PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Usai Salat Jumat, Massa Emak-emak Bermasker Berdemo Kawal Sidang MK
Jakarta, Riauin.com - Massa yang beraksi dalam momen sidang perdana sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) kembali muncul usai salat Jumat. Tampak massa yang datang didominasi emak-emak yang mengenakan masker.
Dari pantauan wartawan, Jumat (14/6/2019), massa emak-emak itu tampak berjalan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat pada pukul 13.20 WIB. Para emak itu terlihat menggunakan masker dengan tanda silang merah di bagian depan maskernya.
Mereka berjalan dari arah Patung Kuda (Arjuna Wijaya) ke arah Gedung MK. Sembari berjalan, mereka terdengar melantunkan selawat.
Namun massa itu tidak bisa mendekati gedung MK karena terhalang oleh pengamanan aparat polisi. Kawasan ini dipagari kawat berduri. Maka mereka menggelar aksinya di sekitar depan Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Mereka membentangkan poster berbahasa Inggris berbunyi 'We are defending Indonesian people souvereignity, from those who are trying to take it away from us. This is not to defend Prabowo'. Bila diterjemahkan secara bebas dalam Bahasa Indonesia maka artinya 'Kami memperjuangkan kedaulatan rakyat Indonesia, dari pihak yang berupaya mengambil dari kami. Ini bukan untuk membela Prabowo'.
Usai Salat Jumat, Massa Emak-emak Bermasker Berdemo Kawal Sidang MKMassa emak-emak bermasker ikut demo saat sidang MK. (Farih Maulana/detikcom)
Sebelumnya, ada pula massa yang menyebut dirinya Alumni Universitas Indonesia (UI) yang berdemonstrasi sejak pagi hari. Mereka jeda kala waktu salat Jumat tiba. Sebagian dari mereka sudah tampak mendekat ke sekitar Kantor Kemhan lagi.
Massa itu sebelumnya mengenakan rompi warna kuning. Sedangkan massa emak-emak itu tidak tampak menggunakan rompi warna kuning.(int/nol)
Dari pantauan wartawan, Jumat (14/6/2019), massa emak-emak itu tampak berjalan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat pada pukul 13.20 WIB. Para emak itu terlihat menggunakan masker dengan tanda silang merah di bagian depan maskernya.
Mereka berjalan dari arah Patung Kuda (Arjuna Wijaya) ke arah Gedung MK. Sembari berjalan, mereka terdengar melantunkan selawat.
Namun massa itu tidak bisa mendekati gedung MK karena terhalang oleh pengamanan aparat polisi. Kawasan ini dipagari kawat berduri. Maka mereka menggelar aksinya di sekitar depan Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Mereka membentangkan poster berbahasa Inggris berbunyi 'We are defending Indonesian people souvereignity, from those who are trying to take it away from us. This is not to defend Prabowo'. Bila diterjemahkan secara bebas dalam Bahasa Indonesia maka artinya 'Kami memperjuangkan kedaulatan rakyat Indonesia, dari pihak yang berupaya mengambil dari kami. Ini bukan untuk membela Prabowo'.
Usai Salat Jumat, Massa Emak-emak Bermasker Berdemo Kawal Sidang MKMassa emak-emak bermasker ikut demo saat sidang MK. (Farih Maulana/detikcom)
Sebelumnya, ada pula massa yang menyebut dirinya Alumni Universitas Indonesia (UI) yang berdemonstrasi sejak pagi hari. Mereka jeda kala waktu salat Jumat tiba. Sebagian dari mereka sudah tampak mendekat ke sekitar Kantor Kemhan lagi.
Massa itu sebelumnya mengenakan rompi warna kuning. Sedangkan massa emak-emak itu tidak tampak menggunakan rompi warna kuning.(int/nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V