PILIHAN
Bocah Penderita Kanker Mulut Ganas Meninggal diRSUD Arifin Achmad
PASIRPANGARAIAN, Riauin.com - Tiga bulan diserang kangker mulut ganas, murid SD Negeri 010 Kepenuhan Hulu, Rokan Hulu (Rohul), Hamzah Suhendra Putra, akhirnya menghembuskan napas terakhir di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru, Minggu(24/9/17) pagi.
Dari penuturan tetangga korban di Jalur 2 SP3 Desa Muara Jaya, Kecamatan Kepenuhan Hulu mengatakan murid kelas 6 SD yang akrab disapa Putra meninggal Ahad pagi sekira pukul 06.15 WIB.
Jenazah Putra langsung dibawa ke kampungnya di Desa Muara Jaya pagi itu juga. Pada Ahad sore sekira pukul 17.00 WIB, bocah malang tersebut dikebumikan di pemakaman setempat. "Sudah dikebumikan sore tadi bang," kata tetangga Hamzah, Eko.
Almarhum Hamzah merupakan pasangan dari Suyitno (35) dan Linda (30) sudah menderita kanker mulut sudah sejak‎ Juni 2017 lalu.
Awalnya, ada benjolan kecil tumbuh di bagian gusinya. Saat menyikat gigi, benjolan sebesar biji jagung pecah dan mengeluarkan banyak darah.
Tak lama kemudian, bekas benjolan tumbuh daging dan semakin hari semakin membesar dan mengeluarkan darah. Benjolan menyebabkan Putra kesulitan bernafas, hingga ia harus bernafas pakai slang dipasang di bagian leher kirinya.‎
Sebelum meninggal dunia, Putra sudah dibawa ke sejumlah rumah sakit. Terakhir, bocah malang ini dirawat di RSUD Arifin Achmad dan menjalani kemotrapi. (src)
Dari penuturan tetangga korban di Jalur 2 SP3 Desa Muara Jaya, Kecamatan Kepenuhan Hulu mengatakan murid kelas 6 SD yang akrab disapa Putra meninggal Ahad pagi sekira pukul 06.15 WIB.
Jenazah Putra langsung dibawa ke kampungnya di Desa Muara Jaya pagi itu juga. Pada Ahad sore sekira pukul 17.00 WIB, bocah malang tersebut dikebumikan di pemakaman setempat. "Sudah dikebumikan sore tadi bang," kata tetangga Hamzah, Eko.
Almarhum Hamzah merupakan pasangan dari Suyitno (35) dan Linda (30) sudah menderita kanker mulut sudah sejak‎ Juni 2017 lalu.
Awalnya, ada benjolan kecil tumbuh di bagian gusinya. Saat menyikat gigi, benjolan sebesar biji jagung pecah dan mengeluarkan banyak darah.
Tak lama kemudian, bekas benjolan tumbuh daging dan semakin hari semakin membesar dan mengeluarkan darah. Benjolan menyebabkan Putra kesulitan bernafas, hingga ia harus bernafas pakai slang dipasang di bagian leher kirinya.‎
Sebelum meninggal dunia, Putra sudah dibawa ke sejumlah rumah sakit. Terakhir, bocah malang ini dirawat di RSUD Arifin Achmad dan menjalani kemotrapi. (src)
Berita Lainnya
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh