PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Bermotor Sendirian Tengah Malam,
Tas Wanita Dijambret di Lampu Merah Jalan Ahmad Yani Pekanbaru
ilustrasi
PEKANBARU, Riauin.com - Wanita berusia 27 tahun bernama Jeni, terpaksa merelakan uang tunainya Rp3 juta serta dua handphone dirampas penjambret. Korban disasar penjahat jalanan ketika melintas di Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru Provinsi Riau.
Peristiwanya terjadi pada Rabu (1/11/2017) tengah malam tadi. Kebetulan Jeni sedang mengendarai sepeda motornya sendirian. Kuat dugaan, para pelaku sudah menargetkan korbannya, karena dianggap sasaran yang mudah.
Memang pelaku jambret kerap menargetkan sasarannya kepada wanita, apalagi kondisinya saat itu korban berkendara seorang diri malam-malam. Saat itu lah muncul dari belakang dua orang pria tak dikenal.
Keduanya menggunakan sepeda motor matik Honda Beat tanpa pelat nomor kendaraan. Dalam waktu singkat, penjambret tersebut langsung merampas tas Jeni yang ditaruhnya di depan.
Dalam beraksi, masing-masingnya ada peran, yang satu mengendarai motor dan yang dibelakang bertugas mengambil tas itu. Saat itu Jeni sempat berupaya mempertahankan tas tersebut, sehingga terjadi tarik menarik.
Lantaran kalah tenaga, korban pun akhirnya harus merelakan tas itu dibawa kabur. Setelah mendapatkan hasil curiannya, kedua penjambret itu langsung tancap gas dan menghilang digelapnya malam. Sedangkan korban membuat laporan ke polisi.
Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Iptu Polius Hendriawan, Kamis (2/11/2017) pagi membenarkan terkait laporan tersebut. Kata dia, kejadian itu di Jalan Ahmad Yani, tepatnya dekat simpang lampu merah.
"Tas yang dijambret itu berisi uang kontan Rp3 juta, dua unit handphone serta surat-surat penting seperti KTP, STNK dan SIM. Kerugian materi dalam kejadian itu ditaksir Rp10 juta. Kita masih proses dan lakukan penyelidikan," terang Polius, seperti dilansir dari goriau.
Berkali-kali sudah kepolisian mengimbau kepada pemotor agar lebih waspada, dengan tidak meletakkan atau menggantung tas pada setang, dasboard atau menyandangnya, karena beresiko disasar penjambret.
Tak ada salahnya tas ditaruh di bawah jok motor, agar lebih aman. Begitu juga dengan perhiasan. Lebih baik disimpan saja begitu hendak berpergian, supaya tidak jadi perhatian para penjahat jalanan. (nol)
Peristiwanya terjadi pada Rabu (1/11/2017) tengah malam tadi. Kebetulan Jeni sedang mengendarai sepeda motornya sendirian. Kuat dugaan, para pelaku sudah menargetkan korbannya, karena dianggap sasaran yang mudah.
Memang pelaku jambret kerap menargetkan sasarannya kepada wanita, apalagi kondisinya saat itu korban berkendara seorang diri malam-malam. Saat itu lah muncul dari belakang dua orang pria tak dikenal.
Keduanya menggunakan sepeda motor matik Honda Beat tanpa pelat nomor kendaraan. Dalam waktu singkat, penjambret tersebut langsung merampas tas Jeni yang ditaruhnya di depan.
Dalam beraksi, masing-masingnya ada peran, yang satu mengendarai motor dan yang dibelakang bertugas mengambil tas itu. Saat itu Jeni sempat berupaya mempertahankan tas tersebut, sehingga terjadi tarik menarik.
Lantaran kalah tenaga, korban pun akhirnya harus merelakan tas itu dibawa kabur. Setelah mendapatkan hasil curiannya, kedua penjambret itu langsung tancap gas dan menghilang digelapnya malam. Sedangkan korban membuat laporan ke polisi.
Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Iptu Polius Hendriawan, Kamis (2/11/2017) pagi membenarkan terkait laporan tersebut. Kata dia, kejadian itu di Jalan Ahmad Yani, tepatnya dekat simpang lampu merah.
"Tas yang dijambret itu berisi uang kontan Rp3 juta, dua unit handphone serta surat-surat penting seperti KTP, STNK dan SIM. Kerugian materi dalam kejadian itu ditaksir Rp10 juta. Kita masih proses dan lakukan penyelidikan," terang Polius, seperti dilansir dari goriau.
Berkali-kali sudah kepolisian mengimbau kepada pemotor agar lebih waspada, dengan tidak meletakkan atau menggantung tas pada setang, dasboard atau menyandangnya, karena beresiko disasar penjambret.
Tak ada salahnya tas ditaruh di bawah jok motor, agar lebih aman. Begitu juga dengan perhiasan. Lebih baik disimpan saja begitu hendak berpergian, supaya tidak jadi perhatian para penjahat jalanan. (nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK