PILIHAN
Gubri Tinjau Pasien Operasi Bibir Sumbing di RS Ibnu Sina
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman tinjau pasien peserta operasi bibir sumbing di RS Ibnu Sina. Selain memberikan suport, Gubernur Riau yang lebih akrab disapa Andi Rachman ini juga memberikan bingkisan kepada pasien.
"Semangat ya. Mudahan-mudahan operasinya berjalan lancar," kata Andi Rachman didampingi Kadis Kesehatan Riau Mimi Nazir, kepada salah satu pasien di ruang kelas III RS Ibnu Sina, Rabu (27/9/17).
Pasien peserta operasi bibir sumbung ini mengaku berasal dari Rokan Hilir tampak antusias menyambut dan berbicara dengan orang nomor satu di Riau ini. Dia juga mengucapkan terima kasih sekaligus tak menyangka bisa dikunjungi langsung oleh mantan anggota DPR RI tersebut.
"Terima kasihnya atas perhatiannya pak," ujar pasien bibir sumbing tersebut.
Direktur Utama (Dirut) RS Ibnu Sina dr Novri Ely menjelaskan, ada 26 pasien peserta bibir sumbing yang telah mulai dioperasi sejak pukul delapan pagi tadi. Operasi bibir sumbing yang dilakukan tenaga medis RS Ibnu Sina bekerja sama smile train.
Sebanyak 26 peserta operasi bibir sumbing berasal dari kabupaten kota. Diantaranya dari Pekanbaru, Rokan Hilir, Kampar sert Bengkalis.
"Operasi ini tak dibayar, gratis. Jika ada anggota keluarga atau siap saja bisa langsung berkoordinasi dengan pihak RS Ibnu Sina untuk dilakukan screening terlebih dahulu," jelas Dirut RS Ibnu Sina.(mcr)
"Semangat ya. Mudahan-mudahan operasinya berjalan lancar," kata Andi Rachman didampingi Kadis Kesehatan Riau Mimi Nazir, kepada salah satu pasien di ruang kelas III RS Ibnu Sina, Rabu (27/9/17).
Pasien peserta operasi bibir sumbung ini mengaku berasal dari Rokan Hilir tampak antusias menyambut dan berbicara dengan orang nomor satu di Riau ini. Dia juga mengucapkan terima kasih sekaligus tak menyangka bisa dikunjungi langsung oleh mantan anggota DPR RI tersebut.
"Terima kasihnya atas perhatiannya pak," ujar pasien bibir sumbing tersebut.
Direktur Utama (Dirut) RS Ibnu Sina dr Novri Ely menjelaskan, ada 26 pasien peserta bibir sumbing yang telah mulai dioperasi sejak pukul delapan pagi tadi. Operasi bibir sumbing yang dilakukan tenaga medis RS Ibnu Sina bekerja sama smile train.
Sebanyak 26 peserta operasi bibir sumbing berasal dari kabupaten kota. Diantaranya dari Pekanbaru, Rokan Hilir, Kampar sert Bengkalis.
"Operasi ini tak dibayar, gratis. Jika ada anggota keluarga atau siap saja bisa langsung berkoordinasi dengan pihak RS Ibnu Sina untuk dilakukan screening terlebih dahulu," jelas Dirut RS Ibnu Sina.(mcr)
Berita Lainnya
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021