PILIHAN
Rp 685,4 Miliar Uang Asli Dimusnahkan BI Riau
Ilustrasi
KEPALA Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Riau, Ismet Inono, mengatakan pihaknya sudah memusnaskah uang lusuh sebesar Rp685,4 miliar selama tahun 2015 dan mengganti dengan uang baru.
"Sepanjang Desember 2015 BI telah memusnahkan uang yang lusuh sebesar Rp 685,4 miliar. Nilai tersebut masih jauh lebih rendah dibanding tahun 2014 yakni sebesar Rp 1,14 triliun," ujar Ismet.
Ia menambahkan, pada tahun 2015, kebutuhan uang (outflow) kertas dan logam yang telah dikeluarkan BI hingga pekan kedua Desember 2015 mencapai Rp 13,6 triliun. Sedangkan untuk uang tunai yang masuk (inflow) mencapai rp 6,33 triliun. Sehingga net outflow sebesar Rp 9,8 triliun.
Jika dibandingkan pada tahun 2014 lalu, outflow sebesar Rp 15,1 trilun, inflow mencapai Rp 8,8 triliun dan net outflow sebesar Rp 9,8 triliun.
Lebih lanjut Ismet mengatakan, out flow dan in flow pada tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan seiring dengan prediksi peningkatan perekonomian Riau. TSR
"Sepanjang Desember 2015 BI telah memusnahkan uang yang lusuh sebesar Rp 685,4 miliar. Nilai tersebut masih jauh lebih rendah dibanding tahun 2014 yakni sebesar Rp 1,14 triliun," ujar Ismet.
Ia menambahkan, pada tahun 2015, kebutuhan uang (outflow) kertas dan logam yang telah dikeluarkan BI hingga pekan kedua Desember 2015 mencapai Rp 13,6 triliun. Sedangkan untuk uang tunai yang masuk (inflow) mencapai rp 6,33 triliun. Sehingga net outflow sebesar Rp 9,8 triliun.
Jika dibandingkan pada tahun 2014 lalu, outflow sebesar Rp 15,1 trilun, inflow mencapai Rp 8,8 triliun dan net outflow sebesar Rp 9,8 triliun.
Lebih lanjut Ismet mengatakan, out flow dan in flow pada tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan seiring dengan prediksi peningkatan perekonomian Riau. TSR
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol