• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
02 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Pupuk ke Kelompok Tani
02 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026
Jabatan Tak Boleh Berkurban
28 Mei 2026
Kawal Ketahanan Pangan, Polsek Singingi Hilir Antar 2 Ton Jagung Petani ke Bulog
26 Mei 2026

  • Home
  • Politik

AS Sudah Minta Maaf, JK: Persoalan Selesai

Redaksi
Jumat, 27 Oktober 2017 08:28:24 WIB
Cetak

JAKARTA, Riauin.com -- Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta persoalan larangan Panglima TNI Gatot Nurmantyo ke Amerika Serikat (AS) diakhiri. Menurut Kalla, AS sudah meminta maaf dan menjelaskan masalah ini. Wapres juga meminta Indonesia menerima permintaan maaf dari AS. Sebab, permintaan maaf dari sebuah negara besar, seperti Amerika tidak mudah dilakukan.

"Jadi, negara sebesar Amerika itu yang agak sombong itu, minta maaf itu kalau perlu betul. Ya, minta maaf agak mahal. Dan itu sudah meminta maaf, ya sudah. Menurut saya, perdebatannya sudah, ujung-ujungnya sudah minta maaf," kata Kalla di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (26/10).

Menurut Kalla, bagi sebuah negara besar, mengakui kesalahan yang telah dilakukannya dapat memberikan efek yang cukup besar. Karena itu, Indonesia perlu menerima permintaan maaf yang telah disampaikan oleh AS.

Kalla mengaku, telah menerima klarifikasi atau penjelasan resmi dari Pemerintah AS yang dikirimkan melalui kedutaannya terkait insiden larangan masuk terhadap Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Berdasarkan surat resmi yang telah diterimanya, AS menyebut terjadi kesalahan administrasi.

Wapres era Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I ini berharap, Pemerintah Amerika memperbaiki kesalahan pada sistem administrasinya agar permasalahan ini tak kembali terjadi. Menurut dia, nama Gatot sering kali bermasalah di Amerika. Dia menceritakan insiden serupa pernah dialaminya.

Saat itu, Kalla hendak melakukan kunjungan kenegaraan ke Peru. Namun, saat transit di Los Angeles, Amerika, pesawat yang ditumpanginya sempat ditahan oleh otoritas setempat selama sekitar satu jam. Alasannya, terdapat nama penumpang yang masih bermasalah.

"Terpaksa, tengah malam telepon Washington, mengapa dua orang ini? Ternyata administrasi itu. Pesawat saya, saya sendiri tertahan. Apa boleh buat," tutur Kalla.

Saat ini, penyebab insiden penolakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke AS masih diinvestigasi. Menteri Pertahanan RI Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu mengatakan, Menteri Pertahanan AS James Mattis sudah menyampaikan proses investigasi ini. Ryamizard mengaku, sudah bertemu James Mattis pada akhir acara ASEAN Defense Ministers Meeting (ADMM) dan ADMM-PLUS di Clark, Filipina.

"Menhan AS menyampaikan bahwa masalah kasus gagalnya berangkatnya Panglima TNI ke AS sedang diinvestigasi," jelas Ryamizard di Filipina melalui keterangan pers, Kamis (26/10).

Ryamizard menambahkan, investigasi yang dilakukan Pemerintah AS masih memerlukan waktu. Sebelumnya, Ryamizard juga melaporkan permintaan maaf Menhan AS kepada Presiden Joko Widodo. Menhan RI bahkan sudah menerima permintaan maaf dari Menhan AS pada Senin (23/10) saat keduanya menghadiri pertemuan ASEAN Defense Ministers Meeting (ADMM)-Plus di Filipina yang berlangsung sejak Ahad (22/10).

Sementara, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, menyerahkan sepenuhnya permasalahan penolakan dirinya masuk wilayah AS kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Sebab, keberangkatannya ke AS yang rencananya menghadiri menghadiri acara Chiefs of Defense Conference on Countering Violent Extremist Organization (VEOs) adalah atas perintah Jokowi.

“Saya sampaikan bahwa sekarang ini semuanya sudah saya serahkan kepada Presiden RI. Saya akan berangkat hanya atas perintah Presiden RI, bukan inisiatif sendiri,” kata Gatot usai memberikan pengarahan di hadapan 1.250 personel TNI dan Polri se-Provinsi Sulawesi bertempat di lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, seperti dilansir dari republika, Rabu (25/10)

Dia mengatakan, insiden ini sudah dilaporkan kepada Presiden RI, Menko Polhukam Wiranto, dan Menlu RI Retno Marsudi. Sehingga, permasalahan ini sudah ditangani oleh Kementerian Luar Negeri RI. Selain itu, Panglima mengungkapkan, Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat Jenderal Jo Dunford sudah mengirim surat dan menyampaikan permohonan maaf serta mengundang kembali ke Amerika Serikat.

Pada Kamis (26/10) Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi juga sudah bertemu dengan Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph R Donovan. Dalam pertemuan keduanya, Duta Besar AS berkali-kali meminta maaf kepada Menlu soal insiden gagalnya keberangkatan Panglima TNI beserta rombongan ke AS. Seperti diberitakan, Donovan mengakui kesalahan ada pada pihak Amerika Serikat.(nol)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur

Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi

Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat

Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah

Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!

Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V

Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur

Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi

Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat

Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah

Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!

Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
  • 2 Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!
  • 3 Riau Hari Ini, Potensi Hujan Ringan Lokal Tanpa Peringatan Cuaca Ekstrem
  • 4 PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan, Sejumlah Wilayah di Sumbagut Terdampak Padam
  • 5 Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat
  • 6 ASN Kuansing Nyambi Bertani, Cuan Rp 31 Juta Modal Dua Jam Sehari
  • 7 Pusat Tolak Cabut Izin PT Wanasari, Humas: Jangan Cari-Cari Kesalahan
  • 8 Dishub Pekanbaru Kerahkan Tiga Regu Patroli Amankan U-Turn
  • 9 Pospera Riau Apresiasi Langkah Polda Riau Pidanakan PT MM
Terkini +INDEKS

Ruang Fiskal Tertekan Aturan PMK, Sejumlah Program Pembangunan di Siak Tertunda

03 Juni 2026
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
03 Juni 2026
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
03 Juni 2026
Usulan Integrasi Lahan Kuantan Singingi ke Program TORA Mulai Dipelajari
03 Juni 2026
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
03 Juni 2026
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
03 Juni 2026
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
03 Juni 2026
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
03 Juni 2026
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto
03 Juni 2026
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
03 Juni 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved