PILIHAN
Masih Banyak Belum Terima Bantuan
Penyaluran Bansos Kuansing Terkendala, Ini Penyebabnya
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuansing, Napisman. /ist
KUANSING, RiauIN.com - Pemerintahan desa nyaris merampung penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dianggarkan oleh Dana Desa (DD).
Masing masing Kepala Keluarga (KK) mendapatkan sebesar Rp600 ribu perbulan. Bagi warga yang tidak terdata bakal dianggarkan oleh kabupaten.
Sehingga data yang masuk pada tanggal 14 Mei 2020 lalu, telah tercatat sebanyak 17.154 KK. Data sebanyak ini diusulkan agar dibantu oleh pihak kabupaten.
Namun, sampai saat ini bantuan dari kabupaten itu belum juga kunjung cair. Padahal masyarakat penerima sudah berharap agar bantuan tersebut cepat disalurkan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuansing, Napisman, kepada RiauIn.com via WhatsApp menjelaskan penyebab keterlambatan penyaluran bansos tersebut.
Menurut dia, ada beberapa persoalan yang menjadi kendala penyalurannya. Diantaranya karena terjadi perubahan data.
"Terjadi perubahan penganggaran dari semula bantuan sembako menjadi Bansos Tunai, sehingga perlu perbaikan dokumen di BPKAD. Kalau soal dana sudah standby," kata Napisman.
Perubahan lainya kata dia, pada tanggal 15 Mei lalu, Kuansing mendapat tambahan alokasi Bantuan Sosial Tunai (BST) sejumlah 17.154, sehingga data yang ada di kabupaten di usulkan untuk dibantu melalui BST Kemensos.
Lantas, ucap Napisman, dalam pengiriman data ke aplikasi di Kemensos, biasanya terdapat data error yang tidak bisa diterima dalam aplikasi. Sehingga data ini nanti kembali menjadi tanggung jawab kabupaten dalam pemberian Bansos.
Saat ini, kata Napisman, pihaknya masih menunggu hasil verifikasi data di Kemensos dan menunggu data error yang akan menjadi tanggung jawab kabupaten.
"Dengan demikian, Bansos Kabupaten belum dapat dijadwalkan penyalurannya," jelasnya.
Napisman meminta agar masyarakat bersabar terlebih dahulu sembari menunggu data dari pihak Kemensos tuntas.
"Kini data sedang berproses di Kemensos, sehingga bansos kab belum bisa dijadwalkan," tutup Napisman.(hen)
Berita Lainnya
Usut Dugaan Pungli SPMT PPPK Miliaran Rupiah, Empat Fraksi DPRD Kuansing Berpeluang Bentuk Pansus
Dugaan Pungli SPMT PPPK Kuansing Tembus Rp 4,8 Miliar, DPRD Didesak Bentuk Pansus
Raja Juli Bungkam Usai KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027
Usut Dugaan Pungli SPMT PPPK Miliaran Rupiah, Empat Fraksi DPRD Kuansing Berpeluang Bentuk Pansus
Dugaan Pungli SPMT PPPK Kuansing Tembus Rp 4,8 Miliar, DPRD Didesak Bentuk Pansus
Raja Juli Bungkam Usai KPK Tolak Laporan Gratifikasi Amplop Bupati Kuansing
Mantan Anggota DPRD Kuansing Ingatkan Muklisin: Hindari Model 'Naga Bonar' dalam Pilih Pejabat
Plt Bupati Kuansing Mukhlisin Izinkan Kembali Sponsor Jalur
Waktu Menipis, Belanja Pegawai Kuansing Jinak di Atas 60 Persen Jelang UU HKPD 2027