PILIHAN
Tukang Las dan Aduk Semen di Riau Harus Punya Sertifikasi
Ilustrasi
BERDASARKAN analisa Bank Indonesia, ribuan pekerja informal seperti tukang las dan tukang aduk semen lainnya di provinsi Riau belum memmiliki sertifikasi. Padahala, saat era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), hal tersebut mutlak dimiliki agar tidak kalah bersaing.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, M Nurdin Subandi, mengatakan bahwa hal tersebut harus menjadi perhatian pemerintah.
"Termasuk memikirkan sertifikasi bagi pembantu rumah tangga. Sebab jika tidak miliki sertifikasi, dipastikan jasanya tidak diakui dalam era persaingan bebas," ujarnya.
Agar pekerja informal bisa bersaing seiring dengan persaingan kerja yang semakin kuat, pihaknya mendorong agar semua pekerja informal dilengkapi dengan sertifikasi. Bila perlu dilakukan sertifikasi tenaga kerja secara masif.
Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Riau, Rasidin Siregar, para pekerja di Riau tetap mendapat peluang kesempatan dan menguasai lapangan kerja di Riau dalam persaingan pasar bebas tahun ini. Semua sub sektor harus punya standar kerja yang memadai.
"Sejauh ini tenaga kerja di Riau paling siap dalam menghadapi MEA. Namun demikian tenaga kerja juga bisa tersingkir jika kompetensi atau skil yang dimiliki tidak memiliki legalitas," ujarnya. TSR
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, M Nurdin Subandi, mengatakan bahwa hal tersebut harus menjadi perhatian pemerintah.
"Termasuk memikirkan sertifikasi bagi pembantu rumah tangga. Sebab jika tidak miliki sertifikasi, dipastikan jasanya tidak diakui dalam era persaingan bebas," ujarnya.
Agar pekerja informal bisa bersaing seiring dengan persaingan kerja yang semakin kuat, pihaknya mendorong agar semua pekerja informal dilengkapi dengan sertifikasi. Bila perlu dilakukan sertifikasi tenaga kerja secara masif.
Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Riau, Rasidin Siregar, para pekerja di Riau tetap mendapat peluang kesempatan dan menguasai lapangan kerja di Riau dalam persaingan pasar bebas tahun ini. Semua sub sektor harus punya standar kerja yang memadai.
"Sejauh ini tenaga kerja di Riau paling siap dalam menghadapi MEA. Namun demikian tenaga kerja juga bisa tersingkir jika kompetensi atau skil yang dimiliki tidak memiliki legalitas," ujarnya. TSR
Berita Lainnya
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
PLN Hidupkan Regenerasi Penenun Muda, Kilau Songket Banyuasin Gerakkan Ekonomi Desa Merah Mata
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
PLN Hidupkan Regenerasi Penenun Muda, Kilau Songket Banyuasin Gerakkan Ekonomi Desa Merah Mata