PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Seorang Perakit Sagu di Meranti Diterkam Buaya Muara
TEBING TINGGI TIMUR - Seorang Warga Desa Ketapang, Kecamatan Pulau Merbau, Kepulauan Meranti, Kamis malam kemarin diterkam Buaya.
Kejadian ini, diketahui terjadi ketika pemuda malang itu sedang merakit/ menarik tual sagu diperairan Sungai Meretas, Pulau Tebing Tinggi bagian timur.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Barliansyah SIK melalui Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Syafril SH, Jumat (10/3/17) siang tadi ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Korban diterkam ketika turun dari pompong untuk memasang pengait tual sagu, awal mula, buaya tersebut dikiranya kayu. seketika, buaya tersebut langsung menerkam paha bagian kiri korban," jelasnya.
Saat kejadian, beruntung korban bersama seorang rekan sekampungnya S (21th), sehingga S sempat menolong Korban dengan cara ditarik naik ke pompong dan menjauhi TKP.
Akibat kejadian ini pemuda 22 tahun itupun mengalami luka parah sehingga dilarikan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Kepulauan Meranti di Kota Selatpanjang untuk mendapatkan perawatan.
Untuk diketahui, Kejadian serupa sudah sering terjadi dalam beberapa tahun belakangan ini di wilayah Kepulauan Meranti.
Sejak 2015 sedikitnya sudah sekitar 5 orang menjadi korban keganasan buaya air asin tersebut, dan 2 nyawa warga Kepulauan Meranti sudah melayang. (rtc)
Kejadian ini, diketahui terjadi ketika pemuda malang itu sedang merakit/ menarik tual sagu diperairan Sungai Meretas, Pulau Tebing Tinggi bagian timur.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Barliansyah SIK melalui Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Syafril SH, Jumat (10/3/17) siang tadi ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Korban diterkam ketika turun dari pompong untuk memasang pengait tual sagu, awal mula, buaya tersebut dikiranya kayu. seketika, buaya tersebut langsung menerkam paha bagian kiri korban," jelasnya.
Saat kejadian, beruntung korban bersama seorang rekan sekampungnya S (21th), sehingga S sempat menolong Korban dengan cara ditarik naik ke pompong dan menjauhi TKP.
Akibat kejadian ini pemuda 22 tahun itupun mengalami luka parah sehingga dilarikan di rumah sakit umum daerah (RSUD) Kepulauan Meranti di Kota Selatpanjang untuk mendapatkan perawatan.
Untuk diketahui, Kejadian serupa sudah sering terjadi dalam beberapa tahun belakangan ini di wilayah Kepulauan Meranti.
Sejak 2015 sedikitnya sudah sekitar 5 orang menjadi korban keganasan buaya air asin tersebut, dan 2 nyawa warga Kepulauan Meranti sudah melayang. (rtc)
Berita Lainnya
Kesaksian Dani M Nursalam, Komitmen Rp 1 Miliar untuk Abdul Wahid Kandas karena OTT
Polres Rohil Bongkar Jaringan Pengedar Ekstasi Rumahan di Tanah Putih
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto
Kesaksian Dani M Nursalam, Komitmen Rp 1 Miliar untuk Abdul Wahid Kandas karena OTT
Polres Rohil Bongkar Jaringan Pengedar Ekstasi Rumahan di Tanah Putih
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto