi adalah tata kelola pemerintahan itu sendiri. 

Dalam dimensi hukum administrasi negara, tata kelola ini harus diukur dari kemampuan kita memperbarui peraturan perundang-undangan yang ada, menjadikannya lebih baik dan relevan.

" Pemerintah daerah tidak bisa lagi bekerja dalam zona nyaman. Di usia dewasa ini, tuntutannya adalah mewujudkan pemerintahan yang responsif dalam pelayanan publik. Artinya, Pemda harus bergerak cepat dan mudah diakses. 

Lebih dari itu, Pemda dituntut kreatif dan solutif dalam mengatasi persoalan dasar masyarakat dan daerah. Kita memerlukan terobosan, bukan sekadar rutinitas birokrasi, " terangnya.

Ditambahkannya, dari perspektif Hukum Tata Negara dan administrasi publik, ada tiga persoalan fundamental di Kuansing yang menuntut perbaikan tata kelola yang serius

Persoalan yang pertama, Kesejahteraan Masyarakat dan Iklim Investasi. Tingkat kesejahteraan masyarakat di Kuansing saat ini masih terasa belum merata dan terkesan stagnan. Ini adalah persoalan hulu yang dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan tingginya pengangguran akibat keterbatasan lowongan pekerjaan.

Untuk mengatasi kemandekan ini, Pemda harus mampu bertindak sebagai regulator dan fasilitator yang ulung. Pertama, Pemda harus menjadikan Kuansing daerah yang menarik dan kondusif untuk berinvestasi. Kebijakan perizinan yang mudah, insentif yang jelas, serta kepastian hukum bagi investor adalah kunci untuk membuka lapangan pekerjaan baru.

Kedua, keberpihakan Pemda pada ekonomi mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus semakin tampak. Hal ini harus diwujudkan melalui pelatihan yang berkelanjutan dalam bidang kewirausahaan, pendampingan modal, dan akses pasar, sehingga roda perekonomian dapat tumbuh dari basis masyarakat itu sendiri.

Persoalan mendasar kedua adalah kesehatan. Masyarakat Kuansing tentu harus semakin ditingkatkan kesehatannya melalui optimalisasi Puskesmas. Kita harus ingat, Puskesmas adalah pusat layanan pertama dan terdekat dari masyarakat.

Untuk itu, Puskesmas harus didukung dengan sarana dan prasarana yang baik, serta Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup dan profesional. Pelayanan kesehatan tidak boleh selalu tersentral pada RSUD dan pusat layanan kesehatan swasta. Paradigma harus diubah: layanan primer yang kuat adalah benteng pertama kesehatan masyarakat.

Terakhir, Infrastruktur yang merata. Urusan pekerjaan umum merupakan problem klasik di Kuansing. Kedepan, hal ini harus semakin diseriuskan. Prioritas utama adalah infrastruktur fisik, khususnya jalan. Jalan Nasional, Provinsi, dan Kabupaten wajib mulus.

Yang lebih penting adalah asas kesetaraan perlakuan dalam pembangunan infrastruktur. Jalan yang mulus tidak boleh hanya terpusat pada ibu kota kabupaten atau wilayah tertentu saja, melainkan harus setara untuk seluruh kecamatan yang ada di Kuansing. Pemerataan infrastruktur adalah cerminan keadilan pembangunan.

Pada sisi lain, Kuansing dihadapkan pada satu problem besar akibat keterlambatan peran Pemda dalam peningkatan kesadaran dan budaya hukum lingkungan masyarakat. Saat ini, kita menghadapi fakta pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup yang sangat parah. Kondisi anak sungai dan sungai besar di wilayah hukum Kuansing sungguh memprihatinkan.

"Saya selalu mendorong agar persoalan ini jangan dibiarkan berlarut. Kerusakan lingkungan adalah kejahatan lintas generasi. Pemda Kuansing harus mengambil langkah berani dan strategis, " ujarnya menjelaskan.

Menurutnya, tetapkan Kawasan Pertambangan Rakyat (KPR) dalam konteks mengatasi problem Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) secara terstruktur dan terukur.

Pemda Kuansing harus mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk segera bertindak melalui perubahan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) dan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang). Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan perizinan dalam konteks Izin Pertambangan Rakyat (IPR) adalah kewenangan Provinsi.

Mestinya, kata dia, kondisi parah ini juga harus segera dilaporkan dan diketahui oleh Pemerintah Pusat agar solusi penanganan dapat diintegrasikan dalam kebijakan nasional.

"Usia 26 tahun adalah usia kedewasaan, yang menuntut kedewasaan dalam bertindak dan mengambil kebijakan. Kuansing harus bergerak dari sekadar mengurus rutinitas menjadi daerah yang proaktif, solutif, dan visioner, " pungkasnya.

Menjaga warisan baik adalah keharusan, namun memperbaiki tata kelola dan memberikan solusi mendasar atas persoalan ekonomi, kesehatan, infrastruktur, dan lingkungan adalah kunci untuk memastikan Kuansing tumbuh menjadi negeri yang benar-benar sejahtera, sehat, dan lestari bagi generasi mendatang. (***) 
 


Sumber : Riauin.com /  Editor : Hendrianto


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK

Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno

PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81

Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura

Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai

Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK

Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK

Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno

PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81

Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura

Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai

Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
  • 2 Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
  • 3 Pemko Pekanbaru Tinggikan Badan Jalan Embun Pagi untuk Atasi Banjir
  • 4 Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
  • 5 Coba Kabur dari Petugas, Operator Ekskavator Tambang Emas Liar di Kampar Ditangkap
  • 6 Bantu Korban Kebakaran di Marpoyan Damai, Pemko Pekanbaru dan Warga Himpun Dana Pembangunan Rumah
  • 7 Pemko Pekanbaru Alokasikan Rp 4 Miliar Atasi Sumbatan Air Jalan Paus
  • 8 Tembus Rp3.884 per Kg, Harga TBS Swadaya Riau Menguat di Awal September 2026
  • 9 Diserang Isu Dugaan Pungli PPPK, Pj Sekda Kuansing: Punya Bukti, Laporkan!
Terkini +INDEKS

DPRD Riau Agendakan Paripurna Pengumuman Imustiar Jadi Ketua Fraksi Golkar Pekan Depan

02 September 2026
Pemkab Bengkalis Uji Ulang Data Bansos, Buka Jalur Sanggah Bagi Warga Miskin Terdepak
02 September 2026
Diperpanjang, Warga Pekanbaru Bisa Bayar Tunggakan Pajak Tanpa Denda hingga Akhir September
02 September 2026
Kunjungan Wisman ke Riau Turun 8,68 Persen pada Juli 2026
02 September 2026
Sektor Makanan dan Minuman Jadi Penyumbang Andil Inflasi Terbesar di Riau
02 September 2026
Komisi III DPRD Riau Ancam Potong TPP Pejabat Jika Target Pendapatan 2027 Meleset
01 September 2026
Usai 7 Hari Padamkan Karhutla Pelalawan, Tim Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru
01 September 2026
Pemko Pekanbaru Tinggikan Badan Jalan Embun Pagi untuk Atasi Banjir
01 September 2026
Harga CPO Turun, TBS Sawit Plasma di Riau Terkoreksi Jadi Rp3.931 per Kg
01 September 2026
Coba Kabur dari Petugas, Operator Ekskavator Tambang Emas Liar di Kampar Ditangkap
01 September 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved