PILIHAN
Kesejahteraan Jurnalis di Riau Masih Memprihatinkan
Ilustrasi
HASIL kajian Aliansi Jurnalis Independent (AJI), selain masih banyak kasus kekerasan terhadap jurnalis, masalah ketenagakerjaan yang memprihatinkan juga masih menghinggapi nasib jurnalis di Indonesia.
"Sebab masih banyak jurnalis dan pekerja media yang diupah di bawah standar dan status hubungan kerja yang informal," ujar Ketua AJI Pekanbaru, Fakhrurodzi.
Menurutnya, sepanjang tahun 2015 banyak media yang terpaksa ditutup karena dilanda krisis. Lesunya perekonomian juga berpengaruh pada media massa dan jurnalis.
"Tidak hanya buruh industri yang sedang mengalami ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di perusahaan, tapi juga menimpa buruh tulis seperti jurnalis juga banyak mengalami krisis kesejahteraan," paparnya.
PHK sepihak menjadi salah satu faktor kesejahteraan jurnalis yang rendah. Termasuk juga faktor lain, seperti upah yang masih di bawah standar upah minimum regional.
"Selama ini AJI selalu mengimbau perusahaan media untuk memperhatikan hak-hak jurnalis dan pekerjaannya sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan. Sebab kesejahteraan jurnalis dikhawatirkan berpengaruh terhadap independensi pemberitaan," tegasnya. TSR
"Sebab masih banyak jurnalis dan pekerja media yang diupah di bawah standar dan status hubungan kerja yang informal," ujar Ketua AJI Pekanbaru, Fakhrurodzi.
Menurutnya, sepanjang tahun 2015 banyak media yang terpaksa ditutup karena dilanda krisis. Lesunya perekonomian juga berpengaruh pada media massa dan jurnalis.
"Tidak hanya buruh industri yang sedang mengalami ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di perusahaan, tapi juga menimpa buruh tulis seperti jurnalis juga banyak mengalami krisis kesejahteraan," paparnya.
PHK sepihak menjadi salah satu faktor kesejahteraan jurnalis yang rendah. Termasuk juga faktor lain, seperti upah yang masih di bawah standar upah minimum regional.
"Selama ini AJI selalu mengimbau perusahaan media untuk memperhatikan hak-hak jurnalis dan pekerjaannya sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan. Sebab kesejahteraan jurnalis dikhawatirkan berpengaruh terhadap independensi pemberitaan," tegasnya. TSR
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol