PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Prof Din Syamsuddin Hadiri Peringatan Milad Ke-107 Muhammadiyah di Riau
Muhammadiyah Harus Cerdas, Agar Bisa Ikut Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
PEKANBARU - Penasihat PP Muhammadiyah Prof Dr H Din Syamsuddin MA mengatakan peringatan milad Muhammadiyah merupakan momentum penting bagi organisasi, pengurus, kader untuk menguatkan kembali peran Muhammadiyah bagi umat dan bangsa. Oleh sebab itu hendaknya dalam setiap peringatan milad harus ada capaian-capaian yang signifikan yang sudah dibuat.
Hal itu disampaikannya pada acara Tabligh Akbar dalam rangka Milad ke-107 Muhammadiyah yang dilaksanakan MPW Muhammadiyah Riau, Sabtu (23/11), di Masjid Al Fida' Muhammadiyah Pekanbaru.
"Saya itu, dulu waktu masih menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah, setiap kali ke daerah lebih suka meresmikan pembangunan fasilitas umat yang dibangun Muhammadiyah daripada disuruh ceramah. Kalau hanya ceramah di daerah banyak ulama dan ustad yang hebat dan mumpuni," kata mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dua periode ini.
"Kalau bisa jangan hanya peletakan batu pertama yang kemudian tak dilanjut-lanjut. Tetapi peletakan batu terakhir, biar bisa dipakai masyarakat dan umat," tambah Din.
Pada tabligh akbar tersebut Din juga mengupas sekilas perjuangan Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, bagi Muhammadiyah sebelum mencerdaskan kehidupan bangsa terlebih dahulu cerdaskan kehidupan Muhammadiyah.
"Karena logikanya memang begitu. Cerdaskan diri dulu, baru kita cerdaskan orang lain. Dan alhamdulillah, Muhammadiyah sudah melakukan itu sejak awal Indonesia berdiri lagi, sampai sekarang," ujar Din.
Ini ditandai dengan berkembangnya kegiatan pendidikan yang dibangun Muhammadiyah mulai dari tingkat paling bawah sampai perguruan tinggi. Termasuk panti-panti asuhan, dimana anak-anak tak memiliki orang tua adalah tanggung jawab negara dan kita sebagai masyarakat Indonesia. Demikian pula dengan kesehatan. Fasilitas kesehatan seperti klinik dan rumah sakit Muhammadiyah sudah banyak berdiri.
"Namun kita tidak boleh merasa cepat puas. Perkembangan zaman menuntut Muhammadiyah untuk terus memancang kembali capaian-capaian pembaharuan sesuai zaman. Sesuai dengan slogan Muhammadiyah, yakni 'Islam berkemajuan'," ujar Din.
Dalam kesempatan itu turut hadir Gubernur Riau H Syamsuar. Dalam sambutannya Gubri mengakui peran besar yang sudah dilaksanakan oleh Muhammadiyah dan kader-kadernya dalam pembangunan Indonesia.
"Terkait dengan peran itu, pada kesempatan ini saya hendak menyampaikan satu masalah yang sangat penting sekali. Yakni tentang narkoba yang sangat mengancam anak-anak kita dan masa depan bangsa kita," kata Gubri Syamsuar.
Dijelaskan, sebagai institusi yang sudah mengakar di tengah masyarakat Muhammadiyah merupakan kekuatan bangsa dalam mengatasi masalah narkoba tersebut.
"Apatah lagi Muhammadiyah organisasi besar yang memiliki banyak institusi pendidikan. Sinergitas kita semua sangat penting dalam membentengi generasi muda kita dari kejahatan narkoba," sebut Syamsuar.***
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK