BNNP Riau Bekuk Empat Pengedar Narkoba, 5,9 Kg Sabu dan 479 Pil Ekstasi Disita
RIAUIN.COM - Sebanyak 5,9 Kilogram sabu dan 479 butir pil ekstasi disita dari empat orang tersangka pengedar narkotika. Keempatnya dibekuk Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau di pelabuhan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Rabu (14/5/2023).
Kepala BNNP Riau, Brigjen Robinson DP Siregar menjelaskan, keempat tersangka yang diamankan yakni M, Z, A dan B. Dari keempat tersangka pihaknya menyita barang bukti 5.894,95 gram sabu dan 479 butir ekstasi.
"Tim BNNP Riau mendapatkan informasi seseorang berinisial M membawa Narkotika jenis sabu menuju Pelabuhan Tanjung Buton, Kabupaten Siak. Kemudian M berhasil diamankan saat berada di dalam speed boat bersama 1 tas ransel yang di dalamnya berisikan 3 bungkus paket besar yang diduga narkotika jenis sabu," kata Robinson, Selasa (4/7/2023) siang.
Beberapa saat berselang, tim BNNP Riau juga mengamankan Z dan A yang sedang berada di Jalan Kartini Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Dari kedua tersangka didapatkan informasi bahwa sabu tersebut diperoleh dari B. Atas pengakuan itu, petugas memerintahkan Z untuk menghubungi B supaya datang ke lokasi untuk dijebak dan dilakukan penangkapan," terang Robinson.
Kemudian berdasarkan pengakuan M, petugas menemukan sabu yang ditimbunnya bersama Z dan AM (DPO) di kebun sagu milik warga.
"Di lokasi ditemukan 1 buah toples plastik warna hijau yang di dalamnya berisikan 3 bungkus paket besar diduga narkotika jenis sabu dan pil ekstasi sebanyak 479 butir," bebernya.
Selanjutnya seluruh tersangka beserta barang bukti dibawa ke Kantor BNNP Riau untuk penyidikan lebih lanjut. Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati.-dnr
Berita Lainnya
Kawal Kasus Mahasiswa S2 Anestesi, Pimpinan Unri Pantau Penyelidikan di Polres Siak
Petugas Polda Riau Diserang Senjata Tajam Saat Ringkus Sindikat Ekstasi di Tenayan Raya
Polda Riau Selidiki Kepemilikan Lahan Gambut Terbakar 80 Hektare di Bengkalis
Gunakan Merkuri, Tambang Emas Ilegal di Kawasan Hutan Pelalawan Digerebek Polisi
KPK Bidik Aliran Uang Suap Bupati Kuansing Nonaktif Suhardiman Amby ke Menhut Raja Juli Antoni
Lima Penambang Emas Ilegal Diciduk di Kawasan Hutan Ukui, Polisi Sita Merkuri hingga Hasil Tambang
Kawal Kasus Mahasiswa S2 Anestesi, Pimpinan Unri Pantau Penyelidikan di Polres Siak
Petugas Polda Riau Diserang Senjata Tajam Saat Ringkus Sindikat Ekstasi di Tenayan Raya
Polda Riau Selidiki Kepemilikan Lahan Gambut Terbakar 80 Hektare di Bengkalis
Gunakan Merkuri, Tambang Emas Ilegal di Kawasan Hutan Pelalawan Digerebek Polisi
KPK Bidik Aliran Uang Suap Bupati Kuansing Nonaktif Suhardiman Amby ke Menhut Raja Juli Antoni
Lima Penambang Emas Ilegal Diciduk di Kawasan Hutan Ukui, Polisi Sita Merkuri hingga Hasil Tambang