PILIHAN
Banjir Meluap, Harga Sayuran Ikut Melonjak
Ilustrasi
AKSES jalan Sumatera Barat - Riau yang putus akibat banjir turut mempengaruhi harga sayuran di pasaran kota Pekanbaru. Sejak beberapa hari belakangan ini harga sayuran melonjak tinggi.
Para pedagang mengaku terpaksa menaikkan harga karena ongkos angkut juga bertambah. Seperti disampaikan Ridwan, pedagang sayuran di pasar Kodim Pekanbaru. Menurutnya, kenaikan harga terjadi sangat tiniggi.
"Sebab pasokan berkurang drastis karena barang yang masuk tidak seperti biasanya. Selain itu, untuk sampai ke Pekanbaru, kendaraan pengangkut sayuran harus memutar jalan melewati Kiliran Jao, kabupaten Kuantan Singingi. Jad ongkos bertambah," ujarnya.
Pantauan di sejumlah pasar tradisional di kota Pekanbaru harga daun bawang sudah mencapai Rp25 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp20 ribu. Harga Sawi dari harga Rp 7 ribu menjadi Rp 10 ribu per kilogram. Begitu juga dengan Seledri dari harga normal Rp 12 ribu menjadi Rp 20 ribu.
Rata-rata barang kebutuhan lainnya mengalami kenaikan di atas 20 persen. Pedagang dan agen menilai harga akan kembali normal dalam beberapa hari kedepan, seiring dengan akses jalan yang sudah bisa dilewati. TSR
Para pedagang mengaku terpaksa menaikkan harga karena ongkos angkut juga bertambah. Seperti disampaikan Ridwan, pedagang sayuran di pasar Kodim Pekanbaru. Menurutnya, kenaikan harga terjadi sangat tiniggi.
"Sebab pasokan berkurang drastis karena barang yang masuk tidak seperti biasanya. Selain itu, untuk sampai ke Pekanbaru, kendaraan pengangkut sayuran harus memutar jalan melewati Kiliran Jao, kabupaten Kuantan Singingi. Jad ongkos bertambah," ujarnya.
Pantauan di sejumlah pasar tradisional di kota Pekanbaru harga daun bawang sudah mencapai Rp25 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp20 ribu. Harga Sawi dari harga Rp 7 ribu menjadi Rp 10 ribu per kilogram. Begitu juga dengan Seledri dari harga normal Rp 12 ribu menjadi Rp 20 ribu.
Rata-rata barang kebutuhan lainnya mengalami kenaikan di atas 20 persen. Pedagang dan agen menilai harga akan kembali normal dalam beberapa hari kedepan, seiring dengan akses jalan yang sudah bisa dilewati. TSR
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol