• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
02 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Pupuk ke Kelompok Tani
02 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026
Jabatan Tak Boleh Berkurban
28 Mei 2026
Kawal Ketahanan Pangan, Polsek Singingi Hilir Antar 2 Ton Jagung Petani ke Bulog
26 Mei 2026

  • Home
  • CSR

Jalan Berkilo-kilo Demi Menjaga Keberlanjutan Hutan

Ovie

Kamis, 25 Maret 2021 23:35:00 WIB
Cetak
Dian Andi Syahputra yang sudah terbiasa menjalani kegiatan pemulihan hutan di RER sedang meletakkan sandbag di pedalaman hutan.| Foto: Istimewa

RIAUIN.COM -Panas terik dan hujan deras adalah hal biasa untuk Dian Andi Syahputra. Ia bahkan terbiasa menetap berhari-hari di alam untuk menjalankan kegiatan pemulihan hutan, salah satunya memperbaiki dan memastikan tertutupnya kanal-kanal drainase liar di hutan yang beresiko menyebabkan kebakaran di lahan gambut. Namun, belum banyak yang tahu bahwa hal yang dilakukan Ian, sapaan akrabnya, memiliki andil besar untuk keberlanjutan hutan dan makhluk di dalamnya.

Ia sendiri bekerja di hutan untuk memastikan jalannya kegiatan restorasi dan konservasi yang dijalankan Restorasi Ekosistem Riau (RER) yang luasnya mencapai lebih dari 150.000 ha atau setara dengan dua kali wilayah Singapura. Pekerjaan Ian adalah menutup kanal-kanal peninggalan dari praktek pembalakan liar yang massif terjadi sebelum program RER berjalan pada 2013 silam.

Proses penutupan kanal memakan waktu yang tidak sebentar. Ian bercerita bahwa pihaknya harus mengidentifikasi dan memverikasi langsung titik koordinat liar berdasarkan data sistem informasi geografis yang dihimpun RER.

“Saya dan empat rekan lainnya berangkat menuju titik kanal menggunakan perahu kecil yang kita sebut ketinting sebagai alat transportasi utama dalam menjelajahi hutan melalui sungai. Kami juga membawa berkilo-kilo campuran pasir batu dalam sebuah sandbag dan velt (material sisa untuk produksi pulp yang digunakan kembal). Kami juga membawa persediaan makanan hingga tenda dalam perjalanan yang memakan waktu tidak sebentar,” tuturnya.

BACA JUGA
  • Oknum Pelajar di Kuansing Jadi Pengedar Narkoba, 104,29 Gram Sabu Disita
  • Terungkap, Ratusan Juta Dana Hasil Pungutan untuk Pemuda dan Desa Serosa Tak Jelas Penggunaanya
  • Gelontorkan Rp3 Miliar, PT RAPP Bangun Pelebaran Jalan Lingkar dan Pos Lantas di Pelalawan

Ia yang berprofesi sebagai Environment and Water Management Officer RER ini menyebut memerlukan 50 hingga 100 sandbag yang mencapai ukuran 30 kilogram setiap kegiatan penutupan kanal, tergantung dari lebar dan dalam kanal.

Setelah seluruh sandbag terkumpul pada lokasi kanal yang akan ditutup, barulah tim RER menuju ke lokasi untuk membuat bendungan (dam). Menerobos lebatnya hutan, terjalnya medan dan sulitnya menembus akses kanal bukan hal baru bagi mereka.

“Awalnya memang kaget dengan situasi lapangan karena sebelumnya saya bekerja sebagai pegawai kantoran. Namun, saya semakin menikmati pekerjaan ini dan bangga karena turut menjaga lingkungan untuk generasi mendatang,” ujarnya.

RER telah melakukan upaya stratefis dalam merestorasi hutan, termasuk penutupan kanal liar yang jumlahnya mencapai 46 sistem kanal lama dengan total panjang 186 kilometer di seluruh area konsesi. Dalam lima tahun terakhir, RER telah berhasil menutup 56 persen dari total kanal liar yang ada dengan panjang mencapai 81,2 kilometer.

External Affairs Director RER., Nyoman Iswarayoga mengatakan penutupan kanal memainkan peran yang sangat penting dalam upaya restorasi hidrologis yang dilakukan RER untuk mengurangi bahaya kebakaran dan meminimalkan emisi karbon. Target RER adalah membendung semua kanal liar pada 2025.

Penutupan kanal ini, kata Nyoman, berkontribusi terhadap tidak adanya kebakaran hutan dan lahan di area konsesi RER selama enam tahun berturut-turut. Selain penutupan kanal, pencapaian ini juga merupakan hasil dari patroli kebakaran aktif, kesepakatan formal dengan komunitas pengguna hutan untuk tidak menyalakan api, dan tidak ada kegiatan pembukaan lahan di dalam kawasan konsesi RER.

“Kegiatan restorasi dan pencapaian ini tidak lepas dari dukungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI (KLHK RI) yang mempercayakan pengelolaan restorasi ekosistem kepada RER untuk keberlanjutan hutan di Indonesia,” jelas Nyoman.

RER beroperasi berdasarkan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu - Restorasi Ekosistem (IUPHHK-RE) yang diberikan oleh KLHK RI kepada lima perusahaan yang berada di bawah program Restorasi Ekosistem Riau (RER), Grup APRIL yang juga induk dari unit usaha PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Tugas utama RER adalah untuk melestarikan dan memulihkan ekosistem dalam satu kawasan hutan rawa gambut ini.

RER sendiri merupakan bagian dari komitmen 1-for-1 Grup APRIL, di mana setiap satu hektar hutan tanaman industri yang dikelola, Grup APRIL juga melindungi atau merestorasi satu hektare hutan. Komitmen ini sejalan dengan pendekatan proteksi-produksi Grup APRIL dan diatur dalam Sustainable Forest Management Policy (SFMP) 2.0.

Dalam komitmen keberlanjutan APRIL2030 yang baru diluncurkan akhir tahun lalu, APRIL Group juga memastikan tidak adanya kawasan lindung dan restorasi yang hilang (zero net loss) dalam 10 tahun kedepan.

Perusahaan penghasil kertas “PaperOne” yang berbasis di Pangkalan Kerinci, Riau ini juga berkomitmen memperluas area kawasan lindung dan restorasi hingga di luar wilayah operasional dengan menyisihkan dana dari tiap ton kayu yang digunakan dalam produksi untuk membiayai investasi di bidang lingkungan sebesar 10 juta USD per tahun. -rls


Kata Kunci CSR


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

CSR Sawit untuk Swasembada Daging, Peluang Emas Kuansing

Belajar Kimia Jadi Lebih Menyenangkan, Saat Guru Makin Seru

Kiat PHR Ajak Warga Bijak Kelola Sampah Menjadi Bernilai Ekonomi

APR Bersama 12 Mitra Pamerkan Produk Viscose-Rayon Berkelanjutan di Indo Intertex-Inatex 2023

Kemenparekraf dan APR Gandeng API Riau Latih 30 UMKM Fesyen

Diskopindag Kuansing Minta PT RAPP Bina Pelaku UKM Pembuat Sepatu

CSR Sawit untuk Swasembada Daging, Peluang Emas Kuansing

Belajar Kimia Jadi Lebih Menyenangkan, Saat Guru Makin Seru

Kiat PHR Ajak Warga Bijak Kelola Sampah Menjadi Bernilai Ekonomi

APR Bersama 12 Mitra Pamerkan Produk Viscose-Rayon Berkelanjutan di Indo Intertex-Inatex 2023

Kemenparekraf dan APR Gandeng API Riau Latih 30 UMKM Fesyen

Diskopindag Kuansing Minta PT RAPP Bina Pelaku UKM Pembuat Sepatu

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
  • 2 Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!
  • 3 Riau Hari Ini, Potensi Hujan Ringan Lokal Tanpa Peringatan Cuaca Ekstrem
  • 4 PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan, Sejumlah Wilayah di Sumbagut Terdampak Padam
  • 5 Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat
  • 6 ASN Kuansing Nyambi Bertani, Cuan Rp 31 Juta Modal Dua Jam Sehari
  • 7 Pusat Tolak Cabut Izin PT Wanasari, Humas: Jangan Cari-Cari Kesalahan
  • 8 Dishub Pekanbaru Kerahkan Tiga Regu Patroli Amankan U-Turn
  • 9 Pospera Riau Apresiasi Langkah Polda Riau Pidanakan PT MM
Terkini +INDEKS

Ruang Fiskal Tertekan Aturan PMK, Sejumlah Program Pembangunan di Siak Tertunda

03 Juni 2026
Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Meluas, Manggala Agni Datangkan Bantuan Personel dari Jambi
03 Juni 2026
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
03 Juni 2026
Usulan Integrasi Lahan Kuantan Singingi ke Program TORA Mulai Dipelajari
03 Juni 2026
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
03 Juni 2026
Harga CPO dan Kernel Merosot, Pendapatan Petani Sawit Riau Turun Sepekan ke Depan
03 Juni 2026
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
03 Juni 2026
Satu Helikopter Pemadam dari Australia Diterbangkan ke Riau
03 Juni 2026
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto
03 Juni 2026
Pasar CPO Global Lesu, Harga Sawit Swadaya Riau Turun hingga 11 Persen
03 Juni 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved