PILIHAN
Usaha Kuliner Riau Siap Hadapi MEA
Cafe dan Restoran Kayu Manis Pekanbaru
MENGHADAPI era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Lancang Kuning Nusantara bersama duta sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Pelayanan (BNSP) Riau mensosialisasikan standarisasi pelayanan kuliner kepada pengusaha kuliner di Riau.
Hal tersebut dilakukan agar usaha kuliner di kota Pekanbaru tidak kalah bersaing dalam era MEA. Sehingga semua layanan harus diperhatikan sesuai dengan standar rumah makan.
"Kita juga mensosialisasikan penggunaan tissu untuk meningkatkan standarisasi dunia usaha kuliner yang ada di Riau," ujar Direktur LSP Pariwisata Lancang Kuning Nusantara, Rriyono Gede Trisko.
Saat era MEA, katanya, maka mau tidak mau semua pihak harus bersaing dengan sehat, terutama di bidang pariwisata.
"Saat ini masyarakat luar negeri sudah mulai banyak masuk ke Indonesia, terutama ke Riau sebagai pusat bisnis," ujarnya. SGR
Hal tersebut dilakukan agar usaha kuliner di kota Pekanbaru tidak kalah bersaing dalam era MEA. Sehingga semua layanan harus diperhatikan sesuai dengan standar rumah makan.
"Kita juga mensosialisasikan penggunaan tissu untuk meningkatkan standarisasi dunia usaha kuliner yang ada di Riau," ujar Direktur LSP Pariwisata Lancang Kuning Nusantara, Rriyono Gede Trisko.
Saat era MEA, katanya, maka mau tidak mau semua pihak harus bersaing dengan sehat, terutama di bidang pariwisata.
"Saat ini masyarakat luar negeri sudah mulai banyak masuk ke Indonesia, terutama ke Riau sebagai pusat bisnis," ujarnya. SGR
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol