PILIHAN
Pemprov Riau Gelar Seminar Sehari Menuju Riau Kompeten
Pekanbaru, Riauin.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalaui Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) Provinsi Riau menggelar seminar sehari menuju Riau Kompeten di Balairung Hotel Pangeran Pekanbaru, Kamis (28/9).
Adapun tema yang diangkat pada seminar itu adalah Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Strategi Peningkatan Kompetensi SDM di Provinsi Riau Menuju Indonesia Emas 2045.
Terkait hal itu,Gubernur Riau diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau Masperi dalam sambutannya mengatakan, Pemprov Riau menyambut baik terlaksananya seminar ini, karena nantinya akan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan perusahaan terkait Sistem Manajemen K3 (SMK3).
"Saat ini SMK3 di Provinsi Riau belum optimal. Maka itu hari ini kita lakukan seminar sehari. Karena dengan SMK3 ini diyakini akan meningkatkan produktifitas yang tinggi sehingga bagi tenaga kerja akan mendapatkan hasil yang optimal," ungkap Masperi.
Dengan meningkatnya produktifitas tenaga kerja, maka akan berdampak kepada penghasilannya. Selain itu juga, tentunya akan berpengaruh kepada daya beli masyarakat.
Masperi kembali menjelaskan bahwa, pihak Pemprov sendiri, akan memfasilitasi apa permasalahan yang dihadapi para pekerja dan perusahaan.
"Kita berharap dengan seminar sehari ini, dapat membangun kesamaan persepsi di masyarakat usaha dan industri di Provinsi Riau untuk melihat dan memahami SMK3 secara benar, sehingga nantinya SMK3 diterapkan mampu meminimalisir angka kecelakaan kerja di berbagai sektor dunia usaha,"tutupnya Masperi.
Sementara itu Ketua Ketua BKSP Riau Iwat Endri mengatakan, tujuan seminar sehari ini adalah untuk memberikan pemahaman dan membuka visi masyarakat tentang pentingnya keselamatan kerja dalam mewujudkan produktifitas kerja yang nantinya akan meningkatkan produktifitas perusahaan di wilayah Provinsi Riau.
Seminar sehari ini diikuti sebantak 300 orang, yang terdiri dari berasal dari perusahaan pulp & paper, perusahaan pertambangan dan migas, perkebunan, akademisi dan sebagainya, dengan narasumber dari Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kerja, Transmigrasi dan K3 (Binwasnakertrans & K3) Irjen Sugeng Priyanto, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau Masperi, Negari Karunia Adi dari Plasma K3 Pusat serta Ketua APJK3-RUI Dr M Isradi Zainal.(mcr)
Adapun tema yang diangkat pada seminar itu adalah Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Strategi Peningkatan Kompetensi SDM di Provinsi Riau Menuju Indonesia Emas 2045.
Terkait hal itu,Gubernur Riau diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau Masperi dalam sambutannya mengatakan, Pemprov Riau menyambut baik terlaksananya seminar ini, karena nantinya akan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan perusahaan terkait Sistem Manajemen K3 (SMK3).
"Saat ini SMK3 di Provinsi Riau belum optimal. Maka itu hari ini kita lakukan seminar sehari. Karena dengan SMK3 ini diyakini akan meningkatkan produktifitas yang tinggi sehingga bagi tenaga kerja akan mendapatkan hasil yang optimal," ungkap Masperi.
Dengan meningkatnya produktifitas tenaga kerja, maka akan berdampak kepada penghasilannya. Selain itu juga, tentunya akan berpengaruh kepada daya beli masyarakat.
Masperi kembali menjelaskan bahwa, pihak Pemprov sendiri, akan memfasilitasi apa permasalahan yang dihadapi para pekerja dan perusahaan.
"Kita berharap dengan seminar sehari ini, dapat membangun kesamaan persepsi di masyarakat usaha dan industri di Provinsi Riau untuk melihat dan memahami SMK3 secara benar, sehingga nantinya SMK3 diterapkan mampu meminimalisir angka kecelakaan kerja di berbagai sektor dunia usaha,"tutupnya Masperi.
Sementara itu Ketua Ketua BKSP Riau Iwat Endri mengatakan, tujuan seminar sehari ini adalah untuk memberikan pemahaman dan membuka visi masyarakat tentang pentingnya keselamatan kerja dalam mewujudkan produktifitas kerja yang nantinya akan meningkatkan produktifitas perusahaan di wilayah Provinsi Riau.
Seminar sehari ini diikuti sebantak 300 orang, yang terdiri dari berasal dari perusahaan pulp & paper, perusahaan pertambangan dan migas, perkebunan, akademisi dan sebagainya, dengan narasumber dari Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kerja, Transmigrasi dan K3 (Binwasnakertrans & K3) Irjen Sugeng Priyanto, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau Masperi, Negari Karunia Adi dari Plasma K3 Pusat serta Ketua APJK3-RUI Dr M Isradi Zainal.(mcr)
Berita Lainnya
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021