PILIHAN
Hak Angket Diketok Sepihak, Gerindra dan PKB Walk Out dari Paripurna
JAKARTA, Riauin.com -- Fraksi Partai Gerindra dan PKB di DPR RI meninggalkan ruangan rapat atau walk out dari sidang paripurna penutupan masa sidang IV 2016-2017 pada Jumat (28/4). Hal ini setelah pimpinan sidang paripurna dalam hal ini Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah langsung mengetok palu sidang terkait persetujuan hak angket DPR kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tanpa mendengar interupsi pada anggota.
Padahal, rapat paripurna pembacaan usulan hak angket belum selesai. Baru didengarkan tiga pandangan dari tiga fraksi yakni Partai Gerindra, PKB, dan Partai Demokrat dan satu anggota dari Fraksi PDIP yakni Masinton Pasaribu. Namun, Fahri langsung melanjutkan agenda persetujuan hak angket KPK tersebut dengan mengetok palu sidang persetujuan hak angket. "Jadi kita simpulkan bahwa hak angket KPK disetujui," ujar Fahri sambil mengetuk palu sidang di Ruang Rapat paripurna, gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/4).
Sejumlah anggota DPR lainnya pun langsung melakukan interupsi atas keputusan secara sepihak tersebut. Diawali Ketua Fraksi Gerindra Ahmad Muzani yang langsung maju ke meja rapat pimpinan paripurna yang saat itu Ketua DPR RI Setya Novanto tengah membacakan pidato sidang yang diikuti anggota lain. Namun, Fahri Hamzah kembali meminta anggota bersabar menunggu pidato Novanto selesai.
Para anggota Fraksi Partai Gerindra pun langsung meninggalkan ruangan sidang rapat paripurna diikuti anggota fraksi PKB dan Partai Demokrat lainnya.(rol)
Padahal, rapat paripurna pembacaan usulan hak angket belum selesai. Baru didengarkan tiga pandangan dari tiga fraksi yakni Partai Gerindra, PKB, dan Partai Demokrat dan satu anggota dari Fraksi PDIP yakni Masinton Pasaribu. Namun, Fahri langsung melanjutkan agenda persetujuan hak angket KPK tersebut dengan mengetok palu sidang persetujuan hak angket. "Jadi kita simpulkan bahwa hak angket KPK disetujui," ujar Fahri sambil mengetuk palu sidang di Ruang Rapat paripurna, gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/4).
Sejumlah anggota DPR lainnya pun langsung melakukan interupsi atas keputusan secara sepihak tersebut. Diawali Ketua Fraksi Gerindra Ahmad Muzani yang langsung maju ke meja rapat pimpinan paripurna yang saat itu Ketua DPR RI Setya Novanto tengah membacakan pidato sidang yang diikuti anggota lain. Namun, Fahri Hamzah kembali meminta anggota bersabar menunggu pidato Novanto selesai.
Para anggota Fraksi Partai Gerindra pun langsung meninggalkan ruangan sidang rapat paripurna diikuti anggota fraksi PKB dan Partai Demokrat lainnya.(rol)
Berita Lainnya
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas