PILIHAN
Promosikan Festival Kelapa Internasional, Bupati Harap Peran Media Massa
TEMBILAHAN, Riauin.com - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H Muhammad Wardan, mengharapkan peran serta media massa menyukseskan penyelenggaraan Festival Kelapa Internasional (FKI) yang akan digelar di Inhil. Eksistensi media di Inhil dapat menjadi daya ungkit pada perhelatan yang akan digelar pada tanggal 9 hingga 11 September mendatang.
Festival Kelapa Internasional itu akan diikuti negara-negara produsen kelapa dunia. Peran media melalui pemberitaan-pemberitaan, baik pra penyelenggaraan maupun pada saat Festival berlangsung sangat dibutuhkan.
"Gencarnya pemberitaan tentang Festival Kelapa Internasional ini diharapkan akan dapat 'mencuri' perhatian RI 1 (presiden) untuk dapat hadir bersama kita nanti (di Inhil)," ujar Wardan, di Tembilahan, baru-baru ini.
Wardan mengganggap, peran media dalam Festival Kelapa Internasional, sebagai sebuah manifestasi kepedulian terhadap sektor perkebunan, khususnya di bidang perkelapaan yang sejak dulu sampai saat ini telah menjadi sektor unggulan dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah dan sumber pendapatan utama mayoritas masyarakat Kabupaten Inhil.
"Ketika nanti RI 1 datang ke daerah kita dalam helat akbar Festival Kelapa Internasional, besar kemungkinan untuk kita dapat menarik investor sebagai langkah awal rehabilitasi kebun kelapa dan industrialisasi sektor perkebunan kelapa," kata Wardan.
Wardan menilai, selama ini masih kurang pemberitaan di media massa tentang Festival Kelapa Internasional. Padahal, ada beberapa tujuan yang akan dicapai dengan gelaran internasional tersebut.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Riau ini membeberkan, di antara tujuan itu adalah untuk mempromosikan sektor perkebunan kelapa dan memperkuat identitas daerah sebagai Negeri Hamparan Kelapa Terluas Dunia.
Menurut Wardan, kurangnya pemberitaan berkaitan dengan penyelenggaraan Festival Kelapa Internasional bisa saja karena belum adanya kepastian tentang siapa perwakilan dari pemerintah pusat yang akan hadir, apa itu presiden, wakil presiden atau menteri. "Besar harapan kita, yang hadir adalah presiden," tutup Wardan. (Adv)
Festival Kelapa Internasional itu akan diikuti negara-negara produsen kelapa dunia. Peran media melalui pemberitaan-pemberitaan, baik pra penyelenggaraan maupun pada saat Festival berlangsung sangat dibutuhkan.
"Gencarnya pemberitaan tentang Festival Kelapa Internasional ini diharapkan akan dapat 'mencuri' perhatian RI 1 (presiden) untuk dapat hadir bersama kita nanti (di Inhil)," ujar Wardan, di Tembilahan, baru-baru ini.
Wardan mengganggap, peran media dalam Festival Kelapa Internasional, sebagai sebuah manifestasi kepedulian terhadap sektor perkebunan, khususnya di bidang perkelapaan yang sejak dulu sampai saat ini telah menjadi sektor unggulan dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah dan sumber pendapatan utama mayoritas masyarakat Kabupaten Inhil.
"Ketika nanti RI 1 datang ke daerah kita dalam helat akbar Festival Kelapa Internasional, besar kemungkinan untuk kita dapat menarik investor sebagai langkah awal rehabilitasi kebun kelapa dan industrialisasi sektor perkebunan kelapa," kata Wardan.
Wardan menilai, selama ini masih kurang pemberitaan di media massa tentang Festival Kelapa Internasional. Padahal, ada beberapa tujuan yang akan dicapai dengan gelaran internasional tersebut.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Riau ini membeberkan, di antara tujuan itu adalah untuk mempromosikan sektor perkebunan kelapa dan memperkuat identitas daerah sebagai Negeri Hamparan Kelapa Terluas Dunia.
Menurut Wardan, kurangnya pemberitaan berkaitan dengan penyelenggaraan Festival Kelapa Internasional bisa saja karena belum adanya kepastian tentang siapa perwakilan dari pemerintah pusat yang akan hadir, apa itu presiden, wakil presiden atau menteri. "Besar harapan kita, yang hadir adalah presiden," tutup Wardan. (Adv)
Berita Lainnya
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu
Warga Desa Limau Inhil Digegerkan dengan Kemunculan Buaya di Lingkungan Perumahan
Seorang Nenek di Inhil Diterkam Buaya Saat Mencuci di Sungai, Beruntung Berhasil Diselamatkan Suami
Banjir Kembali Genangi Inhil, Jumlah Korban Terdampak Belum Diketahui
Diduga Akibat Korsleting Arus Pendek, Ruang Kabag Kesra Pemkab Inhil Hangus Terbakar
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu
Warga Desa Limau Inhil Digegerkan dengan Kemunculan Buaya di Lingkungan Perumahan
Seorang Nenek di Inhil Diterkam Buaya Saat Mencuci di Sungai, Beruntung Berhasil Diselamatkan Suami
Banjir Kembali Genangi Inhil, Jumlah Korban Terdampak Belum Diketahui
Diduga Akibat Korsleting Arus Pendek, Ruang Kabag Kesra Pemkab Inhil Hangus Terbakar