PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Pohon di Sekolah Ditebang, Belasan Siswi SMPN 3 Mandau Kesurupan
DURI, Riauin.com - Sejak Selasa (24/10/17), belasan siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Mandau dihebohkan dengan jeritan histeris akibat kerasukan makhluk halus sekira pukul 09.30 WIB. Akibatnya, aktivitas Proses Belajar Mengajar (PBM) disekolah favorit itu lumpuh total.
Hal tersebut dituturkan salah seorang siswa. Saat PBM berlangsung dimata pelajaran keempat sebelum jam istirahat, tiba - tiba salah seorang siswi berteriak histeris dengan menunjuk - nunjuk salah satu pohon di sekolah itu yang ditebang beberapa hari lalu.
"Sebelum hari ini, kesurupan juga sudah terjadi sehari sebelumnya. Kami juga dipulangkan. Hari ini juga kami dipulangkan semua," terang salah seorang siswa.
Wakil kesiswaan SMPN 3 Mandau, Firdaus saat ditemui, Rabu (25/10/17) tampak sibuk larut dalam prosesi penyembuhan kesurupan dengan dibantu sejumlah paranormal mengatakan jika PBM memang diliburkan karena kekhawatiran akan menular ke siswi lain dan para guru.
Saat ditanya perihal pohon yang diduga menjadi penyebab kesurupan itu, Firdaus mengatakan jika hal tersebut gawe Kepala sekolah untuk menjawabnya."Setau saya, pohon ini ditebang dikarenakan pohon sudah terlalu rindang hingga mengkhawatirkan akan menimbulkan hal - hal yang tidak diinginkan,"ujarnya.
Dari pantauan dilapangan, sejumlah siswa kesurupan itu terus mengatakan jika rumahnya pohon tersebut telah dirusak dan terus meminta diperbaiki. Hingga kini, proses penormalan belasan siswa masih berlangsung dan PBM terpaksa dihentikan.(nol)
Hal tersebut dituturkan salah seorang siswa. Saat PBM berlangsung dimata pelajaran keempat sebelum jam istirahat, tiba - tiba salah seorang siswi berteriak histeris dengan menunjuk - nunjuk salah satu pohon di sekolah itu yang ditebang beberapa hari lalu.
"Sebelum hari ini, kesurupan juga sudah terjadi sehari sebelumnya. Kami juga dipulangkan. Hari ini juga kami dipulangkan semua," terang salah seorang siswa.
Wakil kesiswaan SMPN 3 Mandau, Firdaus saat ditemui, Rabu (25/10/17) tampak sibuk larut dalam prosesi penyembuhan kesurupan dengan dibantu sejumlah paranormal mengatakan jika PBM memang diliburkan karena kekhawatiran akan menular ke siswi lain dan para guru.
Saat ditanya perihal pohon yang diduga menjadi penyebab kesurupan itu, Firdaus mengatakan jika hal tersebut gawe Kepala sekolah untuk menjawabnya."Setau saya, pohon ini ditebang dikarenakan pohon sudah terlalu rindang hingga mengkhawatirkan akan menimbulkan hal - hal yang tidak diinginkan,"ujarnya.
Dari pantauan dilapangan, sejumlah siswa kesurupan itu terus mengatakan jika rumahnya pohon tersebut telah dirusak dan terus meminta diperbaiki. Hingga kini, proses penormalan belasan siswa masih berlangsung dan PBM terpaksa dihentikan.(nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK