PILIHAN
Nasib Petani Riau, Pengeluaran Lebih Besar dari Pendapatan
Kepala BPS Riau, Mawardi Arsyad (tengah)
BADAN Pusat Statistik (BPS) Riau mencatat tingkat kesejahteraan petani Riau Desember 2015 mengalami kenaikan 0,35 persen dibandingkan bulan Desember 2014. Meski naik namun tingkat kesejahteraan petani masih rendah.
Kepala BPS Riau, Mawardi Arsyad, mengatakan bahwa saat ini petani di Riau masih harus mengeluarkan uang lebih banyak dari penghasilan yang didapatnya untuk membiayai modal pertanian dan konsumsi rumah tangga.
Angka kesejahteraan petani Riau masih berada pada angka dibawah 100 pada Desember 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Riau yang merupakan ukuran kesejahteraan petani berada diangka 95,03.
"Pengeluaran para petani terbesar yakni untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, dibandingkan untuk memenuhi kebutuhan untuk biaya produksi dan penambahan barang modal," ujarnya.
Ketika NTP pada Desember 2015 hanya diangka 95,03, Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) hanya diangka 101,78. Dari 5 subsektor yang dinilai untuk menentukan NTP petani, hortikultura, peternakan dan perikanan menjadi sub sektor yang mengalami penurunan NTP. TSR
Kepala BPS Riau, Mawardi Arsyad, mengatakan bahwa saat ini petani di Riau masih harus mengeluarkan uang lebih banyak dari penghasilan yang didapatnya untuk membiayai modal pertanian dan konsumsi rumah tangga.
Angka kesejahteraan petani Riau masih berada pada angka dibawah 100 pada Desember 2015, Nilai Tukar Petani (NTP) Riau yang merupakan ukuran kesejahteraan petani berada diangka 95,03.
"Pengeluaran para petani terbesar yakni untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, dibandingkan untuk memenuhi kebutuhan untuk biaya produksi dan penambahan barang modal," ujarnya.
Ketika NTP pada Desember 2015 hanya diangka 95,03, Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) hanya diangka 101,78. Dari 5 subsektor yang dinilai untuk menentukan NTP petani, hortikultura, peternakan dan perikanan menjadi sub sektor yang mengalami penurunan NTP. TSR
Berita Lainnya
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
PLN Hidupkan Regenerasi Penenun Muda, Kilau Songket Banyuasin Gerakkan Ekonomi Desa Merah Mata
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
PLN Hidupkan Regenerasi Penenun Muda, Kilau Songket Banyuasin Gerakkan Ekonomi Desa Merah Mata