Revitalisasi JPO Sudirman Hadirkan Ruang Publik Estetik di Riau
RIAUIN.COM - Koridor Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru kini memiliki daya tarik visual baru seiring hampir rampungnya proyek peremajaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depan Sukaramai Trade Center. Fasilitas publik yang awalnya sekadar sarana penyeberangan ini bertransformasi menjadi ruang pandang perkotaan yang estetik dan kental dengan nuansa budaya lokal.
Proses pembenahan struktur yang memiliki nilai historis kuat di Ibu Kota Provinsi Riau ini kini memasuki fase akhir. Fokus utama pekerjaan di lapangan telah bergeser pada penataan sistem pencahayaan modern yang dirancang untuk mempercantik panorama kota pada malam hari.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Masykur Tarmizi menjelaskan bahwa seluruh tahapan konstruksi fisik pada struktur utama jembatan sebenarnya telah diselesaikan secara menyeluruh. Tim di lapangan saat ini sedang berkonsentrasi penuh pada instalasi detail lampu hias.
"Tahapan yang berjalan sekarang menyasar pada aspek pencahayaan. Lampu-lampu reguler sudah terpasang, dan kami sedang menambahkan beberapa lampu hias serta lampu sorot di sisi kiri dan kanan jembatan untuk mengekspos bagian atap," ujar Masykur di Pekanbaru, Senin (15/6/2026).
Kombinasi pencahayaan warna-warni tersebut sengaja dirancang agar infrastruktur publik ini tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai seni yang tinggi. Meski proses instalasi kelistrikan masih berjalan, fasilitas ini tetap dibuka agar aksesibilitas para pejalan kaki tidak terganggu.
Revitalisasi infrastruktur peninggalan era Caltex ini diproyeksikan mampu mendongkrak daya tarik pariwisata urban di Riau. Dengan konsep desain yang memadukan modernitas dan ornamen Melayu, jembatan ini menawarkan pengalaman visual baru bagi warga yang melintas.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengungkapkan, area atas JPO ini sengaja didesain untuk menyajikan lanskap pemandangan kota yang luas, termasuk memberikan sudut pandang langsung ke arah kemegahan Jembatan Siak IV.
"Kami memperbarui kawasan ini dengan memasukkan unsur seni Melayu tanpa menghapus nilai sejarah dari jembatan itu sendiri. Tempat ini disiapkan menjadi titik pandang yang menarik dan ikonik bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda di Riau," kata Agung.
Langkah peremajaan total ini diambil sebagai respons atas kondisi fisik jembatan yang sebelumnya telah mengalami degradasi fungsi akibat faktor usia. Selain mempercantik tampilan luar, perbaikan interior seperti penggantian material lantai yang sempat keropos juga dilakukan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan warga. (Bil)
Berita Lainnya
DLHK Pekanbaru Targetkan Reduksi Sampah TPA Lewat Gerakan Ramah Lingkungan di Sekolah
Disdik Pekanbaru Jamin Biaya Sekolah Swasta bagi Calon Siswa Kurang Mampu
Tingkatkan Capaian Cek Kesehatan Gratis, Dinkes Pekanbaru Evaluasi Puskesmas Berkinerja Rendah
Tata Kelola Sampah Pekanbaru, 83 Lembaga Swadaya Ditargetkan Edukasi Warga
Evaluasi Program Satu ASN Satu RW, Pemko Pekanbaru Ancam Sanksi Pegawai yang Tak Capai Target
Tekan Pengangguran di Riau, Pemko Pekanbaru Targetkan Serap 70 Persen Tenaga Kerja
DLHK Pekanbaru Targetkan Reduksi Sampah TPA Lewat Gerakan Ramah Lingkungan di Sekolah
Disdik Pekanbaru Jamin Biaya Sekolah Swasta bagi Calon Siswa Kurang Mampu
Tingkatkan Capaian Cek Kesehatan Gratis, Dinkes Pekanbaru Evaluasi Puskesmas Berkinerja Rendah
Tata Kelola Sampah Pekanbaru, 83 Lembaga Swadaya Ditargetkan Edukasi Warga
Evaluasi Program Satu ASN Satu RW, Pemko Pekanbaru Ancam Sanksi Pegawai yang Tak Capai Target
Tekan Pengangguran di Riau, Pemko Pekanbaru Targetkan Serap 70 Persen Tenaga Kerja