PILIHAN
Yuki Chandra Nakhodai Forum Pemred Riau
Foto bersama usai pemilihan ketua.
Pekanbaru, riauin.com- Forum Pemred Riau kembali aktif setelah sempat tidur panjang sejak dibentuk Juli 2013. Hal tersebut ditandai dengan terpilihnya H Yuki Chandra sebagai ketua FPR periode 2017-2020.
Pemilihan melalui votting tersebut sempat alot digelar, Jumat(28/07/2017) diHotelFurayaPekanbaru. Dari dua kandidat calon ketua, yakni Luzi Diamanda dan H Yuki Chandra ditawarkan untuk bermufakat, namun sampai skorsing waktu yang diberika Pimpinan Sidang, Tun Ahyar tak kunjung membuahkan hasil.
Peserta FPR yang hadir berdaskan absensi sebanyak 22 orang yang semuanya adalah pimpina media massa cetak, televisi dan onlone. Setelah dilakukan votting, tiga peserta tak ikut memilih karena tidak berada di dalam forum.
Hasil votting, Yuki memperoleh 10 suara dan Luzi 9 suara. Dengan demikian Yuki secara sah terpilih memimpin FPR dan Luzi sebagai Sekjen FPR.
Setelah memperoleh hasil, ketua, sekretaris dibantu mantan Ketua FPR, Yanto Budiman diminya untuk menyusun kepengurusan paling lambat tiga minggu setelah pemilihan. Keanggotaan FPR terdiri dari pemred mefia cetak, radio, televisi dan online yanh berkedudukan di Provinsi Riau.
Sebelumnya Pimpinan Sidang menjelaskan, tujuan disepakatinya FPR harus mampu menjadi wadaj perekat silaturrahmi pimpinan redaksi di Riau dan wadah untuk saling bertukar pemikiran intelektual wartawan dalam menyikapi persoalan faktual dan aktual di Riau.
"Sebagao wadah komunikasi yang bersifat informal, keberadaan FPR tidak akan pernah dilembagakan secara formal dan akan selalu bersinerji dengan organisasi wartawan dan pers yang diakui berdasarkan Perundang-undangan, " jelas Tun.
Sementara itu Luzi berharap FPR yang baru ini tidak seperti sebelumnya, yakni dibentuk atas daras kepentingan penguasa. "Kita mau ini ada perubahan. Kota harus tetap menjaga nama baik wartawan, apalagi forum ini terdiro dari orang-orang yang memimpin media. Tap harus dijaga integrotas dan tanpa pengaruh penguasa siapapun, " tuturnya. (vie)
Pemilihan melalui votting tersebut sempat alot digelar, Jumat(28/07/2017) diHotelFurayaPekanbaru. Dari dua kandidat calon ketua, yakni Luzi Diamanda dan H Yuki Chandra ditawarkan untuk bermufakat, namun sampai skorsing waktu yang diberika Pimpinan Sidang, Tun Ahyar tak kunjung membuahkan hasil.
Peserta FPR yang hadir berdaskan absensi sebanyak 22 orang yang semuanya adalah pimpina media massa cetak, televisi dan onlone. Setelah dilakukan votting, tiga peserta tak ikut memilih karena tidak berada di dalam forum.
Hasil votting, Yuki memperoleh 10 suara dan Luzi 9 suara. Dengan demikian Yuki secara sah terpilih memimpin FPR dan Luzi sebagai Sekjen FPR.
Setelah memperoleh hasil, ketua, sekretaris dibantu mantan Ketua FPR, Yanto Budiman diminya untuk menyusun kepengurusan paling lambat tiga minggu setelah pemilihan. Keanggotaan FPR terdiri dari pemred mefia cetak, radio, televisi dan online yanh berkedudukan di Provinsi Riau.
Sebelumnya Pimpinan Sidang menjelaskan, tujuan disepakatinya FPR harus mampu menjadi wadaj perekat silaturrahmi pimpinan redaksi di Riau dan wadah untuk saling bertukar pemikiran intelektual wartawan dalam menyikapi persoalan faktual dan aktual di Riau.
"Sebagao wadah komunikasi yang bersifat informal, keberadaan FPR tidak akan pernah dilembagakan secara formal dan akan selalu bersinerji dengan organisasi wartawan dan pers yang diakui berdasarkan Perundang-undangan, " jelas Tun.
Sementara itu Luzi berharap FPR yang baru ini tidak seperti sebelumnya, yakni dibentuk atas daras kepentingan penguasa. "Kita mau ini ada perubahan. Kota harus tetap menjaga nama baik wartawan, apalagi forum ini terdiro dari orang-orang yang memimpin media. Tap harus dijaga integrotas dan tanpa pengaruh penguasa siapapun, " tuturnya. (vie)
Berita Lainnya
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya
FWK Minta Presiden Benahi MBG & Naikkan Subsidi Kebutuhan Pokok
Duka di Serdang Bedagai, Prajurit yang Gugur di Lebanon Itu Dikenal Sosok Ramah dan Pekerja Keras
Gerakan APPMBGI: Mengawal Gizi dari Desa Hingga Kota
Pemprov Riau Perketat Penggunaan Dana Bagi Hasil Sawit
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya
FWK Minta Presiden Benahi MBG & Naikkan Subsidi Kebutuhan Pokok
Duka di Serdang Bedagai, Prajurit yang Gugur di Lebanon Itu Dikenal Sosok Ramah dan Pekerja Keras
Gerakan APPMBGI: Mengawal Gizi dari Desa Hingga Kota
Pemprov Riau Perketat Penggunaan Dana Bagi Hasil Sawit