PILIHAN
TNI Ingatkan Riau Ancaman Karhutla
Karhutla
RIAU memasuki panca roba dari musim hujan ke musim kemarau. Menyikapi hal ini Danrem 031 Wirabima Pekanbaru, Brigjen TNI Nurendi MSi (Han), mengimbau prajurit TNI untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) sejak dini agar bencana kabut asap tidk terulang lagi.
Imbauan disampaikan Nurendi kepada prajurit TNI di jajaran Korem 031 Wirabima Pekanbaru karena ia khawatir bencana Karlahut dan kabut asap terjadi lagi. Karena selama ini Karlahut hampir terjadi setiap tahun di Riau.
"Prajurit TNI dan Polri serta pemerintah daerah dan masyarakat harus melakukan upaya pencegahan dini dengan melakukan penyiraman dan mencari titik api saat melihat asap," ujarnya.
Bahkan jika asap tersebut berada di lahan gambut maka harus secepatnya dipadamkan sebelum menjadi api. "Karena lebih baik mencegah kebakaran dari pada memadamkan api setelah kebakaran," tambahnya.
Ia mengingatkan agar seluruh prajurit dan masyarakat selalu waspada dan tetap siaga di tempat yang dinyatakan berpotensi untuk terjadinya kebakaran.
Kebakaran yang terjadi Riau dalam 18 tahun terakhir hanya menyengsarakan masyarakat.
Termasuk juga melumpuhkan perekonomian dan transportasi, terhambatnya pendidikan serta banyak menimbulkan penyakit," terangnya. SGR
Imbauan disampaikan Nurendi kepada prajurit TNI di jajaran Korem 031 Wirabima Pekanbaru karena ia khawatir bencana Karlahut dan kabut asap terjadi lagi. Karena selama ini Karlahut hampir terjadi setiap tahun di Riau.
"Prajurit TNI dan Polri serta pemerintah daerah dan masyarakat harus melakukan upaya pencegahan dini dengan melakukan penyiraman dan mencari titik api saat melihat asap," ujarnya.
Bahkan jika asap tersebut berada di lahan gambut maka harus secepatnya dipadamkan sebelum menjadi api. "Karena lebih baik mencegah kebakaran dari pada memadamkan api setelah kebakaran," tambahnya.
Ia mengingatkan agar seluruh prajurit dan masyarakat selalu waspada dan tetap siaga di tempat yang dinyatakan berpotensi untuk terjadinya kebakaran.
Kebakaran yang terjadi Riau dalam 18 tahun terakhir hanya menyengsarakan masyarakat.
Termasuk juga melumpuhkan perekonomian dan transportasi, terhambatnya pendidikan serta banyak menimbulkan penyakit," terangnya. SGR
Berita Lainnya
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
PLN Hidupkan Regenerasi Penenun Muda, Kilau Songket Banyuasin Gerakkan Ekonomi Desa Merah Mata
Dahaga Fiskal di Negeri Kaya Minyak: Menagih Hak Bagi Hasil Siak yang Mengendap di Pusat
Jaga Penyu, Lestarikan Laut: PLN Peduli Perkuat Konservasi dan Ekonomi Pesisir Pulau Mapur
Pesona Diva Kuansing di Panggung DA8
Jaga Nadi Energi Nasional, Danantara, PLN, dan Pertamina Perkuat Keandalan Kelistrikan WK Rokan
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
PLN Hidupkan Regenerasi Penenun Muda, Kilau Songket Banyuasin Gerakkan Ekonomi Desa Merah Mata