• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
10 September 2026
Pengumuman PJJ Kabut Asap di Kuansing Mendadak, Pengelola SPPG Rugi Puluhan Juta
09 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026

  • Home
  • Iptek

Gara-gara Covid-19, China Pertama Kali Larang Konsumsi Anjing, Kucing, Katak dan Ular

Redaksi
Kamis, 02 April 2020 21:45:54 WIB
Cetak
Daging anjing dan kucing selama ini menu favorit di China
JAKARTA, Riauin.com - Sebuah kota di China telah melarang warganya mengkonsumsi daging anjing, kucing, katak dan ular berdasarkan undang-undang terbaru setelah adanya pandemi virus corona. 

Hal ini merupakan peristiwa bersejarah karena bagi masyarakat China daging anjing dan kucing adalah menu favorit. Dengan UU baru ini membuat banyak aktivis hewan yang selama menuntut pemerintah China melarang konsumsi hewan eksotik merasa lega.

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Daily Mail, undang-undang tersebut baru saja disahkan oleh anggota parlemen di Shenzhen, dan akan mulai berlaku pada 1 Mei 2020 mendatang.

Satu kelompok aktivis memuji jalan itu sebagai 'keputusan bersejarah' yang menandai momen penting dalam perlindungan hewan di China.

Bukan hanya anjing, peraturan juga melarang ular, dan katak juga daging kura-kura untuk dikonsumsi atau pun disediakan di meja makan.

Kabar ini muncul setelah China melarang semua perdagangan dan konsumsi hewan liar, sebuah langkah yang diyakini bertanggung jawab atas pandemi virus mematikan di negara itu.

Para pejabat mengungkapkan bahwa peraturan itu sebagai persyaratan peradaban untuk masyarakat modern.

Mereka mengatakan sudah mempertimbangkan situasi praktis kota sebelumnya termasuk spesies hewan tambahan, yang bukan satwa liar. Tujuannya adalah untuk lebih memuaskan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Menurut dokumen itu, hanya ada 9 jenis ternak cocok untuk dimakan orang. Mereka adalah babi, sapi, domba, keledai, kelinci, ayam, bebek, angsa dan merpati. Penduduk juga diperbolehkan makan pada hewan air yang diizinkan oleh hukum.

Para aktivis hewan memuji langkah pemerintah Shenzhen karena telah mengeluarkan larangan tersebut.

Spesialis Kebijakan China untuk amal perlindungan hewan Human Society International, dr. Peter Li, mengatakan bahwa Shenzhen telah mengambil keputusan yang bersejarah, sebagai kota pertama di China yang melarang konsumsi daging anjing dan kucing.

Ia juga mengungkapkan bahwa momen ini merupakan hal penting dalam upaya untuk mengakhiri perdagangan brutal dengan membunuh sekitar 10 juta anjing dan 4 juta kucing di China setiap tahun.

"Shenzhen adalah kota terbesar kelima di China, jadi meskipun perdagangan daging anjing di sana cukup kecil dibandingkan dengan provinsi lainnya, signifikansinya yang sebenarnya adalah ia dapat menginspirasi efek domino dengan kota-kota lain yang mengikuti," ujar dr. Peter Li.

Komite legislatif China pada bulan Februari lalu juga telah mengeluarkan undang-undang baru untuk melarang semua perdagangan dan konsumsi hewan liar.

Memang saat ini masih belum dikonfirmasi dari mana virus corona muncul pertama kali, namun para ahli berspekulasi bawah itu berasal dari kelelawar, ular, trenggiling atau binatang lainnya.

Dengan adanya aturan baru ini dapat membantu menenangkan perang melawan pandemi yang saat ini masih mewabah secara global.(vie)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Pendapatan Asli Daerah Riau Melonjak, Pemprov Didesak Percepat Belanja Modal

Pekanbaru Sumbang 58 Persen Kasus HIV di Riau, Layanan Skrining Puskesmas Diperluas

Hari Ini Riau Berpotensi Diguyur Hujan di Sejumlah Wilayah

Riau Terima 600 Ribu Bibit Kelapa untuk Peremajaan Kebun

Pemprov Riau Perkuat Sarana Pendidikan di SMAN 15 dan SMAN Plus

Gubri Minta Pangdam Tuanku Tambusai Perkuat Keamanan Wilayah Pesisir

Pendapatan Asli Daerah Riau Melonjak, Pemprov Didesak Percepat Belanja Modal

Pekanbaru Sumbang 58 Persen Kasus HIV di Riau, Layanan Skrining Puskesmas Diperluas

Hari Ini Riau Berpotensi Diguyur Hujan di Sejumlah Wilayah

Riau Terima 600 Ribu Bibit Kelapa untuk Peremajaan Kebun

Pemprov Riau Perkuat Sarana Pendidikan di SMAN 15 dan SMAN Plus

Gubri Minta Pangdam Tuanku Tambusai Perkuat Keamanan Wilayah Pesisir

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
  • 2 Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
  • 3 Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
  • 4 Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
  • 5 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
  • 6 Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
  • 7 Kilang Dumai Dipastikan Aman, Pertamina Sampaikan Maaf Atas Kebisingan Saat Start Up Unit
  • 8 Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9
  • 9 Pemprov Riau Kategorikan BRK Syariah Berkinerja Positif, Jadi Salah Satu Penopang Utama PAD
Terkini +INDEKS

Ketika Bencana Alam Menjadi Risiko di Tempat Kerja

11 September 2026
Pemko Dumai Gandeng BRK Syariah Siapkan Hunian Layak bagi ASN dan PPPK
11 September 2026
Masuk Kebun Karet Pakai Motor, Sepasang Pengedar Sabu di Kampar Diringkus Polisi
11 September 2026
Bara Gambut Pelalawan Disiram X Fire, Polda Riau Cari Metode Efektif Tangani Karhutla
11 September 2026
Terbukti Kuasai Hutan Produksi 2,5 Hektare, Warga Pinggir Bengkalis Ditetapkan Tersangka
11 September 2026
Dihukum Bayar Uang Pengganti Rp30,5 Miliar, Kuasa Hukum PT SPRH Dipenjara 12 Tahun
11 September 2026
Pemko Pekanbaru Libatkan Baznas untuk Bantuan Produktif demi Pangkas Kemiskinan
11 September 2026
Wakil Walikota Pekanbaru Harapkan Pembentukan Karakter Anak Lewat Gelar Budaya Melayu Islam
11 September 2026
Tekan Pengangguran Tembus 140 Ribu Orang, Disnakertrans Riau Fasilitasi Wawancara Kerja Langsung
11 September 2026
Sektor Nonmigas Melonjak 118 Persen, Impor Riau Tembus US$2,07 Miliar hingga Juli 2026
11 September 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved