Jabatan Bupati Segera Berakhir, Ketua DPD PKS Soroti Tingginya Angka Kemiskinan di Kampar
RIAUIN.COM - Kurang lebih satu bulan ke depan, Kabupaten Kampar akan memiliki pemimpin baru. Hal ini seiring akan berakhirnya masa jabatan Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto pada 22 Mei 2022 mendatang.
Posisi kepala daerah akan diisi oleh Pejabat (Pj) Bupati yang diusulkan oleh Gubernur Riau ke pemerintah pusat.
Terkait hal itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tamaruddin, mengingatkan beberapa hal penting kepada sosok yang dipercaya sebagai Pj Bupati Kampar.
Tamaruddin mengingatkan, Pj Bupati yang ditunjuk mesti memiliki kapasitas dan leadership yang kuat. Termasuk harus menguasai potret wilayah, sehingga mampu membawa Kabupaten Kampar ke arah yang lebih baik.
Tamaruddin juga meminta Pj Bupati yang akan ditunjuk nanti memprioritaskan kerja pada dua hal;
Pertama, kata dia, Pj Bupati Kampar mesti melakukan konsolidasi internal pemerintahan dengan semua institusi terkait dengan perhatian khusus kepada Sekda, Bappeda, Dinas Keuangan dan APIP demi proses pembangunan yang efektif, efisien, terarah dan berkelanjutan.
Kedua, dia mengingatkan Penjabat Bupati untuk melakukan konsolidasi dengan beragam elemen masyarakat. Langkah itu menurut pria yang akrab disapa Onga Tamar ini, sangat penting untuk menggerakkan partisipasi pembangunan lebih tinggi.
Ketiga, lanjut Tamar, Penjabat Bupati harus mereview (meninjau ulang) perencanaan daerah sebelumnya dan membuat proyeksi ke depan dengan mengedepankan konsistensi perencanaan dan penganggaran untuk program-program strategis terutama di bidang ekonomi.
"Hal itu harus dilakukan oleh Pj Bupati, agar ekonomi bangkit pasca pandemi sehingga angka kemiskinan di Kampar turun secara signifikan," ujar Tamaruddin kepada Riauin.com, Sabtu (16/4/2022).
Sebelumnya, PKS menyoroti serius naiknya angka kemiskinan yang telah dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kampar. Naiknya angka kemiskinan di Kampar menjadi isu sentral yang dibahas oleh PKS dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) beberapa waktu lalu.
"Isu penting Kampar sesuai data statistik bertambahnya angka kemiskinan di Kampar sebanyak 3.400 orang, sehingga persentasi kemiskinan di Kampar melampaui angka Provinsi Riau," ucap Tamaruddin, mantan aktivis kampus itu.
Menurut pria yang sehari-hari juga aktif berdakwah, persoalan naiknya angka kemiskinan itu harus menjadi prioritas para pemangku kebijakan di daerah untuk ditangani dengan formula yang tepat.-naz
Berita Lainnya
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Masuk Lima Besar Penyumbang Kurban Terbanyak Nasional
Pemkab Kampar Prioritaskan Ruas Jalan Rusak Parah Akibat Keterbatasan Anggaran
Hadiri Penyembelihan Kurban di PWI, Wakil Bupati Kampar Ajak Insan Pers Perkuat Sinergi lewat Aksi Sosial
Lewat Sistem Tabungan, Diskominfo Kampar Gelar Kurban Mandiri Perdana
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Masuk Lima Besar Penyumbang Kurban Terbanyak Nasional
Pemkab Kampar Prioritaskan Ruas Jalan Rusak Parah Akibat Keterbatasan Anggaran
Hadiri Penyembelihan Kurban di PWI, Wakil Bupati Kampar Ajak Insan Pers Perkuat Sinergi lewat Aksi Sosial
Lewat Sistem Tabungan, Diskominfo Kampar Gelar Kurban Mandiri Perdana