Wanita Pengedar Sabu-sabu di Pematang Reba Inhu Diringkus Polisi, Suaminya Berhasil Kabur
RIAUIN.COM - Seorang wanita pengedar narkoba jenis sabu-sabu yang sering bertransaksi di Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, hanya pasrah ketika polisi meringkusnya karena kedapatan membawa sabu-sabu.
Wanita berinisial MSS alias Dea (36) warga Kelurahan Pematang Reba itu diamankan Unit Reskrim Polsek Rengat Barat, Senin (15/2/2021) di depan pintu gerbang RSUD Indrasari Rengat, pukul 23.30 WIB.
Kapolres Inhu AKBP Efrizal melalui PS Paur Humas Aipda Misran, Rabu (17/2021) saat dikonfirmasi Riauin.com membenarkan penangkapan pelaku pengedar narkoba itu.
Misran menjelaskan, Senin malam
sekitar pukul 23.00 WIB, polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Jalan Lintas Timur depan RSUD Indrasari Rengat terjadi transaksi narkoba.
Kemudian, Unit Reskrim Polsek Rengat Barat melakukan penyelidikan dan pengintaian di sekitar RSUD Indrasari.
Kemudian, tim melihat ada laki-laki dan perempuan di depan pintu gerbang keluar RSUD Indrasari, laki-laki duduk di atas sepeda motor, sedangkan perempuan berdiri tak jauh dari gerbang dengan gerak-gerik mencurigakan seperti sedang menunggu seseorang.
"Ketika tim mendekati kedua orang itu, tiba-tiba pria yang duduk di atas sepeda motor langsung kabur, sedangkan yang perempuan berhasil diamankan," jelasnya.
Saat diamankan, perempuan itu seperti membuang sesuatu. Kemudian tim mengamankannya dan ketika dicari, benda yang dibuang perempuan itu seperti serpihan kristal dibungkus dengan plastik klep kecil yang diduga narkoba jenis sabu-sabu dengan berat lebih kurang 0,10 gram.
Perempuan yang mengaku berinisial MSS alias Dea itu berniat mengantarkan pesanan sabu pada pelanggan.
"Menurut pengakuan tersangka, laki-laki yang sempat kabur itu adalah suaminya, identitas sudah kita ketahui dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Rengat Barat," tutup Misran.--argus.
Berita Lainnya
Tepis Pemerasan Pejabat UPT di Riau, Abdul Wahid Tegaskan Tak Pernah Terima Uang
Pembelaan Abdul Wahid di PN Pekanbaru, Kuasa Hukum Sebut Saksi KPK Hanya Berasumsi
Bacakan Pleidoi Hari Ini, Abdul Wahid Upayakan Bebas dari Tuntutan Jaksa KPK
Kawal Kasus Mahasiswa S2 Anestesi, Pimpinan Unri Pantau Penyelidikan di Polres Siak
Petugas Polda Riau Diserang Senjata Tajam Saat Ringkus Sindikat Ekstasi di Tenayan Raya
Polda Riau Selidiki Kepemilikan Lahan Gambut Terbakar 80 Hektare di Bengkalis
Tepis Pemerasan Pejabat UPT di Riau, Abdul Wahid Tegaskan Tak Pernah Terima Uang
Pembelaan Abdul Wahid di PN Pekanbaru, Kuasa Hukum Sebut Saksi KPK Hanya Berasumsi
Bacakan Pleidoi Hari Ini, Abdul Wahid Upayakan Bebas dari Tuntutan Jaksa KPK
Kawal Kasus Mahasiswa S2 Anestesi, Pimpinan Unri Pantau Penyelidikan di Polres Siak
Petugas Polda Riau Diserang Senjata Tajam Saat Ringkus Sindikat Ekstasi di Tenayan Raya
Polda Riau Selidiki Kepemilikan Lahan Gambut Terbakar 80 Hektare di Bengkalis