PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Bakal Ada Demo Mahasiswa-Petani, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin Depan DPR
Jakarta - Aliansi mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi menyatakan bakal kembali menggelar aksi di depan gedung DPR hari ini. Pihak kepolisian pun menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.
"Kalau ada demo besar akan dialih arus seperti hari ini (23/9)," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir, Senin (23/9/2019) malam.
Polisi memang melakukan rekayasa lalu lintas selama demonstrasi di depan gedung DPR berlangsung pada Senin (23/9). Salah satunya adalah penutupan pintu keluar tol yang berada di depan DPR.
Selain itu, rekayasa lalu lintas juga dilakukan dengan penutupan flyover Ladogi yang diarahkan ke Gerbang Pemuda. Kemudian, lalu lintas dari Gerbang Pemuda ke kiri ditutup dan diputar balikkan ke Gerbang Pemuda.
Rekayasa lalu lintas berikutnya dilakukan dari arah Jalan Asia Afrika menuju ke Gerbang Pemuda diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar. Selanjutnya, arus lalu lintas di belakang gedung DPR dialihkan ke kiri ke Jalan Tentara Pelajar.
Mahasiswa yang menamakan dirinya 'Aliansi Mahasiswa Indonesia Tuntut Tuntaskan Reformasi' bakal kembali menggelar demonstrasi hari ini. Salah satu penyebabnya adalah usulan mereka yang meminta dibuatnya peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) setelah revisi UU KPK disetujui DPR ditolak Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Demonstrasi mahasiswa rencananya digelar di depan gedung DPR pada pukul 11.00 WIB. "Tentunya kita akan kembali turun ke jalan dengan jumlah mahasiswa yang lebih banyak lagi," kata wakil presiden mahasiswa Universitas Trisakti Dheatantra Dimas.
Tak cuma mahasiswa, massa dari Serikat Petani Indonesia (SPI) rencananya juga melakukan demonstrasi di depan gedung DPR. Mereka menolak pengesahan sejumlah RUU yang dianggap bermasalah seperti RUU Pertanahan, Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan hingga RUU Perkoperasian.(int/nol)
"Kalau ada demo besar akan dialih arus seperti hari ini (23/9)," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir, Senin (23/9/2019) malam.
Polisi memang melakukan rekayasa lalu lintas selama demonstrasi di depan gedung DPR berlangsung pada Senin (23/9). Salah satunya adalah penutupan pintu keluar tol yang berada di depan DPR.
Selain itu, rekayasa lalu lintas juga dilakukan dengan penutupan flyover Ladogi yang diarahkan ke Gerbang Pemuda. Kemudian, lalu lintas dari Gerbang Pemuda ke kiri ditutup dan diputar balikkan ke Gerbang Pemuda.
Rekayasa lalu lintas berikutnya dilakukan dari arah Jalan Asia Afrika menuju ke Gerbang Pemuda diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar. Selanjutnya, arus lalu lintas di belakang gedung DPR dialihkan ke kiri ke Jalan Tentara Pelajar.
Mahasiswa yang menamakan dirinya 'Aliansi Mahasiswa Indonesia Tuntut Tuntaskan Reformasi' bakal kembali menggelar demonstrasi hari ini. Salah satu penyebabnya adalah usulan mereka yang meminta dibuatnya peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) setelah revisi UU KPK disetujui DPR ditolak Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Demonstrasi mahasiswa rencananya digelar di depan gedung DPR pada pukul 11.00 WIB. "Tentunya kita akan kembali turun ke jalan dengan jumlah mahasiswa yang lebih banyak lagi," kata wakil presiden mahasiswa Universitas Trisakti Dheatantra Dimas.
Tak cuma mahasiswa, massa dari Serikat Petani Indonesia (SPI) rencananya juga melakukan demonstrasi di depan gedung DPR. Mereka menolak pengesahan sejumlah RUU yang dianggap bermasalah seperti RUU Pertanahan, Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan hingga RUU Perkoperasian.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK